Tidak Gerus APBN, CSR Swasta Danai MBG SKhN 1 Kab Tangerang Diusung Jadi Acuan Nasional

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
 Tidak Gerus APBN, CSR Swasta Danai MBG SKhN 1 Kab Tangerang Diusung Jadi Acuan Nasional

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. (MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Khusus Negeri (SKhN) 1 Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi sorotan nasional.

Berbeda dengan program MBG lain yang menggunakan anggaran APBN, pelaksanaan di sekolah ini sepenuhnya dibiayai dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan swasta.

Baca juga:

Prabowo Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Alternatif MBG, Minta Dikaji Dulu

Kepada media di Tangerang, Kamis (16/7), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengusulkan model pendanaan ini bisa menjadi tolok ukur acuan nasional.

Program Makan Bergizi Gratis ini dibiayai murni oleh CSR perusahaan, bukan dari APBN. Kami berharap model kolaborasi seperti ini dapat menjadi benchmark nasional,

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana

Tidak Menggerus APBN

Menurut Ivan, langkah kolaborasi pihak swasta itu mengurangi ketergantungan program MBG terhadap APBN, sekaligus memuliakan anak-anak berkebutuhan khusus.

Untuk itu, PPATK berkomitmen bersinergi dengan Pemkab Tangerang dan mitra swasta untuk memperluas gerakan kepedulian mendukung program MBG tanpa harus menggerus uang APBN.

Mereka (swasta) memiliki kemampuan dan potensi yang harus terus kita dukung,

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana


Kolaborasi Hak Pendidikan Anak Inklusif

Penggagas kolaborasi, Yayasan Inklusi Pelita Bangsa menyampaikan apresiasi kepada PPATK dan para donatur yang terlibat. Program MBG berbasis CSR ini disebut sebagai bentuk kasih sayang sekaligus investasi masa depan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Baca juga:

Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya

Ketua Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Cahaya Mantovani menegaskan setiap anak memiliki potensi dan cara belajar berbeda. Dilansir Antara, Yayasan menegaskan tanggung jawab bersama adalah menghadirkan lingkungan inklusif dan kesempatan yang sama.

“Kami berkomitmen menjalankan program ini secara berkelanjutan sebagai dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” tandas Cahaya. (*)

#Makan Bergizi Gratis #CSR #APBN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Setelah Sidoarjo, Dugaan Keracunan MBG kini Menimpa Ratusan Siswa di Tana Toraja
Puluhan siswa dari SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Makale dilarikan ke rumah sakit setelah diduga keracunan makanan MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Setelah Sidoarjo, Dugaan Keracunan MBG kini Menimpa Ratusan Siswa di Tana Toraja
Indonesia
Kelalaian SPPG hingga Makanan Basi, Pemicu Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Ada kelalaian pada prosedur operasional standar (SOP) pendistribusian MBG.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kelalaian SPPG hingga Makanan Basi, Pemicu Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Indonesia
BGN Tetapkan Ketentuan Jam Kerja Kepala Dapur MBG, Wajib Hadir di Dini Hari
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib bagi kepala SPPG dapur MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
BGN Tetapkan Ketentuan Jam Kerja Kepala Dapur MBG, Wajib Hadir di Dini Hari
Indonesia
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan
Seluruh pasien kini mendapat perawatan intensif dari tenaga medis profesional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan
Indonesia
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Sebanyak 431 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin disuspend sementara BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Indonesia
316 Santri Dirawat di RSUD Notopuro, Total 762 Korban Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo
762 santri diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi paket MBG di Sidoarjo. Sebanyak 316 santri dirawat di RSUD Notopuro dan 446 lainnya di enam rumah sakit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
316 Santri Dirawat di RSUD Notopuro, Total 762 Korban Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo
Indonesia
Kepala BGN Sudaryono Bongkar Modus Calo Program Makan Bergizi Gratis
Hati-hati penipuan berkedok pelicin operasional dapur SPPG Program Makan Bergizi Gratis! Kepala BGN Sudaryono minta korban lapor polisi dan ancam pecat petugas yang lalai
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Kepala BGN Sudaryono Bongkar Modus Calo Program Makan Bergizi Gratis
Indonesia
Cari Pemasukan Rp 3.426 Triliun, Purbaya Bakal Kejar Kepatuhan Pembayar Pajak
Pemerintah merencanakan Belanja Negara sebesar Rp 4.097,2 triliun pada 2027 atau tumbuh 3,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Cari Pemasukan Rp 3.426 Triliun, Purbaya Bakal Kejar Kepatuhan Pembayar Pajak
Indonesia
Banggar Dorong Perbaikan Tata Kelola APBN melalui 11 Rekomendasi kepada Pemerintah
Sebelas rekomendasi itu merupakan tindak lanjut atas rekomendasi BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPP dan Laporan Hasil Review atas Pelaksanaan Transparansi Fiskal.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Banggar Dorong Perbaikan Tata Kelola APBN melalui 11 Rekomendasi kepada Pemerintah
Indonesia
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG
Siswa merasa badannya tidak enak pada Kamis sore dan berlanjut hingga Jumat pagi.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG
Bagikan