Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Disetiri Prananda, Megawati dan Hasto Pantau Lokasi Rakernas PDIP

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 11 Januari 2020
Disetiri Prananda, Megawati dan Hasto Pantau Lokasi Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri, Hasto Kristiyanto, dan Prananda Prabowo di arena Rakernas di JIexpo, Sabtu (11/1). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tak berhenti memantau pelaksanaan rakernas I 2020 yang berlangsung di Kompleks JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Di hari kedua, Sabtu (11/1), usai mendengarkan materi di ruang kelas 1 Rakernas PDIP, Megawati ingin lalu memantau situasi di luar ruangan. Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi (Situation Room) PDIP Prananda Prabowo pun bergegas mendampinginya.

Baca Juga:

Pujian Megawati Sinyal Restu Pilgub DKI, Risma: Saya Pantang Meminta Jabatan

Prananda, atau akrab disapa Nanan, lalu mengemudikan sebuah kendaraan terbuka kecil mirip golf car bagi Megawati yang juga ibunya. Terakhir diarahkannya menuju ruang transit VVIP di arena Rakernas di JIexpo, Sabtu (11/1). Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto turut ikut bersama Megawati dan Prananda.

"Merdeka, merdeka," teriak para peserta yang berjejer di samping kiri kanan kendaraan. Bahkan, ada yang berupaya melakukan swafoto.

Megawati Soekarnoputri, Hasto Kristiyanto, dan Prananda Prabowo di arena Rakernas di JIexpo, Sabtu (11/1). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
Megawati Soekarnoputri, Hasto Kristiyanto, dan Prananda Prabowo di arena Rakernas di JIexpo, Sabtu (11/1). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Sebagian berteriak, "Ibu Mega, Ibu Mega" sambil melambaikan tangan kepada Megawati. Puteri Ir Soekarno itu membalas balik dengan lambaian tangan sambil melepas senyum hangat kepada para kadernya.

Baca Juga:

Megawati Puji Risma hingga Ganjar di Rakernas PDIP, Sinyal Restu Pilpres 2024?

Ada juga yang mendoakan Megawati selalu diberi kesehatan. "Sehat Bu Mega," teriak para kader.

Aktivitas di area kafe yang dilewati golf car berhenti sejenak melihat kendaraan itu melintas. Prananda menyetir kendaraan itu hingga kendaraan tiba di ruang transit. (Pon)

Baca Juga:

Pesan Bung Karno Jadi Semangat Megawati dalam Berpolitik

#Megawati Soekarnoputri #Prananda Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Bagikan