Inflasi Diklaim Terkendali, Rupiah Menguat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Oktober 2025
Inflasi Diklaim Terkendali, Rupiah Menguat

Pecahan seratus ribu rupiah di atas uang dolar AS, pada pusat uang tunai sebuah bank di Jakarta. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,21 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada September 2025.

Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami kenaikan dari 108,51 pada Agustus 2025 menjadi 108,74 pada September 2025.

Secara tahunan, inflasi mencapai 2,65 persen year-on-year (yoy). Adapun secara tahun kalender, inflasi sebesar 1,82 persen year-to-date (ytd).

Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange ICDX Taufan Dimas Hareva mengungkapkan bahwa penguatan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi inflasi Indonesia yang tetap terkendali.

Baca juga:

Harga Beras Turun, Penyaluran Beras SPHP Diklaim Telah Menurunkan Inflasi

"Penguatan ini menunjukkan bahwa meskipun tekanan eksternal masih kuat, faktor domestik seperti inflasi yang tetap terkendali di 2,31 persen (year on year/yoy) pada Agustus 2025, serta langkah Bank Indonesia memangkas BI-Rate ke 4,75 persen berhasil memberi sedikit ruang stabilitas," ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, dukungan stimulus fiskal pemerintah juga menjadi katalis positif bagi daya beli, walaupun kebutuhan dolar korporasi di awal bulan tetap membatasi ruang penguatan rupiah," ujar Taufan.

Melihat sentimen dari global, pergerakan rupiah masih kuat dipengaruhi oleh dinamika dolar AS.

Saat ini, pasar disebut cenderung berhati-hati menunggu rilis data ketenagakerjaan AS yang akan menjadi penentu arah kebijakan moneter The Fed ke depan.

Isu government shutdown (penutupan pemerintah) di AS sempat menekan dolar, lanjutnya, tetapi kini sentimen tersebut sudah mereda, dengan fokus investor kembali pada prospek suku bunga dan ketidakpastian global.

Yield obligasi domestik yang naik akibat keluarnya sebagian dana asing dianggap pula menjadi sinyal bahwa tekanan eksternal belum sepenuhnya hilang.

"Dengan demikian, pergerakan rupiah hari ini sangat ditentukan oleh kombinasi sentimen domestik yang relatif positif dan dinamika global yang dominan," katanya.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Rabu sore menguat sebesar 30 poin atau 0,18 persen menjadi Rp 16.635 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.665 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini turut menguat ke level Rp 16.680 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp 16.692 per dolar AS.

#Inflasi #Rupiah #Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
Intervensi 1,34 Juta Ton Beras Diklaim Bikin Inflasi Harga di Eceran Stabil
Di tingkat eceran terjadi inflasi (beras) secara month to month sebesar 0,45 persen dan secara year on year terjadi inflasi di tingkat eceran sebesar 3,98 persen
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Intervensi 1,34 Juta Ton Beras Diklaim Bikin Inflasi Harga di Eceran Stabil
Indonesia
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Dari data juga menunjukan, sentimen global, ketidakpastian masih tinggi mengenai potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Dari pasar internasional, pelaku ekonomi terus memantau dinamika politik Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Indonesia
Bensin, Tarif Angkutan Udara dan Uang Kuliah Penyumbang Inflasi di Juni 2026
Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,44 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada Juni 2026 tercatat sebesar 1,79 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Bensin, Tarif Angkutan Udara dan Uang Kuliah Penyumbang Inflasi di Juni 2026
Indonesia
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi dalam merespons dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Indonesia
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Tekanan eksternal membuat posisi mata uang Garuda sulit keluar dari zona merah pada perdagangan jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Rupiah kembali melemah pada Jumat (26/6). Kini, nilai tukar Rupiah menembus Rp 17.978 per dolar AS.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Indonesia
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Dolar AS kini kembali menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (25/6). Rupiah menembus Rp 17.936.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Indonesia
Rupiah Hampir Jebol ke Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)
Status Indonesia pada ulasan Morgan Stanley Capital International (MSCI) belum mengalami perubahan positif, sehingga bursa domestik kehilangan daya dongkrak jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juni 2026
Rupiah Hampir Jebol ke Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)
Bagikan