MERAHPUTIH.COM - POLDA Jateng memperkirakan, pada Lebaran tahun ini, sebanyak 17.300.000 pemudik akan masuk tumplek ke wilayah Jawa Tengah. Untuk menjamin kelancaran pemudik, Polda Jawa Tengah menyiagakan 28.980 personel gabungan guna menjamin keamanan dan kenyamanan pada Lebaran tahun ini.
Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo mengatakan jaminan keselamatan menjadi prioritas nomor satu. Kepolisian fokus menjalankan operasi dengan prinsip safety and hospitality (keamanan dan keramahtamahan) untuk melayani masyarakat selama perayaan Idul Fitri.
“Kami menyiagakan total 28.980 personel untuk mengamankan arus mudik-balik. Operasi kami nanti fokus pada safety and hospitality. Personel ini tersebar di sejumlah objek vital, termasuk menyiapkan 153 pospam dan 78 posyan,” ujar Selasa (10/3).
Baca juga:
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Ia mengatakan penyebaran puluhan ribu personel tersebut di berbagai titik strategis. Sebanyak 22.000 personel Polri akan bersinergi dengan TNI dan instansi terkait untuk menjaga keamanan di 134 pusat perbelanjaan, 45 terminal, serta 23 pelabuhan. Petugas juga memberikan perhatian khusus pada pengamanan 16.300 masjid dan 224 objek wisata di seluruh Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memprediksi sekitar 17,3 juta pemudik akan masuk ke wilayahnya pada tahun ini. Dalam menyikapi hal itu, pemerintah daerah bersama kepolisian terus mengebut perbaikan jalan dan pemasangan rambu lalu lintas. Luthfi juga meminta Satgas Pangan meningkatkan pengecekan pasar guna mencegah penimbunan bahan pokok yang dapat memicu inflasi.
"Diprediksi, tahun ini ada sekitar 17.300.000 pemudik akan masuk tumplek ke wilayah Jawa Tengah," pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Polisi yang Bertugas Jaga Jalur Mudik Lebaran 2026 Dituntut Bermental Baja, Humanis, dan Simpatik