Periksakan ke Dokter jika Vertigo Sering Kambuh Disertai Gejala Lain, Bisa Jadi Penanda Stroke
Ilustrasi vertigo. Foto Freepik
MerahPutih.com - Dokter spesialis dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta, Raden Mohamad Krisna Wicaksono Barata., Sp.THTKL, M.Kes menyarankan untuk segera periksakan diri jika vertigo sering kambih disertai gejala lain seperti hilangnya kemampuan berbicara secara jelas.
Ini bentuk kewaspadaan karena bisa jadi penanda stroke.
"Penting untuk dicatat bahwa vertigo tidak selalu merupakan penanda stroke. Namun jika vertigo sering kambuh, dan disertai gejala lain yang mencurigakan segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya," katanya.
Hal ini disampaikan dalam webinar bertajuk "Bukan Hanya Masalah Telinga: Vertigo Mendadak Bisa Terkena Stroke" pada Kamis (21/8).
Vertigo merupakan istilah medis yang digunakan untuk menyebut sensasi seolah-olah lingkungan di sekitar penderita terus berputar dan biasanya disertai rasa pusing. Vertigo biasanya terjadi karena adanya gangguan pada saraf ataupun telinga, stres berlebihan, ataupun migrain.
Baca juga:
Sering Tumbang Karena Vertigo? Ini 5 Cara Mengatasinya Tanpa Obat
Vertigo yang disertai gejala lain seperti wajah tidak simetris, kelemahan pada salah satu bagian anggota gerak tubuh, dan hilangnya kemampuan untuk berbicara secara jelas bisa jadi merupakan penanda stroke menurut dokter Raden.
Ia mengatakan, salah satu jenis stroke yang tandanya meliputi vertigo yakni stroke batang otak.
"Karena batang otak itu mengendalikan banyak fungsi penting, termasuk kesadaran dan keseimbangan. Jadi, kerusakan pada batang otak akibat stroke dapat menyebabkan vertigo," katanya.
Dokter Raden menyarankan orang yang sering vertigo dan memiliki riwayat stroke memeriksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan medis yang dibutuhkan.
"Jangan menganggap remeh keluhan vertigo yang berulang, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat agar terhindar dari berbagai bahaya vertigo, termasuk salah satunya stroke," katanya. (*)
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Progam Dokter Spesialis Mata Unsri Dibekukan Imbas Kasus Bully, Korban Nyaris Bunuh Diri
Prabowo Janjikan Buka Pendikan Kedokteran Gratis, Penuhi Kekurangan Biaya Medis
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk