KRI dr Wahidin Sudirohusodo, Kapal Rumah Sakit yang Mampu Berlayar Sebulan Penuh
KRI. wahidin Sudirohusodo-991 (PT PAL)
MerahPutih.com - TNI Angkatan Laut (AL) memiliki kapal bantu rumah sakit bernama KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991. Kapal ini pada Sabtu (9/11) tengah berada negara Vanuatu.
Kapal bantu rumah sakit jajaran Koarmada III itu menempuh jarak sekitar 609 mil laut usai berlayar dari Fiji.
Vanuatu ialah salah satu dari keempat negara di Pasifik Selatan yang menjadi tujuan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 untuk membawa misi diplomasi pertahanan dan membawa pesan perdamaian.
Lantas, seperti apa spesifikasi dan kelebihan dari kapal dr.Wahidin Sudirohusodo (991) ini.
Baca juga:
Mengenal Koarmada III, Satuan TNI AL ‘Penjaga’ Lautan Indonesia Timur
KRI dr Wahidin Sudirohusodo merupakan Kapal Bantu Rumah sakit yang masuk dalam jajaran Satuan Kapal Bantu Komando Armada III.
Ia juga memiliki fungsi dalam rangka mendukung layanan kesehatan di darat, laut dan udara, serta mendukung Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang.
Kapal rumah sakit Indonesia ini diluncurkan tahun 2021. Namanya diambil dari seorang dokter bernama Wahidin Sudirohusodo yang merupakan pahlawan nasional di era penjajahan Belanda.
KRI dr. Wahidin Sudirohusodo (991) mempunyai panjang 124 meter dan lebar 21,8 meter, dengan bobot 7.290 ton. Kapal ini memiliki kemampuan berlayar hingga 30 hari penuh dengan jangkauan 10 ribu mil laut dengan kapasitas angkut total 643 orang, termasuk 159 pasien.
Mobilitas untuk misi evakuasi medis juga ditunjang dengan kemampuan mengangkut helikopter medis, ambulans boat, dan landing craft vehicle personnel (LCVP).
KRI ini merupakan kapal perang yang juga memiliki fungsi menjalankan tugas kemanusiaan.
Lalu dioperasikan sebagai kapal bantu Rumah Sakit Type C milik TNI Angkatan Laut untuk melayani kesehatan warga di wilayah pulau terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Yang membanggakan, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 adalah satu kapal buatan industri pertahanan dalam negeri hasil karya anak bangsa PT PAL Indonesia di Surabaya.
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan
TNI AL Telah Kerahkan 20 Kapal Perang Bantu Pemulihan Daerah Bencana di Sumatera
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam
KRI Semarang-594 Pembawa Logistik Korban Bencana Sumatra Mulai Bersandar, Bantuan Didistribusikan Pakai Helikopter
Viral Beras Bantuan TNI Jatuh Berceceran dari Helikopter dan Dipungut Korban Bencana, Begini Penjelasan Panglima TNI
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?