Kurangi Tekanan Pada Rupiah, BI Diyakini Tahan Suku Bunga
Rupiah, (Foto: MP)
MerahPutih.com - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan Maret 2025 akan digelar hari ini, Kamis (19/3). Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI Teuku Riefky memprediksikan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunganya pada level 5,75.
Keputusan tersebut perlu diambil mengingat, walaupun inflasi saat ini masih di bawah target 2,5 persen plus minus 1 persen, namun inflasi diperkirakan akan kembali ke kisaran target Bank Indonesia dalam beberapa bulan mendatang.
"Meskipun inflasi masih di bawah kisaran target Bank Indonesia, periode Ramadan dan Idul Fitri dapat menimbulkan tekanan harga sementara," ujar Riefky di Jakarta, Rabu (19/3).
Sedangkan pada saat yang sama, terdapat risiko eksternal akibat volatilitas pasar keuangan global dan meningkatnya ketidakpastian karena kebijakan perdagangan Amerika Serikat di bawah Presiden AS Donald Trump yang menimbulkan sengketa tarif dengan Uni Eropa dan mitra dagang di kawasan Amerika Utara.
Baca juga:
Sentimen Negarif Yang Bikin Nilai Tukar Rupiah Melemah Setelah Terjadi Trading Halt
Ia menuturkan, The Fed, bank sentral Amerika Serikat, juga menggunakan pendekatan yang hati-hati terhadap pelonggaran moneter dan ketidakpastian kebijakan perdagangan Presiden Trump sehingga meningkatkan tekanan sentimen terhadap rupiah.
Keputusan kebijakan suku bunga The Fed akan diumumkan sekitar waktu yang sama dengan pertemuan Bank Indonesia dan para pelaku pasar mengharapkan The Fed untuk tidak mengubah suku bunga. Jika terjadi penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia, maka hal tersebut dapat menambah tekanan pada rupiah.
"Dengan dinamika ini, kami memandang bahwa Bank Indonesia harus memprioritaskan stabilitas nilai tukar dan ketahanan pasar keuangan dengan mempertahankan sikap kebijakannya (terkait suku bunga) tidak berubah pada 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur Maret 2025," katanya. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah Seiring Periode Blackout The Fed
Faktor Yang Bisa Bikin Redenominasi Rupiah Gagal Versi Analis Ekonomi Politik
Begini Tahapan Redenominasi, Butuh Waktu 6 Tahun
Menkeu Purbaya: Kewenangan Pelaksanaan Redenominasi Rupiah Berada di Bank Sentral
Istana Tegaskan Waktu Pemberlakuan Redenominasi Rupiah Masih Jauh
Target RUU Redenominasi Rupiah Rampung 2027, BI Tegaskan Butuh Persiapan Matang
Inflasi Diklaim Terkendali, Rupiah Menguat
Pemerintah AS Bakal Shutdown, Rupiah Diproyeksi Menguat
BI Pangkas Suku Bunga, Perbankan Diminta Lebih Giat Salurkan Kredit untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Suku Bunga Acuan Kembali Dipangkas 25 Basis Poin, Ekonomi Masih Melemah