Larangan Bansos Tunai untuk Beli Rokok Dinilai Tepat

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 06 Januari 2021
Larangan Bansos Tunai untuk Beli Rokok Dinilai Tepat

Ilustrasi rokok. Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) menyambut baik anjuran yang disampaikan pemerintah agar Bantuan Sosial Tunai (BST) tidak digunakan untuk membeli rokok.

Koordinator FAKTA, Azas Tigor Nainggolan mencontohkan, jika melihat data mengenai persentase rata-rata pengeluaran per kapita per bulan tahun 2019, rokok tembakau menempati urutan kedua (6,05%) di atas padi-padian (5.57%) yang menempati urutan ketiga.

Baca Juga

Skema Penyaluran Bansos Tunai di DKI Jakarta

"Jadi sungguh tepat langkah yang dilakukan Menteri Sosial melarang BLT untuk membeli rokok serta memantau dengan ketat penggunaannya," kata Tigor kepada MerahPutih.com di Jakarta, Selasa (5/1).

Tigor menambahkan, jika melihat angka prevalensi merokok nasional sebesar 29% menempatkan Indonesia sebagai pasar rokok tertinggi ketiga di dunia setelah Tiongkok dan India.

"Penting untuk Pemerintah mengawasi terlaksananya imbauan agar bansos pandemi COVID-19 tidak untuk membeli rokok," ungkap Tigor.

Azas
Koordinator Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Azas Tigor Nainggolan. Foto: MP/John Abimanyu

Tigor pun mendesak pemerintah ikut pemanfaatan BST Pandemi COVID-19 digunakan untuk kepentingan membeli kebutuhan pokok bukan untuk membeli rokok.

"Perlu ada yang mengawasi di lapangan agar BST Pandemi COVID-19 dipergunakan sebaik-baiknya dan tidak digunakan untuk membeli rokok," tutup Tigor.

Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini menegaskan dana bantuan sosial (bansos) dilarang digunakan untuk membeli rokok ataupun minuman beralkohol.

Peringatan itu disampaikan saat meluncurkan bantuan sosial tunai seluruh Indonesia, Senin (4/1).

"Kami sampaikan juga larangan semua bantuan untuk dibelikan rokok dan minuman keras," ucap Risma dalam acara peluncuran yang disiarkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.

Untuk mendukung hal tersebut, Risma pun meminta semua stakeholder menggencarkan sosialisasi kepada keluarga penerima bantuan.

Wanti-wanti serupa sebelumnya pernah pula diutarakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

Ia menyampaikan saat konferensi pers mengenai Bantuan Langsung Tunai (BLT) pandemi virus corona usai rapat terbatas pengujung Desember 2020.

"Untuk BLT saya minta keluarga penerima manfaat Sekali lagi bantuan ini tidak boleh sama sekali untuk membeli rokok," kata Muhadjir kala itu Selasa (29/12). (Knu)

Baca Juga

Wagub DKI Larang Uang Bansos Digunakan Beli Miras

#Bantuan Sosial #Rokok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
13,2 Juta Keluarga Terdaftar Dalam Program Perlindungan Sosial Digital
Perlinsos Digital merupakan relawan yang bekerja secara sukarela tanpa menerima bayaran. Para agen juga tidak diperbolehkan meminta imbalan kepada masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
13,2 Juta Keluarga Terdaftar Dalam Program Perlindungan Sosial Digital
Indonesia
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Bansos diharapkan tepat sasaran.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Indonesia
10 Juta Warga Minta Bantuan Sosial dan 82 Ribu Berikan Sanggahan Setelah Desil Diluncurkan ke Publik
Masyarakat dapat memanfaatkan fitur usul-sanggah pada aplikasi Cek Bansos, kanal regsosek.bps.go.id, hingga fasilitas aduan cepat Call Center Kemensos di nomor 021-171 dan WhatsApp Lapor di nomor 0887-7171-171.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
10 Juta Warga Minta Bantuan Sosial dan 82 Ribu Berikan Sanggahan Setelah Desil Diluncurkan ke Publik
Berita
Aplikasi Cek Bansos BLT Kesra 2026: Cara Daftar dan Ajukan Usulan Lewat HP
Simak cara menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk mengajukan usulan BLT Kesra 2026 lewat HP, mengecek desil DTSEN, dan mengetahui alternatif bansos.
ImanK - Jumat, 09 Oktober 2026
Aplikasi Cek Bansos BLT Kesra 2026: Cara Daftar dan Ajukan Usulan Lewat HP
Indonesia
Cara Daftar Agen Perlinsos Buat Bantu Tetangga Cairkan Bansos 2027
Mau bantu tetangga dapat bansos 2027? Yuk intip cara daftar jadi Agen Perlinsos resmi dari Kemensos. Siapapun bisa gabung, cek syarat dan langkah mudahnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Cara Daftar Agen Perlinsos Buat Bantu Tetangga Cairkan Bansos 2027
Indonesia
Warga Desil 1 sampai 4 Bakal Banyak Terima Bantuan
Pemerintah juga menyiapkan KPR bersubsidi bunga 6 persen bagi masyarakat berpenghasilan tetap sekitar Rp 17 juta untuk rumah hingga Rp 500 juta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Warga Desil 1 sampai 4 Bakal Banyak Terima Bantuan
Indonesia
Separuh Penduduk Indonesia Bakal Dimasukan Program Digitalisasi Bansos
Kelayakan penerima tidak hanya bergantung pada kriteria desil Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Badan Pusat Statistik (BPS) melainkan dikonfirmasi secara otomatis oleh sistem yang terhubung dengan data administratif tujuh lembaga
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Separuh Penduduk Indonesia Bakal Dimasukan Program Digitalisasi Bansos
Indonesia
Pemerintah Bakal Ubah Bantuan Barang Menjadi Uang Tunai Langsung Pada Penerima
Digitalisasi bansos dilaporkan sudah menyelesaikan menyasar sebanyak 43 kabupaten/kota dan sekarang diperluas hingga mencapai 258 kabupaten kota
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Pemerintah Bakal Ubah Bantuan Barang Menjadi Uang Tunai Langsung Pada Penerima
Indonesia
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Pemprov DKI Jakarta mencairkan bansos PKD September 2026 kepada 219.252 penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ. Ini rincian penerimanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Indonesia
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
BPS memperkuat DTSEN untuk memperbaiki akurasi data bantuan sosial. Warga dapat mengajukan perbaikan data melalui sejumlah kanal resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
Bagikan