Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Korupsi Rp 1,2 Miliar, Mantan Kepala BPAD Ditahan Kejatisu

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 02 Agustus 2017
Korupsi Rp 1,2 Miliar, Mantan Kepala BPAD Ditahan Kejatisu

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Sumanggar Siagian. (MP/Amsal Chaniago)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menahan Mantan Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Provinsi Sumut Hasangapan Tambunan atas tuduhan kasus korupsi.

"Tadi Hasangapan telah kita tahan untuk selama 20 hari kedepan, setelah diperiksa selama empat jam oleh penyidik Pidsus yang diketuai Muhammad Isnayanda di ruangan Pidsus lantai Kejati Sumatra Utara," kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Sumanggar Siagian kepada wartawan di Medan, Rabu (02/08).

Sumanggar mengatakan bahwa Hasangan selaku Pengguna Anggaran di BPAD di tahun 2014, diduga telah melakukan mark up dalam kegiataan penggadaan buku perpustakaan di Sumatra Utara.

Adapun dugaan mark up dalam pengadaan buku yang dilakukan Hasangapan dalam kasus ini bersumber dari tiga kegiatan di antaranya, pengadaan buku untuk pesantren, rumah ibadah, dan perpustakaan keliling.

Seperti yang disampaikan Sumanggar bahwa dari tiga kegiatan yang berasal dari APBD 2014, senilai Rp 3,2 miliar tersebut, negara mengalami kerugian Rp 1,2 miliar lebih.

Untuk kasus ini, Sumanggar menjelaskan telah menetapkan tujuh tersangka.

Dari tujuh tersangka tersebut, tiga orang sudah ditahan, selain Hasangapan, penyidik telah terlebih dahulu menahan M Kumaidi Direktur Sarana Abadi dan Heri Novianto Direktur CV Indo Prima.

Sementara itu, empat tersangka lainnya termasuk William Josua Butarbutar Direktur CV Alfa Omega, juga akan dipanggil paksa karena sudah tiga kali mangkir dengan alasan sakit.

Namun, ketika ditanyakan identitas tiga tersangka lainnya, Sumanggar terlihat enggan membeberkan dan hanya menjelaskan ini untuk proses penyidikan. Tapi ia menjelaskan bahwa ketiganya adalah rekanan.

Berita ini merupakan laporan dari kontributor merahputih.com untuk wilayah Medan, Amsal Chaniago. Baca berita terkait kasus korupsi lainnya di: Sering Ungkap Kasus, Ini Jumlah Uang Negara Yang Berhasil Diselamatkan Kejatisu

#Kasus Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kuasa Hukum Nilai Predicate Crime Kasus TPPU Febrie Adriansyah masih Abu-abu
Kejelasan tindak pidana asal sangat penting karena akan menentukan arah pembelaan sekaligus proses hukum yang akan dijalani kliennya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kuasa Hukum Nilai Predicate Crime Kasus TPPU Febrie Adriansyah masih Abu-abu
Indonesia
Polisi Baru Olah TKP Hari Ini, Klinik TKP Kematian Sutrimo Sudah Rusak
Polisi baru olah TKP kematian Sutrimo di Kebayoran Baru. TKP sudah rusak, penyelidikan terkendala. Dugaan korban penjaga rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah masih didalami.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Baru Olah TKP Hari Ini, Klinik TKP Kematian Sutrimo Sudah Rusak
Indonesia
Tanpa Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Tiba di Rutan KPK usai Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah, tiba di Rutan KPK pada Jumat (24/7) pukul 23.21 WIB.
Soffi Amira - Sabtu, 25 Juli 2026
Tanpa Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Tiba di Rutan KPK usai Ditahan Kejagung
Indonesia
Kasus Korupsi Bupati Lombok Barat, KPK Sita Toyota Alphard Diduga Gratifikasi
KPK menyita Toyota Alphard dalam kasus korupsi Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Kasus Korupsi Bupati Lombok Barat, KPK Sita Toyota Alphard Diduga Gratifikasi
Indonesia
Politik Berbiaya Tinggi Pemicu Kepala Daerah Korupsi
Maraknya kepala daerah tersangkut korupsi tidak terlepas dari tingginya biaya politik serta faktor karakter pribadi pemimpin.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Politik Berbiaya Tinggi  Pemicu Kepala Daerah Korupsi
Indonesia
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Puan Minta Hormati Penyidikan yang Sedang Berjalan
Ketua DPR RI, Puan Maharani, angkat bicara soal belum ditahannya eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Puan Minta Hormati Penyidikan yang Sedang Berjalan
Indonesia
Febrie Adriansyah belum Ditahan, Pengamat Ingatkan Kejagung Jaga Akuntabilitas Penyidikan
Belum adanya penahanan terhadap Febrie menimbulkan pertanyaan publik terkait dengan konsistensi penegakan hukum dalam perkara tindak pidana korupsi.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Febrie Adriansyah belum Ditahan, Pengamat Ingatkan Kejagung Jaga Akuntabilitas Penyidikan
Indonesia
Kasus JAM-Pidsus Febrie Adriansyah, Pakar Hukum: Kedekatan dengan Presiden Bukan Tameng untuk Lolos dari Proses Hukum
Jika kedekatan dengan penguasa dijadikan dasar untuk menghentikan proses hukum, hal tersebut justru bertentangan dengan prinsip negara hukum yang demokratis.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Kasus JAM-Pidsus Febrie Adriansyah, Pakar Hukum: Kedekatan dengan Presiden Bukan Tameng untuk Lolos dari Proses Hukum
Indonesia
Kortastipidkor Polri Tetapkan Tersangka Korupsi PT PPA–PT BAS, Kerugian Negara Rp 38,8 Miliar
Kortastipidkor Polri mengungkap dugaan korupsi pembiayaan invoice financing PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara capai Rp 38,8 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Kortastipidkor Polri Tetapkan Tersangka Korupsi PT PPA–PT BAS, Kerugian Negara Rp 38,8 Miliar
Indonesia
KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta dalam OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dan dokumen dalam OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Sebanyak 19 orang diamankan, tujuh di antaranya dibawa ke Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta dalam OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Bagikan