Korban Tewas Kerusuhan 22 Mei Bertambah, 1 Meninggal di RSUD Tarakan Hari Ini

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 23 Mei 2019
Korban Tewas Kerusuhan 22 Mei Bertambah, 1 Meninggal di RSUD Tarakan Hari Ini

Ilustrasi foto jenazah. foto: Istockphoto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Korban meninggal akibat kerusuhan Mei 22 kembali bertambah setelah sebelumnya ada 6 orang tewas berdasarkan pernyataan Gubernur DKI Anies Baswedan. Korban ketujuh atas nama Sandro meninggal di RSUD Tarakan Jakarta Pusat dinihari tadi.

Pria kelahiran 4 Oktober 1987 itu tercatat sebagai warga Serpong RT 05 RW 02 Tangerang Selatan, Banten. Data yang dihimpun, Sandro diterima pihak RSUD Tarakan pada Rabu (22/5) pukul 11.52 WIB kemarin dan sempat mendapat perawatan. Namun, nyawanya sudah tidak tertolong. Catatan Pihak RSUD Tarakan menyatakan korban meninggal Kamis (23/5) dini hari tadi, pada pukul 03.41 WIB.

BACA JUGA: Identitas 2 Korban Tewas Rusuh Petamburan, 1 Anggota FPI Pandeglang

ANTARANEWS
Petugas TNI berjaga di KS Tubub. Foto: ANTARANEWS

Data hingga Kamis (23/5) pukul 10.00 WIB, RSUD Tarakan merawat sebanyak 168 orang sejak kemarin. Adapun sampai saat ini masih ada 11 orang yang menjalani perawatan, sedangkan sisanya sudah boleh pulang.

Berikut daftar nama korban yang masih di rawat di RSUD Tarakan; M Fahrozi (19), Fahri Yadi (33), Andriansah (18), Wawan (19), Sandi Ramanda (22), Fikri (17), Rachel Saputra (16), Andi (24), Rino Wijaya (29), Jaka Riandi (20), M Sony (21). Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Tarakan terkait penanganan korban bentrok dan tindakan medis yang diberikan.

Untuk diketahui, saat meninjau RS Tarakan, Anies menjelaskan total saat ini ada 6 orang yang meninggal, dua mayat di antaranya di RS Tarakan dan sisanya masing-masing satu berada di RS Pelni, RS Budi Kemuliaan, RSCM dan RSAL Mintoharjo. "Ini (data) per jam 9," tegas Anies di RS Tarakan, Jakarta, Rabu (22/5).

RS Budi Kemuliaan

BACA JUGA: Demo Berdarah, Amien Rais Minta Kapolri Tito Bertanggung Jawab

Adapun dua korban yang sebelumnya meninggal di RS Tarakan atas nama Adam Nooryan, laki-laki berusia 17 tahun dan Abdul Aziz, usia 26 tahun, simpatisan FPI asal Pandeglang. Sedangkan, korban bernama Farhan Syafero asal Grogol, Jakarta Barat meninggal di RS Budi Kemuliaan. Sisa identitas 3 korban meninggal lainnya dalam kerusuhan 22 Mei sampai saat ini belum jelas. (Asp)

#Demo Rusuh #Pemilu 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Viral Foto Wajah Terduga Penganiaya Warga Pejompongan Tewas Saat Demo, Polda Bilang Itu AI
Polda Metro Jaya memastikan foto wajah terduga pelaku penganiayaan warga Pejompongan saat demo DPR yang viral di medsos hasil manipulasi AI
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Viral Foto Wajah Terduga Penganiaya Warga Pejompongan Tewas Saat Demo, Polda Bilang Itu AI
Indonesia
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra angkat bicara soal kericuhan Pejompongan pasca demo 27 Agustus. Warga diminta tenang dan tak termakan hoaks selagi Polda Metro Jaya usut tuntas kasus ini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Indonesia
DPN Peradi Desak Polri Usut Tuntas Kematian Bambang Setiyawan Saat Kericuhan di Pejompongan
Fikri meminta Polri melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional, transparan, dan akuntabel
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
DPN Peradi Desak Polri Usut Tuntas Kematian Bambang Setiyawan Saat Kericuhan di Pejompongan
Indonesia
Ditangkap saat Kericuhan Demo 27 Agustus, Polisi Pulangkan 141 Anak dengan Pengawasan
Secara total 152 anak ditangkap, 149 di antaranya merupakan laki-laki dan 3 lainnya merupakan perempuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Ditangkap saat Kericuhan Demo 27 Agustus, Polisi Pulangkan 141 Anak dengan Pengawasan
Indonesia
Kawasan Slipi kembali Normal, Masyarakat Diminta tak Terprovokasi
Aktivitas warga, termasuk pengguna jalan dan kegiatan masyarakat lainnya, juga berlangsung seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Kawasan Slipi kembali Normal, Masyarakat Diminta tak Terprovokasi
Indonesia
Demo Jakarta Berujung Anarkis, Pemprov DKI Geram CCTV Pejompongan Dirusak Massa
Aksi demo di Jakarta berujung anarkis dengan perusakan CCTV publik di kawasan Pejompongan. Diskominfotik DKI Jakarta sangat menyayangkan insiden ini dan siap tindak tegas pelaku
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo Jakarta Berujung Anarkis, Pemprov DKI Geram CCTV Pejompongan Dirusak Massa
Berita Foto
Aksi Polisi Anti Huru-Hara Kawal Gedung DPR saat Demo 27 Agustus
Sejumlah personil kepolisian anti huru-hara berjaga saat aksi unjuk rasa 27 Agustus di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Aksi Polisi Anti Huru-Hara Kawal Gedung DPR saat Demo 27 Agustus
Indonesia
Mal di Jakarta Pasang Pagar Tinggi, DPRD: Bukan Situasi Kota Yang Ideal
Selain aparat keamanan, masyarakat memiliki peran besar menciptakan suasana yang aman dengan tidak mudah terpengaruh provokasi yang dapat memicu konflik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Mal di Jakarta Pasang Pagar Tinggi, DPRD: Bukan Situasi Kota Yang Ideal
Indonesia
Puluhan Kereta Api Terdampak Demo di Bundaran HI, Keberangkatan dan Kedatangan Dialihkan ke Stasiun Jatinegara
Langkah antisipasi ini merespons potensi kepadatan arus kendaraan menuju arah Stasiun Gambir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
Puluhan Kereta Api Terdampak Demo di Bundaran HI, Keberangkatan dan Kedatangan Dialihkan ke Stasiun Jatinegara
Indonesia
Polisi Cari Pola dan Model Pengamanan Unjuk Rasa Yang Paling Humanis
Polri tidak ingin tergesa-gesa dalam menetapkan regulasi baru yang akan diterapkan secara nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
Polisi Cari Pola dan Model Pengamanan Unjuk Rasa Yang Paling Humanis
Bagikan