Memahami Skor Kualitas Udara

P Suryo RP Suryo R - Senin, 18 September 2023
Memahami Skor Kualitas Udara

Jakarta masih menempati urutan teratas dalam daftar kota utama dunia dengan kualitas udara terburuk. (freepik/rawpixels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KUALITAS udara di Jakarta memang mengahawatirkan. Langit Jakarta kalau dilihat abu abu tak berwarna dan menyeramkan bagai film sains fiksi. Tentu dengan burukya kualitas udara di Jakarta dampak kesehatan adalah langsung yang dialami oleh warganya.

Kualitas udara di Jakarta kemudian dicatat dengan angka-angka yang menunjukan skor kualitas udara mulai dari yang baik hingga buruk.

Baca Juga:

Kandungan Berbahaya dalam Udara yang Tercemar

masker
Pakai masker bila berada di luar ruangan. (Unsplash/Mika Baumeister)

Untuk mengukur kualitas udara di berbagai wilayah di Indonesia, pemerintah telah menentukan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sesuai Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: KEP 45/MENLH/1997 tentang Indeks Standar Pencemar Udara.

Saat ini, cara pengecekan kualitas udara cukup melalui website seperti iqair.com ataupun lewat beberapa apilikasi dari ponsel pintar seperti: AirVisual, UdaraKita, atau AirLief yang sudah bisa diunduh melalui Google Apps atau Apple Store.

Kementrian lingkungan Hidup dan Kehutanan menjelaskan dalam website-nya bawah ada beberapa kategori udara dinilai dari baik hingga beberbahaya.

Skor 1-50 (baik)


Pada rentang skor antara 1 sampai 50, udara dikatakan baik dan sehat, tidak menimbulkan efek negatif bagi manusia hewan dan tumbuhan. Dalam kondisi ini kamu bisa menjelani hari tanpa ada pencemaran.

Skor 51-100 (sedang)

Pada rentang skor ini, udara masih dalam keadaan yang normal dan tidak mengancam kesehatan. Hanya saja pada kondisi ini sangat sensitif bagi beberapa tumbuhan.

Baca Juga:

Cara Cek Kualitas Udara Suatu Lingkungan

bis listrik
Gunakan trasportasi umum untuk mengurangi emisi gas buang. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww)


Skor 101-200 (tidak sehat)

Pada kondisi ini, kualitas udara sudah mulai tidak sehat untuk dihirup. Disarankan menggunakan masker untuk menjalani aktivitas di luar ruangan. Pada kondisi ini, udara juga tidak sehat bagi hewan dan tumbuhan.

Skor 201-300 (sangat tidak sehat)


Pada kondisi ini, udara sudah sangat tidak sehat bagi manusia, hewan, maupun tumbuhan. Dalam kondisi ini, disarankan jangan sering-sering keluar rumah tetap berada di dalam rumah untuk menghindari polusi yang membahayakan tubuh.

Skor 300+ (berbahaya)


Pada kondisi ini, udara sudah tidak layak dihirup. Menurut generali.co.id, pada kondsi ini setiap orang berisiko tinggi mengalami iritasi parah dan efek kesehatan sangat buruk yang dapat memicu penyakit kardiovaskular dan pernapasan.

Jika dilihat pada peta di IQAir, kondisi di Jabotetabek pada tanggal 15 September rata-rata adalah 100 hingga 195. Dengan kondisi ini sebaiknya menggunakan masker dan jangan terlalu banyak beraktivitas di luar. Gunakanlah kendaraan umum untuk mengurangi polusi. (aqb)

Baca Juga:

Cara Jaga Daya Tahan Tubuh di Tengah Polusi Udara Tinggi

#Kesehatan #September Sebangsa Seudara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Bagikan