Makanan Pahit untuk Kesehatan dan Rekomendasinya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 20 September 2022
Makanan Pahit untuk Kesehatan dan Rekomendasinya

Makanan dan minuman pahit ternyata memiliki sejumlah manfaat terlepas dari rasanya yang tidak enak. (Foto: Pexels/Madison Inouye)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PAHIT adalah rasa makanan atau minuman yang paling sering dihindari banyak orang. Rasa pahit menimbulkan sensasi yang lekat dan tidak enak di mulut. Orang cenderung lebih suka dan memilih makanan yang manis atau kaya akan rasa.

Padahal, makanan pahit mengandung banyak nutrisi dan vitamin, loh. Sesuatu yang pahit tidak harus berbentuk seperti obat. Sayuran yang biasa kamu konsumsi juga sudah tergolong makanan pahit.

Mengacu Dr. Health Benefits, mengonsumsi makanan pahit dapat memberikanmu beragam manfaat kesehatan. Pertama, makanan pahit mengandung banyak serat sebab berasal dari sayuran.

Kandungan serat baik bagi organ tubuh, terutama usus, untuk mempermudah proses pencernaan dan penyerapan nutrisi. Dengan konsumsi serat yang cukup, kamu juga akan terhindar dari berbagai penyakit seperti konstipasi dan diare.

Baca juga:

Mulai Hari dengan Sarapan Makanan dan Minuman Terbaik

Makanan Pahit untuk Kesehatan dan Rekomendasinya
Pare atau peria memiliki kandungan yang bisa menurunkan risiko kanker. (Foto: Pexels/Tamanna Rumee)

Konsumsi makanan yang pahit juga baik bagi orang yang ingin diet. Makanan pahit bisa membantu metabolisme tubuh bekerja dengan lebih baik dalam menyerap lemak dan gula untuk diubah menjadi energi. Hal ini juga akan menghindarimu dari bertambahnya berat badan akibat tumpukan lemak.

Tak kalah penting, makanan pahit juga bisa mengontrol kadar kolestrol baik (HDL) dan kolestrol jahat (LDL) dalam darah. Kedua unsur ini bertanggung jawab pada risiko penyakit jantung dalam diri seseorang. Dengan konsumsi makanan pahit yang cukup, kamu bisa terhindar dari penyakit silent killer tersebut.

Nah, setelah memahami pentingnya untuk sesekali mengonsumsi makanan pahit, kamu mungkin kini mulai bertanya-tanya. Makanan dan minuman pahit nan sehat apa ya yang mudah dicari dan dapat dikonsumsi sehari-hari? Menurut Healthline, ada beberapa makanan pahit yang bisa kamu pilih.

Baca juga:

Toksin dalam Makanan, Waspadailah!

Untuk kategori sayur-sayuran, pare salah satunya. Pare atau peria mengandung banyak kandungan yang terbukti dalam penelitian bisa menurunkan risiko penyakit kanker. Selain itu, mengonsumsi 2.000 miligram pare secara rutin tiap harinya dapat menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes.

Sayuran pahit lain yang bisa kamu konsumsi secara rutin juga ada brokoli, kubis, kol, dan kale. Sayuran ini memiliki kandungan bernama glukosinolat yang bertugas untuk membantu organ hati dalam membasmi racun dalam tubuh.

Makanan Pahit untuk Kesehatan dan Rekomendasinya
Kopi memiliki sejumlah manfaat selama tidak dikonsumsi berlebihan dan tanpa gula. (Foto: Pexels/Igor Haritanovich)

Lalu, untuk minuman pahit kamu bisa mencoba kopi, teh hijau, dan kakao atau biji cokelat. Selain bermanfaat untuk membuatmu tetap terjaga, kopi ternyata juga bisa menurunkan risiko diabetes dan serangan jantung. Tapi dengan catatan, hanya sekitar 3 sampai 4 cangkir sehari dan tanpa gula.

Begitu teh hijau. Minuman yang berasal dari Tiongkok ini memiliki kandungan antioksidan dan antiradang. Teh hijau telah terbukti baik untuk melawan zat radikal serta mengurangi peradangan dalam tubuh.

Sementara, biji cokelat memiliki kandungan polifenol dan antioksidan yang bisa memperbesar area pembuluh darah dan mengurangi risiko sumbatan. Penelitian menunjukkan kalau rutin mengonsumsi cokelat dengan kandungan kakao yang tinggi memiliki risiko penyakit 56% lebih rendah. (mcl)

Baca juga:

Jangan Konsumsi Makanan Ini saat Diare

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - 2 jam, 28 menit lalu
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan