Lima Ribu Warga DIY Mendapat Vaksin Booster Kloter Pertama

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 13 Januari 2022
Lima Ribu Warga DIY Mendapat Vaksin Booster Kloter Pertama

Wagub DIY KGPAA Paku Alam X memantau jalannya vaksinasi booste di JEC, Bantul, Kamis (13/1). (Humas Pemda DIY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kegiatan vaksinasi COVID-19 booster tahap pertama di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mulai dilaksanakan di Jogja Expo Center (JEC), Kabupaten Bantul DIY, Kamis (13/01).

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie menjelaskan, kick off akan berlangsung selama 3 hari, dari Kamis (13/1) hingga Sabtu (15/01.

"Targetkan 5.000 peserta. Per hari kami mematok target 1.500 orang dan berharap bisa melampaui target," kata Pembajun saat mengunjungi kick off vaksinasi di JEC.

Baca Juga:

Vaksinasi Booster, DPR Minta Pemerintah Tak Lupakan Target 70 Persen Dosis Lengkap

Vaksin booster kloter pertama diprioritaskan untuk lansia dan mereka yang berkomorbid. Juga untuk ASN guru dan tenaga pendidikan. Namun menurut Pembajun, peserta dibatasi pada penerima vaksin dosis 1 dan 2 jenis Sinovac.

“Untuk yang basic-nya AstraZeneca, insyaallah minggu depan booster kita lakukan karena itu hanya bisa pakai Moderna yang levelnya agak beda tapi heterolog. Cuma itu yang direkomendasikan,” jelas Pembajun.

ia menegaskan, pemberian booster vaksinasi ini gratis sesuai dengan imbauan pemerintah pusat. Namun yang menjadi catatan, tidak seperti vaksinasi sebelumnya, booster ini hanya bisa diberikan melalui fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) pemerintah.

“Fasyankes pemerintah itu kan terbatas, maka boleh pasien booster dengan fasyankes yang lain tetapi dengan monitor atau koordinasi oleh fasyankes pemerintah. Misalnya ada pihak ketiga mau melakukan pelayanan, silakan tapi harus tetap koordinasi dengan pemerintah. Intinya itu tidak boleh lagi sendiri,” papar Pembajun.

Baca Juga:

Kemenkes Keluarkan SE Terkait Pelaksanaan Vaksinasi Booster

Wagub DIY KGPAA Paku Alam X yang turut memantau jalannya vaksinasi mengatakan, ada 472.800 lansia di DIY menjadi target pemberian booster vaksinasi COVID -19.

“Hari ini kita kick off vaksinasi untuk lansia di DIY. Kita juga menyertakan teman-teman ASN untuk dibooster, tapi prioritas tetap lansia dan yang komorbid. Beberapa kali teleconfrence dengan Jakarta memang varian yang baru ini lebih banyak yang beresiko bagi yang lansia dan komorbid,” jelas Sri Paduka.

Sementara itu, jumlah target ASN yang mendapatkan vaksinasi sebanyak 13.000 ASN dan tenaga pendidikan. Pemberian vaksinasi booster sejumlah setengah dosis.

Pihaknya menegaskan, ketersediaan vaksin baik untuk lansia dan ASN aman dan tercukupi sampai akhir bulan .

Pemda mulai akan memvaksinasi menggunakan vaksin AstraZaneca bulan depan.

Berdasarkan catatan Pemda DIY, cakupan vaksinasi COVID-19 baik dosis pertama dan kedua di DIY telah mencapai angka 98 persen. Angka ini menjadikan DIY berada di ranking 3 nasional dengan capaian vaksinasi terbaik. Hal inilah yang menjadi alasan bagi pusat untuk DIY bisa memulai booster vaksinasi lebih cepat dari daerah lain. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Vaksinasi Booster di Kabupaten Tangerang Pakai Pfizer

#Vaksinasi #COVID-19 #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan