Legislator Ini Sebut Libur Panjang Jadi Pemicu Klaster Baru COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 19 Oktober 2021
Legislator Ini Sebut Libur Panjang Jadi Pemicu Klaster Baru COVID-19

Tim COVID-19 tengah menyemprot disinfektan pada kantor Pemda DIY. Foto: Humas Pemda DIY

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Masyarakat diingatkan bahwa libur panjang di masa pandemi selalu memunculkan klaster baru COVID-19. Akhir tahun menjadi masa paling krusial atau menentukan apakah Indonesia bisa melewati ancaman gelombang ketiga atau tidak.

"Kita tak boleh lupa bahwa fakta selama masa pandemi menunjukkan libur panjang menjadi faktor pemicu munculnya klaster baru penularan virus corona," kata Anggota Komisi IX DPR, Nurhadi dalam keterangannya, Selasa (19/10).

Baca Juga

Polda Jateng Siapkan Langkah Strategis Hadapi Kasus COVID-19 Gelombang Ketiga

Nurhadi menilai upaya pencegahan lonjakan penularan COVID-19 pada libur Natal dan tahun baru mendatang harus dilakukan secara ketat dan terkoordinasi dari pusat hingga daerah.

"Sejumlah langkah pengendalian harus konsisten dilakukan, meski pelonggaran kegiatan di beberapa sektor terus terjadi menyusul tren penurunan jumlah kasus positif COVID-19 di tanah air," beber Nurhadi.

Untuk mempertahankan terkendalinya sebaran COVID-19 berbagai kegiatan masyarakat di area publik juga harus terus memiliki mekanisme agar tetap bisa dikendalikan. Saat ini, masyarakat harus terus dipersiapkan agar mampu menjalani norma-norma baru dalam kegiatan keseharian demi menjaga penyebaran COVID-19 tetap terkendali.

DPR menunggu roadmap seperti apa yang disiapkan pemerintah terkait dengan transisi dari pandemi ke endemi COVID-19. Nurhadi menuturkan jumlah kasus COVID-19, baik yang positif maupun meninggal dunia telah melandai.

"Saatnya masyarakat hidup tenang dengan kebiasaan baru bersama COVID-19 sebab virus ini tidak mungkin menghilang 100 persen," ucapnya.

Menurut Nurhadi, kewaspadaan dan disiplin mematuhi protokol kesehatan tetap harus diperhatikan. Kita masih punya PR, yaitu menyelesaikan vaksinasi hingga tuntas menjangkau paling tidak 70 persen penduduk Indonesia," kata Nurhadi.

Hal senada juga dikatakan oleh Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo. Menurut dia akhir tahun dan tahun depan, periode libur Natal dan tahun baru menjadi krusial untuk pengendalian COVID-19.

Karena, libur panjang selalu membuat kasus COVID-19 meningkat. Rahmad menilai hal itu harus jadi perhatian serius bagi warga dan pemerintah.

"Bahwa kita harus hati-hati, kita harus waspada, jangan sampai yang sudah kita perjuangkan bersama menjadi naik kembali," katanya.

Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay



Dia pun memberikan contoh Negara India yang kembali mengalami peningkatan kasus COVID-19 setelah melakukan pelonggaran kegiatan masyarakat, termasuk memperbolehkan acara keagamaan digelar. Menurut dia, apa yang dialami India itu perlu menjadi pelajaran bagi Indonesia.

Dia pun menyarankan agar cuti bersama akhir tahun ditiadakan atau diundur. Atau, memberikan cuti bersama ke masyarakat tidak secara bersamaan.

"Yang penting kita harus menghindarkan warga berkerumun, menghindarkan pergerakan masyarakat dari satu kota ke kota lain secara bersamaan, ini sangat bahaya," kata Rahmad.

Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Iwan Ariawan juga menilai akhir tahun menjadi masa paling krusial.

"Karena di akhir tahun biasanya terjadi mobilitas penduduk yang sangat tinggi dan mobilitas penduduk berhubungan erat dengan transmisi COVID-19," ujar Iwan.

Baca Juga

Kasus Positif COVID-19 di Tanah Air Bertambah 1.053



Iwan pun setuju dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan COVID-19 di Indonesia akan berstatus endemi bila bisa melewati akhir tahun dengan baik. Namun, kata Iwan, dengan syarat tidak ada varian baru yang lebih menular.

"PPKM terbukti efektif untuk mengendalikan pandemi COVID-19 di Indonesia. PPKM akan terus diperpanjang sampai dengan COVID-19 menjadi endemik," ujarnya. (Knu)

#COVID-19 #Kasus Covid
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan