Legislator PKS Minta Pemerintah Fasilitasi UMKM Produsen APD

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 24 April 2020
 Legislator PKS Minta Pemerintah Fasilitasi UMKM Produsen APD

Anggota Komisi VI DPR Amin Ak (Foto: PKS_ID)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak menagih janji Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki yang berjanji akan membantu UKM agar usahanya tetap bisa beroperasi.

Amin Ak mengatakan hal itu lantaran banyak usaha kecil dan menengah yang memproduksi APD sudah lulus uji standar, kesulitan memasarkan produk mereka karena keterbatasan akses pemasaran.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19, Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Tiadakan Salat Tarawih

"Saat ini banyak UKM yang sebelumnya bergerak di bidang konveksi, banting stir memproduksi APD agar bisa bertahan dan tidak memecat karyawannya. Di satu sisi, banyak rumah sakit, klinik, dan puskesmas yang kesulitan mendapatkan APD, dan kalaupun ada, dijual dengan 5-10 kali lipat dari harga normal secara tunai," ujarnya kepada wartawan, Jumat, (24/4).

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKS Amin AK
Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKS Amin AK (Foto: PKS_ID)

Ketua Poksi VI Fraksi PKS itu mendesak Kementerian Koperasi dan UKM dapat memfasilitasi UKM yang memproduksi APD dengan lulus uji standar agar bisa mengakses rumah-rumah sakit dan Puskesmas.

“Beradasarkan pantauan kami di lapangan, UKM yang memproduksi APD untuk kebutuhan tenaga medis mengaku harus memasarkan dan harus berjibaku menjual produknya. Seharusnya pemerintah bisa memfasilitasi UKM produsen APD dalam bentuk kerjasama kemitraan baik dengan konsumen maupun lembaga keuangan dari sisi pembiayaan,” kata Amin Ak.

Amin AK pun menyoroti masih banyaknya pelaku UMKM yang tidak mengetahui prosedur pengajuan untuk mendapat bantuan stimulus yang dijanjikan pemerintah mulai dari dukungan pembiayaan, seperti relaksasi kredit usaha mikro dan ultra mikro, hingga peluncuran program belanja di warung tetangga.

"Sejumlah pelaku usaha mikro mengaku sudah mendaftar untuk bisa mengakses program stimulus tersebut. Namun sampai saat ini implementasinya belum terealisasi," tegasnya.

Amin menegaskan bahkan tidak sedikit yang tidak mengetahui pendataan elektronik (e-form) untuk UMKM yang terdampak wabah Covid-19 ini. Sosialisasi yang dilakukan masih minim dan belum menyentuh seluruh pelaku usaha mikro.

"Termasuk administrasi pajak. Demikian juga dengan program relaksasi pajak sebesar 0,5% yang implementasinya di lapangan belum dirasakan oleh pelaku UMKM," ungkapnya.

Baca Juga:

Polisi Tuding Ravio Patra Buat Pesan Ajakan Berbuat Rusuh

Padahal, lanjut Amin, UMKM ini menjadi garda depan penyelamatan perekonomian bangsa saat ini. Banyak yang mati-matian bertahan agar tidak muncul jutaan pengangguran baru di negeri ini.

"Sudah selayaknya mereka menjadi prioritas bantuan stimulus dengan cara tidak mempersulit mereka mengakses program pemerintah," tutup Amin.(Pon)

Baca Juga:

Presiden Jokowi Diminta Hentikan Kriminalisasi Terhadap Ravio Putra

#Politisi PKS #Komisi VI DPR #Menkop & UKM #Virus Corona
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
DPR Terkejut PT Danantara Sumber Daya Indonesia akan Dipimpin WNA
DPR menilai posisi pimpinan PT DSI yang akan diisi oleh WNA sangat strategis karena menyangkut ekspor SDA, devisa negara, hingga masa depan industri nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Terkejut PT Danantara Sumber Daya Indonesia akan Dipimpin WNA
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 17.701 per Dolar AS, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Terasa hingga Desa
Anggota Komisi VI DPR RI Ida Nurlaela mengingatkan pelemahan rupiah hingga Rp17.701 per dolar AS dapat memicu kenaikan harga sembako dan menekan UMKM desa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Rupiah Tembus Rp 17.701 per Dolar AS, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Terasa hingga Desa
Indonesia
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, DPR Kritik Kebijakan Mendadak Tanpa Sosialisasi
Komisi VI DPR menyoroti melonjaknya harga BBM nonsubsidi. Hal itu dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, DPR Kritik Kebijakan Mendadak Tanpa Sosialisasi
Indonesia
Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Ancaman ke Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat
Komisi VI DPR menyoroti kenaikan harga BBM nonsubsidi. Hal itu bisa berdampak ke ekonomi dan daya beli masyarakat.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Ancaman ke Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat
Indonesia
Impor Gula Rafinasi Dinilai Kebanyakan Jalur, DPR Dorong Satu Pintu via BUMN
Komisi VI DPR menilai, bahwa impor gula rafinasi terlalu banyak jalur. Impor tersebut diusulkan melalui satu pintu via BUMN.
Soffi Amira - Kamis, 09 April 2026
Impor Gula Rafinasi Dinilai Kebanyakan Jalur, DPR Dorong Satu Pintu via BUMN
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Naik, DPR Ingatkan Jangan Bebani Rakyat
Komisi VI DPR menanggapi keputusan pemerintah untuk menaikkan harga tiket. Kebijakan itu harus diawasi agar tak membebani masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Harga Tiket Pesawat Naik, DPR Ingatkan Jangan Bebani Rakyat
Indonesia
DPR Minta Kenaikan Harga Tiket Pesawat Diawasi Ketat di Tengah Krisis Avtur
Krisis avtur memicu kenaikan harga tiket pesawat. DPR pun meminta pemerintah untuk mengawasi ketat kenaikan tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
DPR Minta Kenaikan Harga Tiket Pesawat Diawasi Ketat di Tengah Krisis Avtur
Indonesia
DPR Dorong Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo, Bidik Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Komisi VI DPR meminta Pelabuhan Panarukan direvitalisasi. Hal itu demi mendongkrak ekonomi Jawa Timur.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
DPR Dorong Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo, Bidik Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Indonesia
DPR Ingatkan Risiko Finansial Pertamina akibat Penahanan Harga BBM
DPR mengingatkan risiko finansial Pertamina akibat kebijakan penahanan harga BBM. Pemerintah diminta transparan soal kompensasi dan subsidi energi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
DPR Ingatkan Risiko Finansial Pertamina akibat Penahanan Harga BBM
Indonesia
Dirut Agrinas Mangkir Rapat Dengar Pendapat DPR, Komisi VI Soroti Impor 105 Ribu Pikap dari India
Komisi VI DPR RI mengkritik Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara yang tidak hadir dalam RDP di DPR. Kebijakan impor 105 ribu mobil pikap dari India menjadi sorotan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Dirut Agrinas Mangkir Rapat Dengar Pendapat DPR, Komisi VI Soroti Impor 105 Ribu Pikap dari India
Bagikan