Megawati Pensiun Pimpin PDIP, FX Rudy Usulkan Prananda sebagai Penerusnya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 10 April 2021
Megawati Pensiun Pimpin PDIP, FX Rudy Usulkan Prananda sebagai Penerusnya

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengusulkan Muhammad Prananda Prabowo sebagai sosok yang tepat menggantikan estafet kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

Sosok Prananda sebagai trah Soekarno pantas menjadi Ketua Umum PDIP menggantikan sang ibu yang menyatakan pensiun pada 2024 mendatang.

"Dia (Prananda) merupakan putra kedua Megawati Soekarnoputri dengan suami pertama almarhum Surindro Supjarso. Darah Soekarno telah mengalir pada beliau (Prananda)," kata Rudy, Sabtu (10/4).

Baca Juga:

Disetiri Prananda, Megawati dan Hasto Pantau Lokasi Rakernas PDIP

Dikatakannya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sudah menyampaikan akan melaksanakan tugas mungkin sampai 2024 nanti. Ini merupakan sesuatu yang nalar dan wajar karena beliau usianya sudah lanjut.

"Suksesi pucuk kepemimpinan PDIP harus dilanjutkan oleh trah Soekarno. Harapan saya Mas Prananda itu nanti menggantikan sebagai Ketua Umum PDIP," ucap dia.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama 2 anaknya, Prananda Prabowo (kiri) dan Puan Maharani (kanan). (Antaranews)
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama 2 anaknya, Prananda Prabowo (kiri) dan Puan Maharani (kanan). (Antaranews)


Rudi menilai, Prananda adalah sosok pemikir dan tidak begitu banyak hal yang mereka lakukan kecuali berjuang untuk PDIP.

Ia menegaskan, selama ini yang mengatur kegiatan-kegiatan PDIP adalah Prananda.

"Dia (Prananda) sudah banyak peran dan berjasa di PDIP. Sosoknya juga tidak haus kekuasaan untuk menjadi seorang menteri atau anggota DPR," kata dia.

Baca Juga:

AHY Terlalu Terang Jika Masuk Kabinet, Bisa Padamkan Puan dan Prananda

Meski suksesi PDIP masih akan berlangsung pada tahun 2024, kaderisasi harus dilakukan mulai dari sekarang. Terlebih Megawati sudah 25 tahun memegang tampuk pimpinan di PDIP, sejak 1998 di Kongres Bali sampai sekarang.

"Mudah-mudahan seluruh DPC dan DPD menyetujui itu (Prananda jadi Ketum PDIP). Saya akan memperjuangan Prananda di kongres PDI Perjuangan 2024 nanti," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Dua Kementerian Baru Jokowi Jatah PDIP, Satu Slot Buat Prananda?

#FX Hadi Rudyatmo #Prananda Prabowo #Megawati Soekarnoputri
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Minta Pemimpin Dunia Hentikan Perang, Megawati: Kita Itu Satu Bumi
Selain berbicara soal ideologi, kehadiran Megawati sebagai tokoh perempuan senior menarik perhatian besar
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
Minta Pemimpin Dunia Hentikan Perang, Megawati: Kita Itu Satu Bumi
Indonesia
Hadiri Zayed Award 2026, Megawati Peringatkan Bahaya AI Tanpa Regulasi
Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan harapannya soal dunia di forum Zayed Award 2026.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Hadiri Zayed Award 2026, Megawati Peringatkan Bahaya AI Tanpa Regulasi
Indonesia
Megawati Paparkan Sikap Politik ke Prabowo Pada Putra Mahkota Abu Dhabi
egawati tidak hanya membahas hubungan kedua bangsa, tetapi juga menyinggung dinamika politik dalam negeri Indonesia, termasuk hubungannya dengan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
Megawati Paparkan Sikap Politik ke Prabowo Pada Putra Mahkota Abu Dhabi
Indonesia
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Megawati Soekarnoputri menegaskan mengejar cita-cita publik dan komitmen keluarga bukanlah hal yang saling bertentangan bagi kaum perempuan muda saat ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Indonesia
Di Forum Zayed Award, Megawati Buka Rahasia Redam Konflik Ambon-Poso Lewat Empati Perempuan
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menegaskan kepemimpinan perempuan harus berlandaskan semangat merawat dan melindungi, bukan mendominasi.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Di Forum Zayed Award, Megawati Buka Rahasia Redam Konflik Ambon-Poso Lewat Empati Perempuan
Indonesia
Kenangan Megawati Pada Istri Mantan Kapolri Hoegeng, Selamat Jalan Tante Meri
Megawati menyampaikan penyesalannya karena saat ini sedang kunjungan kerja di UEA sehingga tidak bisa melayat Eyang Meri.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Kenangan Megawati Pada Istri Mantan Kapolri Hoegeng, Selamat Jalan Tante Meri
Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Bagikan