Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai

Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo. (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menerima Bintang Jasa Kehormatan Leit Star dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP PDIP yang digelar Sabtu–Minggu (10–11/1).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitasnya selama puluhan tahun berproses di partai berlambang banteng moncong putih itu.

Rudy mengatakan. penghargaan tersebut sama sekali tidak pernah ia duga. Bahkan, ia baru dihubungi panitia beberapa jam sebelum acara berlangsung.

"Jujur saya tidak menduga. Ya karena sosialitas dan soliditas di partai yang jadi pertimbangan. Saya selalu taat dan patuh pada ketua umum, tidak pernah ke partai lain," tutur Rudy, Senin (12/1).

Baca juga:

Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan

Dia mengatakan, pada Rakernas PDIP hanya diminta membacakan dedication of life. Baginya, apa yang ia jalani selama ini adalah bentuk pengabdian yang berakar dari ajaran Bung Karno.

"Persiapan tidak ada. Saya datang pas hari H. Prinsipnya hampir sama, ajaran Bung Karno yang saya terapkan, pengabdian itu mengabdi kepada Tuhan, kepada PDIP, lalu kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Dalam momen penyerahan penghargaan, Rudy juga sempat bersalaman langsung dengan Megawati. Ia mengaku selalu menunjukkan rasa hormatnya kepada putri Proklamator tersebut.

"Sudah, ketemu dengan ibu Megawati. Salaman, dan saya selalu cium tangan beliau. Pesan Megawati kepadanya sangat sederhana namun tegas, yakni agar tetap semangat dan menjaga loyalitas. Tidak ada penugasan baru yang diberikan,” katanya.

Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.

"Biarpun jadi kader biasa, saya tidak akan pergi ke mana-mana, tetap di PDIP. Tidak masalah tidak masuk struktur," tegasnya.

Menurut Rudy, tujuan utamanya adalah mengembalikan marwah partai sesuai ajaran Bung Karno, khususnya nilai-nilai marhaenisme.

“Saya hanya ingin mengembalikan marwah partai sesuai ajaran Bung Karno dengan marhaenismenya. Itu yang harus kita sampaikan kepada kader-kader PDIP,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

#PDIP #FX Hadi Rudyatmo #Rakernas PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Bagikan