Mulai Hari dengan Sarapan Makanan dan Minuman Terbaik

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 22 Agustus 2022
Mulai Hari dengan Sarapan Makanan dan Minuman Terbaik

Berbagai makanan dan minuman yang baik untuk sarapan. (Foto: Pexels/Julian Jagtenberg)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENU sarapan yang kamu konsumsi akan berpengaruh terhadap kesiapan tubuh untuk menjalani hari. Jangan asal menyantap makanan dan minuman saat sarapan. Pilih makanan dan minuman bergizi agar tubuh kamu prima sepanjang hari.

Sarapan adalah sesi makan yang penting karena merupakan asupan energi pertama di pagi hari untuk menjalani rangkaian aktivitas. Sarapan bisa membuatmu fokus dan aktif dalam berbagai kegiatan.

Baca Juga:

Sarapan Bergizi, Kunci Donna Agnesia Siapkan Anak Belajar Daring

Selain itu, mengisi perut agar tidak kosong juga bisa menjaga kesehatan organ pencernaan. Untuk itu, usahakan untuk mengonsumsi sarapan sesuai kebutuhan. Tidak terlalu banyak, tidak terlalu sedikit juga.

Laman Healthline merekomendasikan lima jenis makanan dan minuman untuk sarapan, misalnya:

1. Telur

Telur adalah makanan yang lezat sekaligus mudah untuk disajikan. Kamu bisa menggoreng atau merebusnya.

Telur mengandung protein yang cukup bagi tubuh dan mampu membuatmu kenyang, sehingga cocok juga untuk program diet. Protein termasuk kandungan yang lama dicerna dan bisa mengenyangkan perut lebih lama.

Kopi memiliki kandungan kafein yang bisa meningkatkan suasana hati. (Foto: Pexels/Jessica Lewis Creative)

2. Kopi

Kopi mengandung kafein yang tinggi. Kandungan ini membuatmu merasa lebih semangat dan meningkatkan suasana hati. Minuman ini cocok untuk mengawali hari supaya kamu merasa lebih baik ketika mengerjakan sesuatu dari pagi sampai malam.

Kopi juga mengandung antioksidan dan antiradang. Kamu bisa meminumnya langsung, atau dicampur dengan susu murni. Usahakan untuk minum dalam kadar yang normal dan hindari menambahkan gula. Selain kopi, jangan lupa untuk tetap minum air mineral, ya.

Baca Juga:

Awali Pagi dengan Sarapan Cheese Toast Ala Chef Devina Hermawan

3. Kacang

Jenis kacang apapun mengandung magnesium dan potassium yang tinggi, sehingga memiliki antioksidan alami. Selain itu, kacang juga punya kandungan lemak serta protein yang tinggi, sehingga kamu akan kenyang lebih lama ketika beraktivitas atau bekerja.

Meskipun lemak pada kacang tinggi, kamu tak perlu khawatir. Sebab, tubuh tidak menyerap seluruh lemak itu dan kamu tetap bisa menjaga berat badan.

4. Teh hijau

Selain kopi, minuman yang mengandung kafein adalah teh hijau. Meski kadarnya tak setinggi kopi, tetapi kafein di teh hijau dapat membantumu meningkatkan suasana hati.

Kandungan dalam teh hijau juga bisa membuatmu merasa lebih rileks dan menurunkan rasa cemas. Teh hijau punya kandungan antioksidan yang bisa mencegahmu dari penyakit hati, diabetes tipe 2, dan bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme.

Buah-buahan cocok untuk mereka yang tetap ingin sarapan tanpa makan makanan berat. (Foto: Pexels/Trang Doan)

5. Buah-buahan

Ada beberapa orang yang tidak suka atau tidak terbiasa mengonsumsi makanan berat di pagi hari. Jika kamu merasa seperti itu juga, maka coba untuk mengonsumsi buah-buahan saja.

Mayoritas buah mengandung kalori rendah namun tinggi serat, serta memiliki gula alami. Ini bisa membantu kebutuhan energimu tercukupi dan kuat beraktivitas seharian. Setiap buah juga mengandung jenis vitamin yang berbeda dan kamu bisa memilihnya sesuai kebutuhan. (mcl)

Baca Juga:

Nasi Kebuli Berbahan Susu, Hidangan Lebaran Ala Chef Devina Hermawan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan