Manfaat Ruang Terbuka Hijau untuk Kesehatan Sekaligus Pencegahan Polusi Udara

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 26 September 2023
Manfaat Ruang Terbuka Hijau untuk Kesehatan Sekaligus Pencegahan Polusi Udara

Ruang terbuka hijau sangat penting di kota seperti Jakarta. (Unsplash/Afif Ramdhasuma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RUANG terbuka hijau sangat penting ada, karena ruang terbuka hijau sama dengan paru-paru suatu kota. Mungkin saat ini kamu jarang menemui ruang terbuka hijau di kota? Hal ini disebabkan karena terlalu banyaknya bangunan yang memadati daratan kota.

Faktanya, ruang terbuka hijau sangat lah penting bagi sebuah kota. Menurut UN Habitat’s cities prosperities index, salah satu indikator kemakmuran kota itu jika memiliki komponen indeks Environmental Sustainability.

Baca Juga:

Lebih Rentan, Lansia Mudah Alami Berbagai Penyakit Akibat Polusi Udara

tebet
Ruang terbuka hijau Tebet Eco Park. (Pemprov DKI Jakarta)

“Ruang terbuka hijau publik memberi dampak positif bagi warga kota dalam beberapa aspek. Seperti meningkatkan resiliensi mikro klimat, menyediakan ruang hijau alami, bermanfaat bagi kesehatan fisik, dan mental, ruang bersama tempat berinteraksi yang meningkat warga kota, menjadikan kota lebih aman, meningkatkan nilai ekonomi kawasan.” jelas tim peneliti dari kelompok keahlian Perancangan Arsitektur SAPPK ITB, Dr. Ir. Mochamad Prasetiyo Effendi Yasin, M.Arch., M.A.UD., melalui keterangan dalam laman ITB.

Hadirnya ruang terbuka hijau juga membuat kota lebih sustainable tentunya. Sebab, banyaknya pepohonan dan hamparan daun hijau yang tumbuh tidak hanya meningkatkan oksigen (O2) di udara, tetapi juga dapat meminimalkan masalah suhu udara yang tinggi dengan membuat media untuk menurunkan suhu lingkungan.

Untuk pemerintah sendiri, adanya ruang terbuka hijau juga menjadi salah satu target capaian dalam memenuhi sustainable development goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan, tentunya pada poin yang menurunkan suhu Bumi.

Baca Juga:

Harus Tahu, Dampak Polusi Udara terhadap Flora dan Fauna

jakarta
Kompleks GBK yang punya ruang terbuka hijau. (Unsplash/Kevin Kristhian)

Saat ini Indonesia merupakan satu dari enam negara yang paling berkontribusi terhadap polusi. Oleh sebab itu, sangat penting adanya ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan.

Tanaman hijau dapat memancarkan oksigen agar kualitas udara yang kita hirup bisa lebih baik. Bila tak memiliki ruang hijau terbuka yang lebih luas dan besar maka kualitas udaranya dianggap buruk. Ini mengapa kehadiran ruang hijau terbuka sangatlah penting.

Sayangnya saat ini hanya beberapa ruang terbuka hijau yang bisa kamu nikmati di akhir pekan, ataupun sekedar berjalan santai. Melihat banyaknya kendaraan bermotor di jalan dengan intensitas pengendara yang semakin meningkat, membuat beberapa ruang terbuka hijau yang ada di tengah kota Jakarta seakan tidak terasa begitu signifikan manfaatnya. (zvw)

Baca Juga:

Cara Obati ISPA pada Anak Akibat Polusi Udara

#September Sebangsa Seudara #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan