Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kunjungi Mall, Wali Kota Risma Pastikan Surabaya Kondusif Pascateror

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 22 Mei 2018
Kunjungi Mall, Wali Kota Risma Pastikan Surabaya Kondusif Pascateror

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini didampingi Ketua APPBI Sutandi berkunjung ke sebuah Mall di Kota Surabaya (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terus berusaha menguatkan dan mengembalikan semangat serta gairah hidup warganya pascateror bom beberapa waktu lalu.

Senin (21/5) Risma demikian sapaan akrabnya bertandang ke sejumlah mall di Kota Surabaya. Kunjungan tersebut bukan sekadar inspeksi biasa khas seorang wali kota, tapi ada tujuan lain yang diemban Risma.

"Sengaja saya datang ke mall-mall ini untuk meyakinkan warga, bahwa kondisi sudah sangat kondusif, dan warga tidak perlu takut lagi. Harus saya akui, pasca teror bom, semua mall di Surabaya sepi pengunjung." kata Risma, saat berada di Pakuwon Mall Surabaya, Senin malam.

Wali Kota Risma berdialog dengan warga di Mall
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (ketiga kanan) bersama Ketua DPD APPBI Jatim Sutandi Purnomosidi (tengah) menyapa pengunjung ketika berkunjung ke salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/5). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Kata Risma, sejak teror bom di Surabaya seminggu lalu, jalan-jalan di Kota Surabaya masih sepi. Risma berharap, warga Surabaya bisa melakukan aktifitas seperti biasanya. Sebab, jika mall dalam kondisi sepi, maka akan berimbas pada yang lain.

"Tukang cuci piring, koki masak jadinya nggak ada pekerjaan. Kalau sepi, maka pasar tradisional juga akan terganggu. Makanya saya yakinkan sekali lagi, warga Surabaya dan warga Indonesia, saat ini, kota ini sudah kondusif," ujarnya.

Meski ini kunjungan pertama di bulan puasa, Risma berjanji akan melakukan kunjungan ke mall mall lainnya setiap harinya untuk membuktikan Surabaya sudah kondusif.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Jawa Timur
Ketua APPBI Jatim Sutandi mendampingi Wali Kota Risma memantau aktivitas di pusat perbelanjaan kota Surabaya pascateror bom (MP/Budi Lentera)

Di tempat yang sama, ketua Asosiasi Pengelolah Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur, Sutandi, mengakui jika adanya kejadian teror bom di Surabaya, warga yang berbelanja pusat perbelanjaan menurun drastis.

"Setiap hari hanya 20 persen. Tapi dua hari ini sudah mulai ada peningkatan pengunjung. Kendaraan yang parkir biasanya sampai 12 ribu mobil, itu sekarang nggak sampai." kata Sutandi.

Sutandi berharap agar masyarakat Surabaya tidak perlu khawatir lagi. Apalagi, pada Bulan Mei ini adalah moment diskon besar besaran, lantaran bertepatan dengan salah satu program hari jadi kota Surabaya.

Wali Kota Risma menggendong anak kecil di Mall
Kunjungan Risma itu dalam rangka meyakinkan warga bahwa kondisi Surabaya sudah kondusif dan tidak perlu takut untuk berkunjung ke pusat perbelanjaan pascakejadian aksi teroris sepekan sebelumnya. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Tidak hanya itu, Sutandi juga mengapresiasi positif kepada semua pihak, baik dari kepolisian, maupun pemerintah kota Surabaya. Sebab pemulihan pascakejadian aksi terorisme sangat cepat.

Amril, warga Surabaya yang berkunjung ke Pakuwon mall, mengaku tak ada rasa khawatir masuk ke mall.

"Nggak takut lah. Buktinya saya di sini mengajak anak saya yang masih balita sama istri saya," singkatnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Budi Lentera, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Tolak Jenazah Terduga Teroris, Warga Putat Gedhe: Jangankan Jasad, Arwahnya Sekalipun Kami Tak Sudi

#Tri Rismaharini #Wali Kota Surabaya #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Bagikan