Kudeta 1948 dan 1965 Gagal Karena Kalangan Agama Ikut Menentang Komunisme
Mantan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. (MP/Ponco Sulakosono)
Merahputih.com - Mantan Pimpinan DPR, Fadli Zon mengimbau masyarakat tidak membiarkan pintu masuk pergerakan komunisme terbuka. Karena tindakan-tindakan memainkan isu radikalisme dan terorisme apalagi mengaitkan pada agama tertentu.
"Sudah dibuktikan upaya kudeta 1948 dan 1965 gagal karena kalangan agama ikut menentang komunisme ketika itu, dan agama menjadi candu di tengah masyarakat" ujar Fadli saat menjadi pembicara dalam kegiatan Bedah Buku PKI Dalang dan Pelaku Kudeta, di Jakarta, Sabtu (23/11).
Baca Juga
Politisi Partai Gerindra mengajak masyarakat agar mewaspadai cara berpikir ala komunis, bukan hanya tentang ideologi atau organisasinya saja.
"Cara-cara komunisme adalah cara-cara adu domba, jangan sampai justru upaya adu domba ini yang disusupi oleh mereka komunis," ucap dia.
Kalau secara ideologi, setiap orang bisa dengan mudah sekali mengidentifikasi dan menolak komunisme, meski sekarang sudah terjadi revisi-revisi dari ideologi tersebut.
Sementara, cara berpikir komunis menjadi sangat berbahaya karena tindakan adu domba tidak terlihat jelas dari sisi ideologi tetapi sebenarnya bisa menjadi pintu masuk komunis bergerak kembali.
Baca Juga:
Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Fadli Zon Terkesan Lebih 'Jinak'
Terutama yang harus diwaspadai menurut dia, adalah tindakan adu domba yang dilakukan terhadap kaum agama.
"Saya melihat bahwa isu radikalisme dan terorisme itu paling mudah ditumpangi oleh orang-orang yang memiliki cara berpikir adu domba seperti komunis tersebut," kata dia. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Fadli Zon Ungkap Alasan Pemerintah Ikut Turun Tangan soal Konflik Keraton Solo
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
Menbud Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Jadi Pelaksana Keraton Solo, Singgung Sosok Senior Berpengalaman
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton
Di Mata Wamenkum, Pasal 188 KUHP Larangan Penyebaran Komunisme Produk Reformasi
Fadli Zon Sebut Tiket Museum Nasional Masih Sangat Terjangkau, Disabilitas Hingga Anak Yatim Tetap Gratis
Sudah Diresmikan Fadli Zon, Museum Keraton Surakarta Belum Dibuka saat Libur Nataru, Ini Alasannya
Cagar Budaya Nasional Kini Jadi 313, Fadli Zon: Kita Punya Potensi Puluhan Ribu Artefak Keren
Menteri Fadli Janjikan Semakin Banyak Revitalisasi Cagar Budaya