Mata Bengkak dan Berbagai Penyebabnya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 27 Agustus 2023
Mata Bengkak dan Berbagai Penyebabnya

Ketahui penyebab mata bengkak. (Foto: Pexels/Kush Kaushik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGIAN besar orang pasti pernah merasakan kelopak matanya membengkak. Selain karena menangis semalaman akibat putus cinta, secara medis ada berbagai penyebab yang mengakibatkan kondisi ini dapat terjadi.

Meski umumnya bengkak pada mata tidak berbahaya, kondisi ini sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman karena tidak disertai keluhan lain seperti mata gatal, mata merah, sensasi berpasir, bahkan nyeri pada mata.

Alodokter melansir, kelopak mata yang bengkak umumnya dikaitkan dengan peradangan atau infeksi pada mata. Pembengkakan biasanya dapat membaik dengan sendirinya dalam kurun waktu satu sampai dua hari, tetapi ada pula yang baru seminggu baru membaik, bahkan ada yang sampai sebulan tak kunjung sembuh.

Baca juga:

5 Tips Mudah untuk Mencegah Kantung Mata

Berbagai penyebab kelopak mata bengkak perlu kamu ketahui. Pertama, konjungtivitis alergi. Jika kamu memiliki keluhan kelopak mata bengkak disertai dengan mata merah, berair, dan gatal, bisa jadi penyebabnya adalah alergi. Kondisi ini disebut juga dengan konjungtivitis alergi. Hal ini disebabkan akibat adanya kontak mata dengan alergen yang atau zat yang memicu alergi bagi penderitanya.

Untuk mencegah segala kondisi bengkak, sebaiknya kamu mengompres mata dengan air hangat. (Foto: Pexels/Engin Akyurt)

Kedua, salah satu penyebab mata bengkak berikutnya adalah kalazion. Hal ini muncul akibat adanya penyumbatan pada kelenjar minyak di kelopak mata. Kalazion biasanya terjadi pada kelopak mata atas, tetapi tidak menutup kemungkinan pula pada kelopak mata bawah. Jika kamu merasa mengalami hal ini, kamu bisa bantu menggunakan dengan mengompresnya menggunakan air hangat selama 10-15 menit setiap hari.

Ketiga yaitu bintitan. Hal ni muncul disebabkan infeksi pada kelenjar minyak di kelopak mata yang umumnya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Biasanya, bintitan akan sembuh dengan sendirinya. Untuk mempercepat penyembuhan, kamu bisa kompres air hangat di area yang mengalami bintitan.

Baca juga:

Obat Tetes Mata Sebabkan Kebutaan Hingga Kematian di AS

Mata merupakan organ yang sensitif, sebaiknya kamu konsultasikan pada dokter. (Foto: Pexels/cottonbro studio)

Keempat, penyebab mata bengkak karena blefaritis atau peradangan di kelopak mata. Selain ditandai dengan mata bengkak, kondisi ini juga menyebabkan mata merah, nyeri, sensasi berpasir, dan kotoran mata yang berlebihan. Peradangan ini harus kamu tangani dengan tepat, karena bisa memicu bulu mata rontok dan mata kering. Dianjurkan jika kamu mengalami kondisi ini untuk membersihkan mata secara rutin dengan mengompres dengan air hangat.

Penyebab mata bengkak yang terakhir adalah Selulitis Periorbital. Hal ini merupakan infeksi pada kulit kelopak mata yang bisa menyebabkan kelopak mata bengkak, nyeri, dan terasa hangat jika disentuh. Kondisi ini bisa dipicu oleh gigitan serangga, atau infeksi pada area dekat dengan mata, seperti infeksi sinus.

Penyakit mata tidak semudah biasanya, anda perlu penanganan yang cukup extra. Karena mata merupakan bagian yang sensitif. Lebih baik jika kamu memiliki keluhan, konsultasikan pada dokter. (zvw)

Baca juga:

Gangguan pada Mata Pangkal Sakit Kepala Anak

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan