Korsel Laporkan Lonjakan Pasien COVID-19 Sembuh Kembali Kambuh

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 14 April 2020
Korsel Laporkan Lonjakan Pasien COVID-19 Sembuh Kembali Kambuh

Para peneliti mendemonstrasikan sampel iLAMP Novel-Coronavirus Detection Kit di kantor iONEBIO's di Seongnam, Korea Selatan, 26/3/2020. ANTARA/REUTERS/Kim Hong-Ji/TM

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Korea Selatan melaporkan pada Senin (13/4) bahwa setidaknya 116 orang yang pada awalnya dinyatakan sembuh dari virus corona telah kembali dites positif. Pernyataan itu disampaikan meski para pejabat setempat menyiratkan akan segera dilakukan pelonggaran pembatasan ketat.

Korea Selatan melaporkan hanya 25 kasus baru secara keseluruhan pada Senin, tetapi mencatat peningkatan pasien "yang kembali positif" yang telah menimbulkan kekhawatiran ketika negara itu berupaya untuk memberantas infeksi.

Baca Juga:

Di Korsel, 91 Pasien Sembuh Kembali Positif COVID-19

Dikutip Antara, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kekambuhan itu. Tetapi Jeong Eun-kyeong, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) mengatakan, virus itu mungkin telah kembali aktif dan bukannya pasien yang terinfeksi ulang.

Para ahli lain mengatakan, tes yang salah mungkin juga berperan, atau sisa-sisa virus mungkin masih ada dalam tubuh pasien tetapi tidak menular atau membahayakan pasien atau orang lain.

Laporan 116 kasus itu lebih dari dua kali lipat dari 51 kasus yang dilaporkan Korea Selatan seminggu sebelumnya.

Seorang penjaga toko memberikan makanan di pojok drive through sashimi, di Seoul, Korea Selatan, Minggu (5/4/2020). (REUTERS/KIM HONG-JI)
Seorang penjaga toko memberikan makanan di pojok drive through sashimi, di Seoul, Korea Selatan, Minggu (5/4/2020). (REUTERS/KIM HONG-JI)

Korea Selatan berencana untuk mengirim 600.000 alat uji virus corona ke Amerika Serikat pada Selasa, pengiriman pertama setelah permintaan dari Presiden AS Donald Trump, menurut seorang pejabat Seoul kepada Reuters pada Senin.

Para pemimpin pemerintahan, sementara itu, meminta warga Korea Selatan untuk terus mengikuti panduan dan pembatasan pada pertemuan sosial, tetapi mengisyaratkan bahwa kebijakan itu dapat segera dilonggarkan.

Korea Selatan telah mengimbau warga untuk mengikuti jarak sosial yang ketat hingga setidaknya 19 April, tetapi karena kasus-kasus menurun dan cuaca membaik, semakin banyak orang yang melanggar kebijakan itu.

Pada pertemuan manajemen bencana pada Senin, Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengatakan pemerintah akan segera mencari cara untuk melonggarkan kebijakan itu, yang menyerukan orang untuk tinggal di rumah, menghindari pertemuan sosial dalam bentuk apa pun, dan hanya keluar karena alasan penting.

Baca Juga:

Di Tengah Pandemi COVID-19, Etihad Airways Tambah Rute Baru

"Akhir minggu ini, kami berencana untuk meninjau kampanye jarak sosial kami yang telah kami lakukan sejauh ini dan membahas apakah kami akan beralih ke langkah-langkah keselamatan rutin," katanya.

Beberapa pemerintah daerah telah memberlakukan tindakan yang lebih ketat, termasuk menutup bar dan klub malam, melarang demonstrasi besar, dan membatasi layanan gereja.

Chung mengingatkan bahwa bahkan ketika pembatasan sudah dilonggarkan, negara itu tidak akan kembali beroperasi seperti sebelum wabah.

"Kami membutuhkan pendekatan yang sangat hati-hati karena setiap pelonggaran jarak sosial dapat membawa konsekuensi yang tidak dapat diubah, dan harus merenungkan secara mendalam tentang kapan dan bagaimana kita beralih ke sistem baru," katanya. (*)

Baca Juga:

Dokter-Dokter di AS Terkejut Cepatnya Corona Renggut Nyawa Para Pasien

#Korea Selatan #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Remaja China Ditangkap di Jeju, Sadap Komunikasi Menara Kontrol Bandara
Remaja itu membawa perangkat radio yang diduga digunakan untuk mendengarkan komunikasi penerbangan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Remaja China Ditangkap di Jeju, Sadap Komunikasi Menara Kontrol Bandara
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Lifestyle
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Halal Pavilion kembali hadir dalam JIPREMIUM 2026 dengan menghadirkan produk-produk asal Korea Selatan, termasuk makeup yang telah tesertifikasi halal.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Olahraga
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Shin Tae-yong terseret kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat masih menangani Ulsan HD pada musim lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 24 Juli 2026
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Indonesia
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Kabar mengenai seorang WNI berinisial F asal Madiun, Jawa Timur yang diduga kabur dalam perjalanan tur di Korea Selatan menjadi sorotan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Bagikan