KPU Diserang Hacker, Arief Budiman Tak Khawatir
Ilustrasi (pixabay)
Merahputih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mewaspadai adanya serangan hacker yang kemungkinan bakal mengacaukan saat-saat pemilihan. Sebab, serangan itu sudah terjadi saat ini.
Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, serangan itu terjadi dari dalam dan luar negeri.
"Kalau dilihat dari IP addressnya itu datang dari dalam negeri dan luar negeri. Saya pikir engga perlu saya sebut nama negaranya, kecuali kita sudah tangkap baru boleh disebut," kata Arief di kantornya, Rabu (13/3).
Menurut Arief, yang menggunakan IP address dalam negeri bisa saja penggunanya berada di luar negeri. Sebaliknya, yang menggunakan IP Address dari luar negeri bisa juga sebetulnya dari dalam.
"Jadi tidak seperti diberitakan itu bahwa yang ngehack pasti dari situ. Tapi dari IP address bisa datang dari mana-mana, cuma orangnya siapa kita tidak tahu," jelas dia.
Arief menilai, bentuk serangan hacker bermacam-macam. Ada yang mengacaukan suara hingga meretas keamanan. "Sampai sekarang sudah bisa ditangani," paparnya.
Arief menegaskan, pihaknya tak khawatir. Pasalnya, penghitungan suara yang ditetapkan adalah hasil rekapan secara berjenjang dan manual melalui berita acara.
"Jadi andaikan sistem diserang sama KPU dinyatakan ga pakai itu, itu tidak apa-apa. Kan pemilu berdasarkan ketentuan UU hasil rekap manual melalui berita acara itu lah yang dipakai KPU," tutup Arief. (Knu)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
Modus Hacker 'Bjorka' Indonesia 5 Tahun Lolos dari Kejaran Polisi
Hacker ‘Bjorka’ Indonesia Ditangkap, Akui Pegang Data Jutaan Perusahaan Swasta & Perbankan
Era Baru Kejahatan Digital, CrowdStrike Sebut Serangan AI Makin Meningkat di 2025
Belajar dari Pengalaman, Pengamat Ingatkan Payment ID Rentan Dibobol Hacker
Akun X @H4ckmanac Klaim Bobol 700.000 Data Penerimaan CPNS, Begini Penjelasan Kemenhan
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
16 Miliar Data Bocor, Pengguna Apple hingga Google Diminta Ganti Password
Terungkap! Kebocoran Data Login Terbesar dalam Sejarah: 16 Miliar Kredensial Bobol Akibat Malware Infostealer