Kongres Partai Nasdem Agendakan Pemilihan Ketua Umum Baru

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 06 November 2019
 Kongres Partai Nasdem Agendakan Pemilihan Ketua Umum Baru

Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate di Posko Cemara, Jakarta Pusat (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Partai Nasdem akan menggelar Kongres ke-2 pada 9-11 November mendatang. Kongres akan membahas persiapan Pilkada 2020 hingga persiapan Pilpres 2024.

Ketua Steering Committee Kongres Nasdem Johnny G Plate menuturkan ada 4 agenda yang akan dibahas pada kongres nanti.

Baca Juga:

Pengamat Prediksi Surya Paloh Sedang Bangun Poros Baru Lawan Megawati

"Rancangan-rancangan keputusan yang dilakukan yang pertama pemilihan dan penetapan ketua umum Partai Nasdem Periode 2019-2024. Rancangan keputusan di dalam sidang, sidang komisi pleno dan komisi di antaranya terkait dengan amandemen, adendum, penambahan, pengurangan, perubahan organisasi yang terkait dengan transformasi maupun regenerasi politik," ujar Johnny kepada wartawan di Kantor DPP Nasdem, Jalan RP, Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (6/11).

Johnny G Plate sebut partainya akan pilih Ketum baru pada kongres nanti
Johnny G Plate. (ANTARA/Agus Salim/sh)

Nasdem juga akan membicarakan garis besar haluan partai atau GBHP. GBHP disebut Johnny sebagai acuan partai Nasdem untuk lima tahun ke depan.

"Kedua rancanangan keputusan terkait dengan garis besar haluan partai (GBHP), yang menjadi acuan Nasdem dan organisasi sayapnya 5 tahun ke depan," kata dia.

Johnny mengatakan NasDem juga akan mempersiapkan Pilkada 2020 dan Pemilu 2024. NasDem memiliki target pemenangan dalam kontestasi politik itu.

"Ke empat, rancangan keputusan terkait pemilu, termasuk di dalamnya pemilihan Presiden. NasDem mempunyai beberapa target politik kontestasi 2019-2024," kata dia.

Baca Juga:

Temui PKS, Nasdem Bantah Surya Paloh Sakit Hati dengan Bergabungnya Prabowo

Menurut Johnny, Nasdem menargetkan kemenangan pada Pilkada 2020. Selain itu NasDem juga menargetkan untuk kemenangan Pileg dan Pemilu 2024.

"Pertama kami akan menyiapkan strategi untuk mencanangkan kemengan Pilkada 2020 sebagaimana amanat UU Pilkada. Kedua, mencanangkan Kemenangan Pileg 2024. Ketiga mencanangkan kemenangan Pilpres 2024.l," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Pengamat Politik Anggap Parpol Sudah Mulai Bermanuver untuk Pemilu 2024

#Partai Nasdem #Ketua Umum Partai Nasdem #Surya Paloh
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino merespons isu Gibran ingin mengakuisisi NasDem. Ia menyebut hal itu berani, namun membuka peluang jika ingin bergabung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Bagikan