Kubu Prabowo Tuntut Jokowi Minta Maaf Korbankan Menteri Jonan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. (ANT)
MerahPutih.com - Kubu Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta maaf kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan karena telah mengorbankan anak buahnya itu ketika membatalkan kenaikan harga BBM premium semalam.
"(Presiden Jokowi) mengorbankan anak buah tanpa ada kata maaf sama sekali," kata Koordinator Juru Bicara Koalisi Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak, di Jakarta, Kamis (11/10).
Dahnil juga mengkritik Jokowi kurang koordinasi dengan para menterinya dalam menentukan kebijakan kenaikan harga BBM. Alasannya, lanjut dia, Presiden menginstruksi Menteri ESDM membatalkan kenaikan premium, padahal belum sampai satu jam sebelumnya Jonan mengumumkan harganya bakal naik.
Jubir Koalisi Prabowo-Sandi itu juga mengingatkan kurangnya koordinasi serupa bukan yang pertama kali terjadi di era Jokowi. Menurut dia, jika kejadian serupa terulang lagi akan berdampak mempermalukan pemerintahan sendiri di hadapan rakyat.
"Saya berharap Pak Jokowi sebagai presiden di waktu yang tersisa, tidak mengulangi terus menerus kepemimpinan yang miskin perencanaan dan koordinasi seperti yang beliau tunjukkan selama ini," imbuh Dahnil.
Meski demikian, Dahnil memuji keberanian Jokowi di menit-menit terakhir membatalkan rencanan kenaikan harga BBM subsidi itu. Apalagi, lanjut dia, alasan Presiden tidak mau menambah beban daya beli masyarakat dengan adanya kenaikan harga premium.
"Saya apresiasi presiden mengakui ada masalah dengan daya beli masyarat Indonesia dan selama pemerintahan beliau daya beli masyarakat tidak mengalami perbaikan. Jangan sampai rakyat yang sudah sulit semakin sulit dengan kenaikan BBM tersebut, meski hanya berselang 1 jam dari instruksi beliau kepada Menteri ESDM untuk mengumumkan kenaikan tersebut," papar Jubir kubu Prabowo itu. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi