Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 20 menit lalu
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan tambahan belanja paket stimulus semester II-2026 bebas dari risiko pembengkakan defisit APBN 2026.

Pemerintah meluncurkan anggaran jumbo demi menjaga daya beli masyarakat sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi nasional.

(Defisit fiskal) aman,

ujar Airlangga Hartarto.

Baca juga:

Bocoran Asumsi Makro RAPBN 2027 Racikan DPR dan Pemerintah

Kucuran Dana Stimulus dan Rincian Belanja

Pemerintah menggelontorkan paket stimulus semester II dengan total anggaran mencapai Rp26,34 triliun. Alokasi dana besar tersebut menyasar tiga sektor utama guna memperkuat fondasi ekonomi domestik.

Sektor transportasi menerima insentif sebesar Rp2,04 triliun. Selanjutnya, program magang dan vokasi mengantongi dana Rp6,26 triliun, serta bantuan pangan mendapatkan porsi terbesar senilai Rp18,04 triliun.

Menko Airlangga menegaskan peluncuran paket stimulus ini belum mengubah postur fiskal sepanjang tahun ini.

Menko

Bayang-Bayang Pelebaran Defisit Fiskal

Pemerintah mematok target awal defisit APBN 2026 sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp689,1 triliun. Namun, lonjakan harga minyak dunia serta pelemahan nilai tukar rupiah memicu prediksi baru.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan defisit fiskal berpotensi melebar hingga kisaran 2,90 persen dari PDB.

Baca juga:

Dalam 5 Bulan Defisit APBN Capai Rp 180,4 Triliun

Berdasarkan data terbaru, defisit APBN per Mei 2026 bertengger di angka Rp180,4 triliun atau 0,70 persen dari PDB. Pendapatan negara mengumpulkan Rp1.185 triliun, setara 37,6 persen dari total target Rp3.153,6 triliun. Capaian pendapatan ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 19,1 persen secara tahunan.

Sementara itu, realisasi belanja negara menembus Rp1.365,4 triliun alias 35,5 persen dari pagu anggaran Rp3.842,7 triliun, mencatat lonjakan tajam sebesar 34,4 persen dibanding periode sama tahun lalu.

#Airlangga Hartarto #Stimulus Ekonomi #APBN #RAPBN 2026 #Defisit APBN #Anggaran APBN
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi Rp 26,34 triliun pada semester II 2026. Program mencakup diskon transportasi hingga bantuan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 20 menit lalu
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Indonesia
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Pemerintah mematok target awal defisit APBN 2026 sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp689,1 triliun
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 20 menit lalu
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Indonesia
Bocoran Asumsi Makro RAPBN 2027 Racikan DPR dan Pemerintah
Komitmen bersama tersebut mewujud nyata melalui kesepakatan asumsi dasar ekonomi makro beserta pagu anggaran tujuh kementerian koordinator
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Bocoran Asumsi Makro RAPBN 2027 Racikan DPR dan Pemerintah
Indonesia
Prabowo Setujui Anggara Rp 100 T Pemulihan Bencana Sumatra, Disalurkan Lewat 33 Kementerian/Lembaga
Presiden Prabowo Subianto menyetujui anggaran pemulihan pascabencana di Sumatra sebesar Rp 100,1 triliun untuk tiga tahun ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Prabowo Setujui Anggara Rp 100 T Pemulihan Bencana Sumatra, Disalurkan Lewat 33 Kementerian/Lembaga
Indonesia
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Pemerintah bersama bank sentral mengantongi modal kuat guna merealisasikan target pertumbuhan tinggi dengan tiga faktor utama
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Indonesia
Efisiensi Anggaran Pemerintah Berlanjut Sampai 2027
pemerintah membidik belanja negara pada rentang 13,62 persen hingga 14,80 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Efisiensi Anggaran Pemerintah Berlanjut Sampai 2027
Indonesia
Biaya MBG Hingga Mei Sudah Habis Rp 88,15 Triliun, Prabowo Instruksikan Pemangkasan Diperketat
Realisasi anggaran MBG Mei 2026 mencapai Rp88,15 triliun, naik Rp13 triliun dari April. Pemerintah siapkan penghematan sesuai instruksi Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
 Biaya MBG Hingga Mei Sudah Habis Rp 88,15 Triliun, Prabowo Instruksikan Pemangkasan Diperketat
Indonesia
Anggaran MBG Sudah Habiskan Rp 88,15 Triliun
Pemerintah memangkas pagu program MBG pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026 dari semula senilai Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Anggaran MBG Sudah Habiskan Rp 88,15 Triliun
Indonesia
Dalam 5 Bulan Defisit APBN Capai Rp 180,4 Triliun
Pertumbuhan pesat terjadi pada belanja pemerintah pusat, dengan kenaikan 52, 6 persen (yoy) atau senilai Rp 1.059,3 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Dalam 5 Bulan Defisit APBN Capai Rp 180,4 Triliun
Indonesia
Gaji Ke-13 Cair, Negara Rogoh Kocek APBN Rp 24 T untuk 5,5 Juta ASN-Pensiunan
Pemerintah resmi merealisasikan pembayaran gaji ke-13 kepada aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan dengan total anggaran mencapai Rp 24 triliun.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Gaji Ke-13 Cair, Negara Rogoh Kocek APBN Rp 24 T untuk 5,5 Juta ASN-Pensiunan
Bagikan