M. Sarmuji: Ada Kejanggalan Kenaikan Harga Beras

Fadhli Fadhli - Kamis, 26 Februari 2015
M. Sarmuji:  Ada Kejanggalan Kenaikan Harga Beras

Pekerja mengangkat karung berisi beras di Gudang Bulog Sub Divre VI Pekalongan, Desa Munjung Agung, Tegal, Jateng, Rabu (25/2). (Foto: Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Anggota Komisi VI DPR RI, M. Sarmuji menilai janggal dengan adanya kenaikan harga beras akhir-akhir ini. Dia mengataka bahwa ada kekuatan besar yang mengubah ‘hukum besi’ harga. Sesuai hukum besi harga, jika suplai besar dan ada harapan suplai lebih besar lagi, harga akan cenderung turun. Tetapi ini sebaliknya, harga naik sangat tinggi di saat stok cukup dan sebentar lagi ada tambahan suplai karena panen raya.

“Siapa yang bisa mengubah hukum besi harga? Pasti mereka yang memiliki kekuatan besar. Pelakunya pasti tidak banyak karena tidak mungkin banyak orang bisa bersepakat untuk bisa memainkan harga,” kata Sarmuji, Kamis (26/02). (Baca: Stok Beras di Depok Aman)

Menurut Sarmuji, ada beberapa motif bagi pelaku untuk memainkan harga beras. Pertama adalah motif untuk membuka keran impor dengan cara memberi imajinasi bahwa stok beras tidak cukup. Kedua, motif untuk melepas stok di gudang dengan harga yang relatif tinggi. Begitu pemerintah ikut melepas beras dengan harga rendah dengan waktu yang sangat dekat dengan atau bersamaan dengan panen raya, harga akan terjun bebas dan pemain pasar akan membeli dengan harga yang rendah.

“Jadi, para pemain untung dua kali, melepas stok dengan harga tinggi, dan membeli beras fresh dengan harga rendah,” tegas politisi Partai Golkar ini. (Baca: Stok Beras di Gudang Bulog Kelapa Gading Hanya 46.000 Ton)

Sebagai solusi jangka pendek, kata Sarmuji, raskin untuk bulan Februari harus dipercepat. Saat ini, raskin untuk bulan Januari baru dibagi pertengahan Februari. Dia juga meminta agar operasi pasar harus dipercepat secara simultan sehingga awal Maret harga beras sudah stabil dan tidak perlu operasi pasar lagi.

"karena jika pertengahan Maret masih operasi pasar, dikhawatirkan akan mengganggu harga di tingkat petani karena harga bisa turun secara drastis,” tukasnya. (hur)

#M. Sarmuji #Kejanggalan Kenaikan Beras #Stok Beras
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Cadangan beras pemerintah mencapai 5,37 juta ton per 18 Mei 2026. Pemerintah menyebut angka tersebut menjadi stok beras tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Indonesia
Cadangan Beras Melimpah Hingga 5 Juta Ton, Indonesia Dinilai Siap Guncang Dunia dengan Swasembada
Keberhasilan ini bersumber dari berbagai program strategis, mulai dari ekstensifikasi sawah, optimalisasi lahan, hingga penyediaan benih unggul dan bantuan alat mesin pertanian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Cadangan Beras Melimpah Hingga 5 Juta Ton, Indonesia Dinilai Siap Guncang Dunia dengan Swasembada
Indonesia
Sejarah Baru, Cadangan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton
Stok beras nasional per Kamis 23 April 2026 mencapai angka 5.000.198 ton. Ketersediaan beras itu tertinggi yang pernah dicapai Indonesia sepanjang sejarah.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 April 2026
Sejarah Baru, Cadangan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton
Indonesia
Update Harga Pangan Nasional Terbaru 21 April 2026: Cabai Rawit Merah 'Meledak' Nyaris Rp 90 Ribu, Daging Sapi Kualitas Wahid Dekati Rp 150 Ribu
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah menyentuh angka Rp89.650 per kilogram (kg).
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Update Harga Pangan Nasional Terbaru 21 April 2026: Cabai Rawit Merah 'Meledak' Nyaris Rp 90 Ribu, Daging Sapi Kualitas Wahid Dekati Rp 150 Ribu
Indonesia
Stok Beras RI Tembus Rekor 4,59 Juta Ton, Siap Hadapi El Nino ‘Godzilla’
Cadangan beras Indonesia tembus 4,59 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Pemerintah pastikan stok aman hadapi El Nino dan kemarau panjang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
Stok Beras RI Tembus Rekor 4,59 Juta Ton, Siap Hadapi El Nino ‘Godzilla’
Indonesia
Beras SPHP Kemasan 2 Kilogram Segera Beredar, Harga Rp 12.500 Per Kilogram
Pengadaan kemasan kecil itu didasarkan pada aspirasi masyarakat, terutama pekerja harian, sehingga pemerintah berupaya menghadirkan pilihan yang lebih fleksibel sesuai kemampuan dan kebutuhan pembelian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 April 2026
Beras SPHP Kemasan 2 Kilogram Segera Beredar, Harga Rp 12.500 Per Kilogram
Indonesia
Lebaran, Bulog Surakarta Pastikan Stok 67.225 Ton Beras Aman
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak perlu membeli secara berlebihan (panic buying),
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Lebaran, Bulog Surakarta Pastikan Stok 67.225 Ton Beras Aman
Indonesia
Geger 1.000 Ton Beras AS Masuk Indonesia, DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Harga Gabah Lokal Anjlok
Ketahanan pangan adalah soal kedaulatan bangsa. Politik boleh berbeda pendapat, tetapi pangan tidak boleh terganggu
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
Geger 1.000 Ton Beras AS Masuk Indonesia, DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Harga Gabah Lokal Anjlok
Indonesia
Pemerintah Bagikan Bansos Beras ke 35,04 Juta Keluarga, Airlangga Jamin Stok Aman di Ramadan
Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras nasional pada triwulan I 2026 mencapai 10,16 juta ton
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Februari 2026
Pemerintah Bagikan Bansos Beras ke 35,04 Juta Keluarga, Airlangga Jamin Stok Aman di Ramadan
Indonesia
Bukan Cuma Beras, Food Station Tambah Ribuan Ton Gula dan Minyak Goreng Jelang Ramadan 2026
Komoditas hortikultura ini rentan. Sedikit gangguan distribusi bisa langsung memengaruhi harga dan inflasi daerah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
Bukan Cuma Beras, Food Station Tambah Ribuan Ton Gula dan Minyak Goreng Jelang Ramadan 2026
Bagikan