Lagi, Massa Provokator Kembali Muncul di Samping Gedung Sarinah
Ricuh di depan Bawaslu. (MP/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Sejumlah massa provokator tampak mulai muncul di sisi kiri Gedung Sarinah Thamrin, di depan Restoran Bakmi Gajah Mada, Rabu (22/5), pukul 22.15 WIB.
Awalnya, sisi kiri Gedung Sarinah relatif kondusif dan banyak pedagang menjajakan minuman.
Baca Juga:
Rusuh Depan Bawaslu, Massa Serang Polisi dan Wartawan
Berdasarkan pantauan, massa provokator yang berjumlah puluhan di sisi kiri Gedung Sarinah itu, relatif berperawakan muda berusia sekitar 20-30 tahun.
Mereka mencoba memprovokasi personel polisi yang berjaga di dalam lahan parkir mobil Gedung Sarinah Thamrin. "Sini keluar kau," kata seorang provokator dilansir Antara.
Adapun massa yang paling awal memicu kericuhan di Jalan MH Thamrin berasal dari depan Djakarta Theater.
Mencoba melihat kondisi massa di depan Djakarta Theater dan mendapati sejumlah massa melempari polisi dengan bom molotov dan batu. Mereka juga membakar botol-botol bekas di tengah jalan.
Polisi mencoba membubarkan massa dengan tembakan gas air mata, sehingga beberapa oknum massa terluka dan dirawat relawan dari Dompet Dhuafa yang bersiaga di Jalan KH Wahid Hasyim. (*)
Baca Juga: Polisi Sebut Para Pendemo yang Ricuh Disuruh dan Dibayar
Bagikan
Berita Terkait
Aksi Mahasiswa Gelar Rapat Dengar Pendapat Warga di Gedung DPR Jakarta
Demo Ojol 17 September 2025 di Istana dan DPR, Massa Tuntut Pencopotan Menteri Perhubungan
Kondisi Nepal Memanas akibat Kerusuhan, Kemlu Jamin 134 WNI Tak Ada yang Jadi Korban
DPRD DKI Awasi Perbaikan Fasilitas Rusak Akibat Kericuhan, Pastikan Tak Melenceng dari Tenggat Waktu
Pelaku Aksi Anarkis Terbukti Pakai Narkoba sebelum Merusuh saat Demonstrasi, Polisi: Untuk Tambah Motivasi dan Hilangkan Rasa Takut
Polisi Tembaki Kampus Unpas - Unisba dengan Gas Air Mata, Ketua Komisi X DPR: Kami Sangat Menyesalkan Terjadinya Aksi Kekerasan
Bagikan Mawar Putih dan Pink untuk Polisi hingga Tentara, Ojol: Kami Tak Mau Diprovokasi Lagi
Bukti Kerusuhan Dilakukan ‘Penumpang Gelap’ saat Demo Buruh dan Mahasiswa, Polda Metro: Datang dan Langsung Menyerang Polisi
Jadikan Direktur Lokataru Foundation sebagai Tersangka, Polisi: Sudah Sesuai SOP
Dari Jilbab Merah Muda hingga Jaket Hijau: Warna Simbol Perlawanan di Jalanan dan Media Sosial