Parenting

Masih Sensitif dan Belum Terbentuk Sempurna, Ini Cara Merawat Kulit Bayi Baru Lahir

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 13 April 2022
Masih Sensitif dan Belum Terbentuk Sempurna, Ini Cara Merawat Kulit Bayi Baru Lahir

Kulit bayi sendiri memiliki lapisan stratum corneum yang 30% lebih tipis. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAWAT bayi baru lahir merupakan peristiwa yang membahagiakan sekaligus memberikan pengalaman baru bagi orangtua. Minggu pertama merupakan fase yang mengagumkan sekaligus melelahkan.

Di masa ini, para orang tua dan bayinya masih menyesuaikan dengan keadaan yang baru. Orang tua menyesuaikan dengan peran barunya, sementara bayi menyesuaikan dengan lingkungan baru (semula di alam rahim, kini di dunia). Selain itu, orangtua juga belajar untuk memahami bayinya.

Baca Juga:

Ayah Juga Bisa Baby Blues, Bagaimana Mendamaikannya

bayi
dr. Fitria Agustina, Sp.KK, FINSDV, FAADV., pilihlah pembersih yang lembut di mata bayi dan menjaga kelembapan kulit si Kecil (Foto: Johnson's Webinar)

Dalam perjalanan awal, para orangtu harus belajar banyak dalam waktu yang singkat. Walaupun singkat, mereka ingin melakukan segalanya dengan benar. Tentu saja hal tersebut sulit dilakukan oleh siapa pun.

Dalam webinar bertajuk Newborn 101: Kupas Tuntas Perawatan Bayi Baru Lahir, Dokter Spesialis Anak, dr. Miza Afrizal, Sp.A mengatakan perawatan yang baik bagi bayi baru lahir akan menjadi landasan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak nantinya.

"Masa-masa ini juga menjadi penentu untuk terbentuknya hubungan orang tua dengan anak yang penuh kasih sayang," tuturnya.

Salah satu perawatan bayi yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari para orang tua baru adalah perawatan kulit untuk si kecil. Hal tersebut karena kulit bayi memiliki karakteristik yang berbeda dari kulit orang dewasa mulai dari struktur hingga komposisi kulitnya.

"Kulit bayi sendiri memiliki lapisan stratum corneum yang 30% lebih tipis dengan komposisi Natural Moisturizing Factor (NMF) yang lebih rendah dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Hal ini menyebabkan kulit bayi baru lahir lebih kering," urai Dokter Kulit, dr. Fitria Agustina, Sp.KK, FINDSDV, FAADV.

Baca Juga:

Ada Risiko Lain dari Memuji Anak Pintar

bayi
Hidrasi kulit bayi akan mengalami peningkatan dengan bertambahnya usia bayi dan mencapai puncaknya pada usai 3-12 bulan. (Foto: Pexels/RODNAE productions)

Dia menjelaskan, hidrasi kulit bayi akan mengalami peningkatan dengan bertambahnya usia bayi dan mencapai puncaknya pada usai 3-12 bulan. "Oleh karenanya, salah satu perawatan kulit yang sangat penting sekali untuk si kecil adalah menjaga kelembapan kulitnya,” tuturnya.

Bagaimana cara yang tepat merawatnya?

Di tubuh, kita memiliki mikroorganisme (bakteri, jamur, virus) baik atau yang kita namakan flora kulit normal (skin microbiome). Penggunaan produk untuk bayi harus menggunakan bahan-bahan yang cocok digunakan untuk bayi dan tidak mengganggu keseimbangan flora normal kulit si Kecil.

"Sebaiknya gunakan produk-produk yang diformulasikan khusus untuk kulit bayi bersifat hypoallergenic. Itu karena dapat mengurangi risiko alergi dan iritasi pada kulit bayi. Dan pilihlah pembersih yang lembut di mata bayi dan menjaga kelembapan kulit si Kecil," jelas dokter Fitria.

Komposisi produk perawatan kulit si kecil juga perlu dipertimbangkan dengan baik. Pilihlah produk yang mengandung vitamin C, E, dan pro Vitamin B5 yang bisa menutrisi, melembabkan dan melindungi kulit bayi yang masih berkembang. Sabun cair dengan konsistensi creamy namun mudah dibilas dan tidak licin seperti juga bisa menjadi pilihan untuk bayi yang baru lahir agar tidak menimbulkan bekas di kulit bayi dan juga tidak pedih di mata. (avia)

Baca Juga:

Membacakan Buku Cerita Menjelang Tidur Bikin Anak Makin Damai

#Parenting #Bayi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Bayi bernama Muhammad MBG Subianto viral di media sosial. Namanya dinilai unik dan akrab di telinga masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Indonesia
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Polresta Surakarta amankan pasangan penumpang KRL yang membuang bayi hasil hubungan gelap di toilet KA Sancaka. Pelaku dijerat pasal KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Indonesia
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Bagikan