KRI Teluk Lada Turun Tangan Kejar Kapal yang Dikabarkan Dibajak ABK di Ambon
KRI Teluk Lada 521 (Indomiliter)
Merahputih.com - Polisi langsung berkoordinasi dengan TNI AL terkait dugaan pembajakan atau perampokan terhadap kapal nelayan di perairan Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Saat ini, KRI Lada tengah melakukan pengejaran kapal nelayan yang dibajak itu.
"Informasi pembajakan KM Mina Sejati ini kami terima pada Sabtu kemarin setelah selesai upacara penurunan bendera merah putih," kata Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolf Bormasa, Minggu (18/8).
Baca Juga: Kapal Perang TNI AL KRI Teuku Umar Cegat Kapal Ikan Vietnam
Menurut dia, secara kebetulan di Kepulauan Aru ada KRIteluk Lada yang sandar di sana pada HUT Proklamasi Kemerdekaan RI dan ketua panitianya komandan Pangkalan TNI AL Dobo.
"Jadi setelah upacara penurunan bendera baru sekitar pukul 17:30 WIT kita menerima informasi tersebut lalu rekan-rekan dari TNI AL dalam hal ini komandan KRI Lada punya peta dan bisa mengetahui posisi kapal yang dibajak," jelas dia.
Setelah ditelusuri, ternyata posisi KM Mina Sejati sudah mendekat ke arah perairan Tual.
"Informasinya memang ada tiga ABK yang merampok kapal tetapi belum bisa dipastikan kebenarannya, sebab kita harus ketemukan dahulu kapalnya karena sudah dikoodinasikan bila ditemukan akan diserahkan ke polres terdekat, apakah di Maluku Tenggara ataukah di Polres Kepulauan Aru, nanti akan dicek secara detail," jelas dia.
Dari sembilan penumpang yang melompat ke laut saat terjadi insiden terjadi, tujuh orang ditemukan selamat oleh kapal nelayan yang berada di sekitar tempat kejadian.
Namun posisi mereka berada di wilayah Aru Selatan yang jaraknya dari Dobo ke sana membutuhkan waktu sampai tiga hari pelayaran sehingga Polres Kepulauan Aru belum bisa mengumpulkan bahan keterangan dan data dari para korban selamat.
"Yang jelas petugas penyidik dari Satreskrim Polres Kepulauan Aru sudah siap bila kapal sudah ditemukan dan seandainya diarahkan ke Dobo untuk diproses hukum, akan dijelaskan baik kronologis maupun berapa orang yang akan ditetapkan sebagai tersangka," ungkapnya dikutip Antara.
Sebelumnya Kepala Kantor Badan SAR Nasional Ambon Muslimin mengaku telah menerima laporan aksi pembajakan atau perampokan terhadap KM Mina Sejati di perairan laut Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, namun sejauh ini terdapat 18 orang penumpang yang belum diketahui nasibnya.
Baca Juga: TNI AL Resmi Terima Lima Helikopter AKS dan Satu Unit CN235-220 MPA Buatan Anak Bangsa
"Informasi yang kami terima dari Kantor Koordinator Pos SAR Tual bahwa KM Mina Sejati yang dinakhodai Ko Awi diduga dibajak oleh tiga orang anak buah kapalnya sendiri," kata Muslimin.
Pembajakan ini terjadi sekitar pukul 16:00 WIT Sabtu (17/8). Dalam kapal tersebut terdapat 30 orang penumpang namun saat terjadi insiden pembajakan, sembilan orang menceburkan diri ke laut namun dua orang ditemukan telah meninggal dunia. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Bajak Laut Serbu Kapal IB FISH 7 di Perairan Gabon, 4 Pelaut Indonesia Jadi Sandera Bersenjata
TNI AL Telah Kerahkan 20 Kapal Perang Bantu Pemulihan Daerah Bencana di Sumatera
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam
KRI Semarang-594 Pembawa Logistik Korban Bencana Sumatra Mulai Bersandar, Bantuan Didistribusikan Pakai Helikopter
Viral Beras Bantuan TNI Jatuh Berceceran dari Helikopter dan Dipungut Korban Bencana, Begini Penjelasan Panglima TNI
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?