Mahasiswa ITS Kenalkan Desain Rumah Sakit COVID-19 dari Kontainer

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2020
Mahasiswa ITS Kenalkan Desain Rumah Sakit COVID-19 dari Kontainer

Desain kamar pasien COVID-19 di Rumah Sakit Konteiner rancangan mahasiswa ITS. Foto: Humas ITS

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) kembali membuat temuan. Kali ini, mereka mendesain Rancang Bangun Integrated Smart and Sustainable Container Hospital (Rumah Sakit Kontainer) sebagai fasilitas karantina pasien COVID-19.

Mahasiswa tersebut tergabung dalam Tiksna Falcata Team yang berhasil menggondol medali emas di kategori Physics and Engineering di ajang Young National Scientist Fair (YNSF) 2020 atas temuannya tersebut.

Baca Juga

Sinovak Kirim Konsentrat 50 Juta Dosis Vaksin COVID-19 ke Bio Farma

Tim yang berasal dari Departemen Teknik Fisika angkatan 2017 ini terdiri dari Robert Ciputra Hermantara, Handy Suryowicaksono, Syaharussajali, Akbar Anugrah Putra, Aulia Rayimas Tinkar dan Bagas Hani Pradipta.

Ketua Tim Tiksna Falcata Team, Robert Ciputra Hermantara perancang Rumah Sakit Konteiner. Foto: ITS
Ketua Tim Tiksna Falcata Team, Robert Ciputra Hermantara perancang Rumah Sakit Kontainer. Foto: ITS

Ketua Tim Tiksna Falcata Team, Robert Ciputra Hermantara mengatakan, ide ini timbul dari permasalahan membludaknya jumlah orang terjangkit virus COVID-19 sehingga rumah sakit kelebihan kapasitas. Jika tempat penanganan pasien sudah over capacity, dampaknya banyak pasien yang tidak tertangani dengan baik berikut penularan virus juga semakin tinggi.

“Untuk itu, ide kami menggunakan kontainer dengan memanfaatkan sifat portable-nya, mudah untuk dipindahkan dan dilengkapi fitur smart system,” terang Robert kepada awak media, Sabtu (22/8).

Ia menambahkan, ada beberapa fitur di ruang isolasi dan berlaku pembatasan fisik di dalamnya sesuai standar protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI dan WHO.

"Sangat bisa untuk karantina pasien, jadi harapannya rumah sakit kontainer cerdas ini dapat menjadi solusi dari permasalahan yang ada,” tandas Robert.

Human Machine Interface jadi alat monitoring pasien. Rancangan rumah sakit ini berkapasitas 25 kontainer, masing-masing kontainer ada dua ruang kamar pasien berikut toiletnya, dan satu control room untuk tenaga medis memonitor kondisi pasien dan bangunan kontainer.

Menurut Robert, adanya Human Machine Interface (HMI) yang ada di control room berfungsi bagi tenaga medis atau operator mengendalikan dan monitoring kondisi bangunan kontainer baik temperatur, kelembaban, pencahayaan, penggunaan energi, maupun monitoring kondisi pasien.

“Selain di ruang kontrol, pihak rumah sakit bisa monitoring kondisi bangunan dan info pasien lewat aplikasi yang terkoneksi langsung dengan gawai terkait,” papar Robert.

Kelebihan dari kontainer hospital, rancangannya lebih concern ke pembatasan fisik dengan penggunaan isolation box dalam kamar pasien dan teknologi smart system yang mengandalkan sensor serta alat medis yang dipasang baik pada pasien maupun bangunan kontainer.

“Sehingga cukup mudah dalam melakukan pengawasan dan penanganan pasien melalui control room maupun aplikasi di gawai,” tegasnya. Masa pandemi, komunikasi tim gunakan video call.

Desain kamar pasien Covid-19 di Rumah Sakit Konteiner rancangan mahasiswa ITS.
Desain kamar pasien COVID-19 di Rumah Sakit Konteiner rancangan mahasiswa ITS. Foto: Humas ITS

Robert juga menceritakan kendala saat proses desain rumah sakit konteiner ini. Tiada lain saat berkomunikasi, yang hanya mengandalkan aplikasi konferensi video. Untungnya, ada beberapa anggota yang kebetulan sedang di Surabaya dan bisa berkoordinasi secara langsung.

“Yang paling sering secara keseluruhan kami tetap menggunakan sistem daring untuk berdiskusi dengan penjadwalan sistem kerja setiap minggu ada 2 sampai 3 kali. Ya semacam logbook, dan semua anggot mengerti tugas masing-masing," ungkap Robert.

Baca Juga

Jadi Tempat Pembuatan Vaksin, PT Bio Farma Dijaga Polisi

Tim Tiksna Falcata akan menyempurnakan kembali karyanya, dan menambahkan fitur-fitur yang mempermudah pekerjaan tenaga medis serta meningkatkan keamanan tenaga medis maupun pasien COVID-19.

“Semoga dari pihak pemerintah bisa menjadikan ide kami ini sebagai referensi dan solusi dalam memitigasi kasus pandemi COVID-19 ini,” pungkas Robert. (Andika Eldon/Jawa Timur)

#COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan