Pengamat Prediksi Surya Paloh Sedang Bangun Poros Baru Lawan Megawati

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 02 November 2019
 Pengamat Prediksi Surya Paloh Sedang Bangun Poros Baru Lawan Megawati

Pengamat politik M Qodari menilai Surya Paloh sedang galang kekuatan untuk lawan Megawati (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pengamat politik M Qodari menilai rivalitas antara Partai Nasdem dengan PDI Perjuangan sebagai sesama pendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) makin tinggi.

Menurut Qodari, PDIP terkesan memimpin koalisi tersendiri. Di sisi lain ada Nasdem yang juga bermanuver untuk menggalang kekuatan, termasuk dengan mendekati Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Baca Juga:

Presiden Jokowi Ultimatum Kapolri untuk Segera Tuntaskan Kasus Novel

Qodari menambahkan, ada kemungkinan Surya Paloh akan terus bermanuver dengan menemui petinggi partai politik yang tak menjadi bagian pemerintahan Presiden Jokowi.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman siap lawan Megawati
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) berpelukan dengan Presiden PKS Sohibul Iman. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

“Saya menduga Pak Paloh akan menjalin komunikasi dengan PKS, menyusul kemudian PAN dan diduga keras Partai Demokrat,” kata Qodari saat acara diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (2/11).

Ia menduga, manuver yang dilakukan para parpol seperti merapatnya Gerindra ke partai pendukung pemerintah dan Nasdem yang merapat ke partai opisisi diyakini untuk membuat koalisi dan poros baru di Pemilu 2024.

Qodari menerangkan bahwa manuver para elite politik Indonesia juga memiliki efek yang cukup bahaya di masyarakat karena berpotensi dapat membelah keutuhan bangsa.

"Saya kira elite politik Indonesia juga menyadari bahwa ternyata dinamika pemilu itu menjadi semacam dalam tanda kutip perang di dalam masyarakat yang begitu membelah," ujar Qodari.

Pengamat politik Hersubeno Arief menyebut, Nasdem memiliki power untuk menjadi partai pemimpin koalisi.

Ia mencontohkan posisi Nasdem yang berada di peringkat kelima.

"Nasdem yang tak memiliki basis massa kuat mampu melampau perolehan PKS dan Demokrat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono. Ini membuktikan Nasdem memiliki peluang kuat minimal menembus tiga besar," kata Hersubeno.

Baca Juga:

Temui PKS, Surya Paloh Dianggap 'Ngambek' Politik

Sementara, Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya mengatakan, Surya Paloh akan kembali menggelar pertemuan dengan partai yang berada di luar pemerintahan.

Ia pun mengungkapkan, Surya Paloh akan bertemu dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pada akhir bulan ini. "Saya sudah berkomunikasi dengan Mas Eddy Soeparno (Sekjen PAN), ini kami lagi sibuk, Nasdem masih menggelar hajatan kongres di pekan depan," pungkas Willy Aditya.(Knu)

Baca Juga:

Polisi Segera Periksa Ade Armando Terkait Penyebaran Meme 'Joker' Anies

#Surya Paloh #Megawati Soekarnoputri #Partai Nasdem #PDI Perjuangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Kebijakan tersebut perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Bagikan