MerahPutih.Com - Persaingan bursa ketua umum Partai Golkar terus menguat di antara dua nama beken, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo. Kedua calon tersebut memiliki basis pendukung masing-masing di antara kader maupun sayap organisasi.
Kepemimpinan Airlangga Hartarto dinilai sukses oleh organisasi Partai Golkar, Kosgoro. Oleh karena itu, Kosgoro mendukung Menteri Perindustrian Kabinet Jokowi-JK ini untuk kembali memimpin partai berlambang pohon beringin ini dalam Munas Golkar yang akan diselenggarakan pada Desember 2019.
Baca Juga: Bisa Pertahankan Elektabilitas Golkar, Upaya 'Kudeta' Airlangga Hartarto Dinilai Aneh
"Dia adalah kader terbaik Kosgoro," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, Agung Laksono usai pelantikan pengurus Kosgoro Kabupaten Garut di Gedung Lasminingrat, Garut, Jawa Barat, Jumat (12/7).
ebih lanjut, Agung Laksono menyatakan Airlangga yang menjadi kader terbaik itu layak kembali memimpin Partai Golkar, dan juga memiliki kemampuan untuk membawa partai ke arah yang lebih baik.
Kosgoro, lanjut Agung, berharap Partai Golkar kembali jaya dan merebut kemenangan dalam setiap pemilihan kepala daerah maupun presiden untuk membangun bangsa yang lebih baik.
"Kosgoro memandang ini momentum tepat bagi Partai Golkar bahwa di tahun-tahun ke depan harus berjaya kembali, Golkar harus mampu rebut kemenangan," ungkap Agung Laksono.
Ia menyampaikan, Munas Golkar tidak hanya untuk memilih ketua umum, tetapi untuk ke depannya harus cocok menjadi calon Presiden Indonesia pada 2024.
Menurut dia, perjalanan politik Airlangga sangat bagus dan cocok untuk maju menjadi calon presiden pada Pemilihan Presiden Indonesia yang akan datang.
Baca Juga: Mulai Digoyang, Pengamat Nilai Kepemimpinan Airlangga Hartarto di Golkar Kurang Mengakar
"Airlangga cocok untuk ketum dan capres, minimal cawapres di 2024, apalagi peluang di 2024 dari zero lagi, tak ada petahana," katanya.
Agung Laksono sebagaimana dilansir Antara menambahkan, alasan mengusung kader Golkar maju pada pemilihan presiden nanti karena selama ini Partai Golkar tidak mengusung kadernya.
"Nanti harus ada yang dari kader Golkar," tutupnya.(*)
Baca Juga: Aziz Syamsuddin Dukung Airlangga Hartarto di Munas Golkar 2019