Libur Lebaran di Solo, Jangan Lewatkan Pekan Syawalan Jurug Solo Zoo
Taman Pelangi Jurug Solo. (MP/Win)
MerahPutih.com - Libur panjang lebaran sudah menanti. Jika anda sedang mudik atau berliburan di Kota Solo, tak ada salahnya ada menikmati Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo. Pasalnya, mulai 15-19 Juni mendatang, di sana bakal ada Pekan Syawalan Jurug Solo Zoo.
Di tempat ini, Anda bisa mengenal berbagai binatang, juga bisa mengenal budaya. Mengingat, puncak kegiatannya akan ada Kirab Joko Tingkir dan Pesta Ketupat pada hari terakhir, yakni 19 Juni mendatang.
Tak hanya di siang hari anda bisa menikmati kawasan tersebut, namun juga saat malam hari anda bisa memanjakan orang kesayangan anda dengan menyaksikan Air Mancur Menari dalam wujud tiga dimensi. Ada pula Taman Pelangi menjadi sasaran bagi anda penggemar swafoto.
Joko Tingkir sendiri merupakan sebuah cerita legendaris. Sosok yang mampu menaklukan segala rintangan, untuk naik tahta. Sekalipun dalam perjalannya ia dihadang oleh buaya, namun mampu ditaklukan. Setelah itu, akan dibagikan sebanyak 2.000 ketupat kepada warga masyarakat.
Dirut Perusda TSTJ Kota Solo Bimo Wahyu Widodo Dasir Santosa mengatakan, jika saat pekan Syawalan nanti pihaknya menargetkan 120 ribu pengujung. Di mana 80 ribu untuk mengunjung siang dan 40 ribu untuk pengunjung malam yang menikmati lampion dan air manncur menari.
“Kalau tahun kemarin belum ada Air Mancur Menari, tahun lalui ada sebanyak 70 ribu lebih pengunjung. Dan saat Syawalan nanti kami yakin bisa 120 ribu pengunjung,” kata Bimo kepada MerahPutih.com, Rabu (13/6).
Untuk Pekan Syawalan nanti, pengunjung bisa menaiki berbagai jenis hewan. “Jelang lebaran ini, kami juga mendatangkan 14 koleksi hwan baru, di mana yang paling terakhir kemarin ada singa dari Kebun Binatang Seruling Mas Banjarnegara, sehingga koleksi hewan di TSTJ semakin lengkap,” terangnya.
Staf Marketing Taman Pelangi Sigit menegaskan, saat pekan Syawalan nanti akan ada yang berbeda, salah satunya permainan laser dan tembakan air yang berbeda seperti air mancur yang ada.
“Kami juga akan memutar lagu Bengawan Solo, di setiap atraksi, lagu itu wajib kami putar, sehingga saat melihat air mancur TSTJ, dan mendengar lagu Bengawan Solo, memori pengunjung kembali teringatkan tentang Kota Solo,” harap Sigit. (*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Win, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Demi Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Solo Tiadakan CFD
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta
Jadi Pelaksana Keraton Solo, Tedjowulan Minta 2 Raja Kembar Serahkan Penguasaan Aset
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Keluarkan SK Buat Tedjowulan, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Menteri Fadli Zon di PTUN
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton