MerahPutih.com - Komisi III DPR akan mengunjungi kediaman calon Kapolri Komjen Idham Azis. Acara ini berlangsung di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan pukul 09.00 pagi.
Ketua Komisi III Herman Hery memperkirakan penetapan Komjen Idham Azis sebagai calon Kapolri akan dilakukan setelah fit and propert test
Baca Juga
Komisi III lantas bakal menerima masukan dari masyarakat soal rekan jejak Idham Azis. Uji kepatutan dan kelayakan sendiri akan digelar setelah Komisi III menerima masukan masyarakat.
"Jika selesai fit and proper test, mungkin malam hari kami akan lakukan penetapan calon Kapolri terpilih yang dibuatkan keputusan tingkat pertama di komisi III," ujar Herman kepada wartawan pada Rabu (30/10).
Setelah itu, pengesahan pencalonan Idham sebagai calon Kapolri akan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR pada Kamis (31/10)
Sementara, anggota DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasir Djamil menduga penunjukan Idham Azis sebagai calon Kapolri untuk mengungkap kasus Novel Baswedan.
Baca Juga
Tiga Catatan YLBHI untuk Calon Tunggal Kapolri Komjen Idham Azis
"Penunjukan Pak Idham sebagai calon Kapolri jangan-jangan ini adalah upaya Presiden Jokowi untuk mengungkapkan kasus Novel Baswedan, jangan-jangan itu ya," kata Nasir kepada wartawan.
Menurut Nasir, cara Jokowi menuntaskan kasus Novel dengan menugaskan Idham sebagai Kapolri. Dia melihat, Jokowi punya cara tersirat untuk menyelesaikan masalah.
"Kita tunggu saja, ya jadi kadang-kadang kan presiden punya cara lain tapi saya tidak lengkap sebagai juru bicara presiden," ucapnya.
Baca Juga
Nasir mendesak agar kasus Novel bisa cepat kelar lantaran menjadi sorotan publik maupun kepala negara.
"Pantas untuk memimpin Polri ke depan, dan juga dalam pribadi saya juga pantas untuk memiliki tanggung jawab moral, mengusut kasus Novel Baswedan karena itu sudah menjadi perhatian daripada Presiden Republik Indonesia Pak Jokowi," jelas Nasir. (Knu)