Minta Pemimpin Dunia Hentikan Perang, Megawati: Kita Itu Satu Bumi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
Minta Pemimpin Dunia Hentikan Perang, Megawati: Kita Itu Satu Bumi

Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) memberikan paparan di forum Majelis Persaudaraan Manusia di Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Ar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mendesak pemimpin dunia untuk menghentikan peperangan dan kembali pada kesadaran persatuan kemanusiaan dalam rangkaian agenda Zayed Award for Human Fraternity 2026 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (5/2) malam waktu setempat.

Megawati menilai konflik bersenjata yang terus berkecamuk saat ini merupakan tanda bahwa dunia mulai melupakan hakikat kehidupan sebagai satu kesatuan penghuni bumi.

"Dari semua pembicaraan yang saya dengar, memang mereka merasakan bahwa dunia ini sepertinya mulai melupakan sebetulnya kehidupan kita itu satu, satu bumi," ujar Megawati saat merefleksikan hasil forum global tersebut.

Baca juga:

Hadiri Zayed Award 2026, Megawati Peringatkan Bahaya AI Tanpa Regulasi

Diplomasi Pancasila dan Peran Perempuan

Presiden ke-5 Republik Indonesia tersebut menekankan bahwa era modern seharusnya menutup pintu bagi opsi peperangan. Menurutnya, perdamaian berkelanjutan hanya bisa tercapai jika melibatkan peran aktif perempuan sebagai pilar kemanusiaan.

"Seharusnya mestinya sudah selesai, tidak ada perang. Yang ada harusnya diteruskan dengan perdamaian. Dan itu tentunya juga masuk ke dalam peran wanita," tegas Megawati.

Dalam forum yang dihadiri tokoh lintas agama dan budaya itu, Megawati kembali memperkenalkan Pancasila sebagai ideologi yang sangat relevan bagi dunia. Ia meyakinkan para delegasi bahwa nilai-nilai kemanusiaan dalam Pancasila bersifat universal dan sejalan dengan semangat Human Fraternity.

"Masalah kemanusiaan dengan Pancasila itu sebenarnya bisa menjadi sesuatu yang universal. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa bisa diadopsi dari kemanusiaan dan yang lainnya, terutama dalam diskusi masalah kemanusiaan," tambahnya.

Hukum Indonesia Pukau Delegasi Internasional

Selain berbicara soal ideologi, kehadiran Megawati sebagai tokoh perempuan senior menarik perhatian besar. Banyak peserta penasaran dengan konsistensinya memimpin partai politik besar dalam waktu yang lama. Megawati menyebut hal tersebut sangat bergantung pada kemauan kaum perempuan itu sendiri untuk maju.

Baca juga:

Megawati Paparkan Sikap Politik ke Prabowo Pada Putra Mahkota Abu Dhabi

Megawati juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap kemajuan legislasi di tanah air, khususnya terkait perlindungan kelompok rentan. Para delegasi internasional dilaporkan terkejut sekaligus kagum dengan keberadaan payung hukum yang kuat bagi perempuan dan anak di Indonesia.

"Saya merasa bangga bahwa kita sudah punya undang-undang untuk perempuan dan perlindungan perempuan dan anak. Mereka kaget sekali bahwa kok bisa sampai terjadi adanya perundangan seperti itu," pungkas Megawati.

#Megawati Soekarnoputri #Perang #Perang Dunia II #Perang Dunia III
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Iran Tembakan Dua Rudal ke Kapal Komersial Melintasi Selat Hormuz
Dua pejabat AS menyebutkan, Amerika kemungkinan akan membalas dengan serangan terhadap target-target Iran menyusul serangan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Iran Tembakan Dua Rudal ke Kapal Komersial Melintasi Selat Hormuz
Dunia
Ribuan Warga Iran Berkumpul di Monumen Kepalan Tangan Kanan Ali Khamenei Jelang Pemakaman
Warga Iran juga menunjukkan solidaritas dengan sekutu mereka, dengan membentangkan spanduk dukungan untuk Lebanon dan Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Ribuan Warga Iran Berkumpul di Monumen Kepalan Tangan Kanan Ali Khamenei Jelang Pemakaman
Dunia
Iran Siaga Tinggi Saat Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Wilayah Udara Ditutup
Wilayah udara di atas Teheran akan ditutup pada Senin (6/7) selama upacara pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei,
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Iran Siaga Tinggi Saat Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Wilayah Udara Ditutup
Indonesia
Iran Gelar Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Berlangsung Selama 6 Hari
Upacara pelepasan sang mendiang pemimpin pada Sabtu (4/7) mendatang akan dimulai pukul 6 pagi di Musalla Besar Teheran dan akan berlanjut hingga Minggu (5/7) malam
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Iran Gelar Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Berlangsung Selama 6 Hari
Dunia
Ketegangan Selat Hormuz Berakhir Happy Ending , Kapal Minyak Bebas Melenggang Usai AS-Iran Berdamai
Pemulihan jalur pelayaran Selat Hormuz terjadi pasca penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad secara elektronik oleh pemerintah Iran dan Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Ketegangan Selat Hormuz Berakhir Happy Ending , Kapal Minyak Bebas Melenggang Usai AS-Iran Berdamai
Dunia
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Trump mengaku berbicara dengan otoritas zionis Israel pada Jumat supaya mereka menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Dunia
Pertemuan Perdamaian Iran dan AS di Swiss Dibatalkan, Tidak Ada Penjelasan Pembatalan
Memorandum tersebut memberikan waktu 60 hari bagi kedua negara untuk merundingkan kesepakatan final terkait program nuklir Iran dan sanksi Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Pertemuan Perdamaian Iran dan AS di Swiss Dibatalkan, Tidak Ada Penjelasan Pembatalan
Indonesia
14 Kesepahaman Amerika dan Iran Buat Akhiri Perang
Kedua negara dan sekutunya juga berkomitmen untuk tidak memulai perang atau operasi militer, menahan diri menggunakan kekuatan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
14 Kesepahaman Amerika dan Iran Buat Akhiri Perang
Indonesia
Iran Siagakan Militer Siap Saling Serang dengan AS
Iran mengalami sejumlah kerugian, namun menegaskan bahwa pasukan Iran telah menimbulkan kerugian yang lebih besar terhadap pasukan Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Siagakan Militer Siap Saling Serang dengan AS
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Bagikan