Masuk Permukiman untuk Cari Makan, Macan Tutul Gunung Lawu Dievakuasi BPBD dan BKSDA

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 04 Maret 2026
Masuk Permukiman untuk Cari Makan, Macan Tutul Gunung Lawu Dievakuasi BPBD dan BKSDA

BPBD dan BKSDA evakuasi macan tutul di Tawangmangu, Karanganyar, Selasa (3/3). (Dok.BPBD Karanganyar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEEKOR macan tutul Gunung Lawu masuk ke permukiman warga dan dievakuasi BPBD Karanganyar bersama tim gabungan BKSDA Surakarta, Selasa (3/3). Lokasi kejadian tersebut berada di Dukuh Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jateng. Macan tutul tersebut lalu dibawa ke Solo Safari. Diketahui, hewan ternak warga seperti kambing sempat dilaporkan mati dimakan macan tutul tersebut.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan evakuasi macan tersebut dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelum dievakuasi, macan tutul dibius terlebih dulu.

“Petugas medis dan pawang satwa dari Taman Safari Jurug, saat evakuasi berlangsung, melakukan pembiusan di lokasi. Macan lalu dimasukkan ke kandang ukuran besar,” ujar Hendro, Selasa (3/3).

Dia mengatakan, sebelum macan tutul ini dievakuasi, warga sempat melaporkan hewan ternak kambing peliharaan mati. Evakuasi dilakukan setelah adanya koordinasi intensif lintas instansi di lereng Gunung Lawu. “Untuk teknik evakuasi digunakan murni pembiusan, bukan penembakan peluru tajam. Proses dari persiapan hingga satwa tersebut tertidur hanya memakan waktu sekitar 30 menit,” katanya.

Baca juga:

Pendaki Hilang Gunung Lawu, Pencarian Terhambat Cuaca


Pembiusan tersebut, kata dia, bersifat sementara guna memudahkan proses eksklusi atau pemindahan satwa dari permukiman ke dalam kandang angkut.

“Kondisinya macan sekarang sudah dibawa ke Solo untuk ditempatkan di Solo Safari. Terungkapnya keberadaan macan tutul yang turun di pemukiman warga berawal dari jejak kaki dan matinya hewan kambing milik warga,” paparnya.

Ia mengatakan berdasarkan identifikasi jejak kaki sebelumnya, diduga terdapat dua ekor macan tutul yang berkeliaran di kawasan tersebut. Petugas baru mendeteksi dan menangkap satu ekor saja.

Dia mengimbau warga di lereng Gunung Lawu, khususnya wilayah Tawangmangu, untuk tetap tenang, tapi waspada. Warga diminta segera melapor jika menemukan jejak atau tanda-tanda keberadaan macan tutul lainnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

2 Orang Terluka, Macan Tutul Masuk Desa Maruyung Bandung Masih Berkeliaran










#Jawa Tengah #Kawasan Wisata Gunung Lawu #Macan Tutul
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Salah satu upaya untuk menurunkan kemiskinan yakni dengan terus mengurangi ketimpangan antara jumlah kebutuhan rumah dan ketersediaan hunian.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Tradisi
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Hari Jadi Kabupaten Kudus resmi digeser dari 23 September ke 23 Agustus mulai tahun 2027 berdasarkan kajian ilmiah Prasasti Masjid Menara Kudus.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Indonesia
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Penutupan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi di lapangan yang masih cukup rawan.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Simbang Kulon Night Karnaval Pekalongan Dihujat, Disebut Tampilkan Praktikkan Ritual Satanik
Bukan hanya visual kostum yang tidak biasa, di sana juga diduga ada aktivitas penyembelihan hewan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Simbang Kulon Night Karnaval Pekalongan Dihujat, Disebut Tampilkan Praktikkan Ritual Satanik
Indonesia
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Mobil mogok di perlintasan sebidang resmi tak terjaga JPL 155 Km 94+740 petak jalan Kalioso-Salem, Senin (7/9) pukul 23.39 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan informasi mengenai penjualan Pulau Menjangan Kecil tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Indonesia
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Densus 88 Antiteror Polri mencatat seluruh struktur keanggotaan JI di 28 provinsi di Indonesia telah melaksanakan deklarasi pembubaran diri secara total.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Bertemu 6.500 Eks Anggota Jemaah Islamiyah, Tegaskan Persaudaraan Selamanya
Polri bersama-sama Garda Satya NKRI selalu siap untuk berkontribusi dan siap menghadapi berbagai macam ancaman tantangan yang bisa membahayakan bangsa dan NKRI.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Kapolri Listyo Sigit Bertemu 6.500 Eks Anggota Jemaah Islamiyah, Tegaskan Persaudaraan Selamanya
Bagikan