Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo. (Merahputih.com/Ismail)
MerahPutih.com - Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menerima Bintang Jasa Kehormatan Leit Star dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP PDIP yang digelar Sabtu–Minggu (10–11/1).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitasnya selama puluhan tahun berproses di partai berlambang banteng moncong putih itu.
Rudy mengatakan. penghargaan tersebut sama sekali tidak pernah ia duga. Bahkan, ia baru dihubungi panitia beberapa jam sebelum acara berlangsung.
"Jujur saya tidak menduga. Ya karena sosialitas dan soliditas di partai yang jadi pertimbangan. Saya selalu taat dan patuh pada ketua umum, tidak pernah ke partai lain," tutur Rudy, Senin (12/1).
Baca juga:
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Dia mengatakan, pada Rakernas PDIP hanya diminta membacakan dedication of life. Baginya, apa yang ia jalani selama ini adalah bentuk pengabdian yang berakar dari ajaran Bung Karno.
"Persiapan tidak ada. Saya datang pas hari H. Prinsipnya hampir sama, ajaran Bung Karno yang saya terapkan, pengabdian itu mengabdi kepada Tuhan, kepada PDIP, lalu kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Dalam momen penyerahan penghargaan, Rudy juga sempat bersalaman langsung dengan Megawati. Ia mengaku selalu menunjukkan rasa hormatnya kepada putri Proklamator tersebut.
"Sudah, ketemu dengan ibu Megawati. Salaman, dan saya selalu cium tangan beliau. Pesan Megawati kepadanya sangat sederhana namun tegas, yakni agar tetap semangat dan menjaga loyalitas. Tidak ada penugasan baru yang diberikan,” katanya.
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
"Biarpun jadi kader biasa, saya tidak akan pergi ke mana-mana, tetap di PDIP. Tidak masalah tidak masuk struktur," tegasnya.
Menurut Rudy, tujuan utamanya adalah mengembalikan marwah partai sesuai ajaran Bung Karno, khususnya nilai-nilai marhaenisme.
“Saya hanya ingin mengembalikan marwah partai sesuai ajaran Bung Karno dengan marhaenismenya. Itu yang harus kita sampaikan kepada kader-kader PDIP,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah).
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Politisi Muda Sebut PDIP Bukan Oposisi Tapi Mitra Strategis
Rakernas I PDIP: Prananda Prabowo Gagas Balai Kreasi untuk Berdayakan UMKM Lokal
PDIP Kritik Wacana Pilkada Lewat DPRD: Demokrasi Jangan Maju Mundur seperti Poco-Poco