Komisi X DPR Apresiasi Perjuangan Atlet Indonesia di SEA Games 2021

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 14 Mei 2022
Komisi X DPR Apresiasi Perjuangan Atlet Indonesia di SEA Games 2021

Anggota Komisi X DPR RI Ali Zamroni, Foto : Jaka/Man

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Gerindra, Ali Zamroni mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia yang berhasil menggeser Malaysia pada posisi kedua klasemen perolehan medali SEA Games 2021 Vietnam.

Ali mengatakan prestasi tersebut patut dibanggakan mengingkat persiapan yang dilakukan kontingen Indonesia cukup terbatas.

Baca Juga

Debut di SEA Games 2021, Alisya Mellynar Tak Menyangka Raih Medali Emas

"Saya patut gembira apalagi di tengah masa pandemi. Para atlet kita kemarin punya waktu yang terbatas untuk melakukan pelatihan-pelatihan dan persiapan tetapi hasilnya menggembirakan. Saat ini kita bisa menggeser posisi Malaysia yang meraih 13 medali, kita berhasil meraih 13," kata Ali kepada MerahPutih.com, Sabtu (14/5).

Menurutnya, publik mesti memberikan dukungan agar para atlet kebanggaan dapat terus berjuang membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.

"Ini harus selalu kita support, baik para atlet maupun para pelatihnya supaya bisa berjuang. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk bisa mengangkat nama indonesia di kancah internasional di bidang olahraga," ujarnya.

Regu putri mengamankan medali perak dalam laga final terakhir cabang dayung SEA Games 2021, Sabtu (14/5/2022). (NOC Indonesia/MP Media/Arie Prijono)


Ia pun berharap cabang olahraga (cabor) unggulan Indonesia seperti angkat besi dan atletik bisa memberikan medali agar Indonesia bisa menempel ketat tuan rumah Vietnam di posisi pertama.

"Tentu bisa menjadi penyemangat untuk atlet kita, untuk bisa terus semangat dalam berjuang. Apresiasi yang luar biasa kemarin kita dihajar pandemi COVID-19 tetapi kita bisa membuktikan bisa punya prestasi," kata Ali.

Baca Juga

Juara Umum, Panen Medali Tim Dayung Indonesia Ditutup Perak Beregu Putri

Kontingen Indonesia sukses mengkudeta posisi nomor dua peringkat medali SEA Games 2021 sementara yang sebelumnya diduduki Malaysia, dalam perhelatan pesta olahraga bangsa-bangsa Asia Tenggara pada Sabtu (14/5) siang ini.

Berdasarkan data resmi SEA Games 2021 Vietnam, yang dilansir dari NOC Indonesia per pukul 19.00 WIB, kontingen Merah Putih mampu mengumpulkan total 33 medali, dengan rincian 13 emas, 16 perak, dan 4 perunggu.

Pencapaian ini menempatkan Indonesia di posisi kedua di bawah tuan rumah yang sudah mengoleksi total 83 medali, dengan 34 di antaranya medali emas.

Siang ini, Indonesia berhasil menyodok posisi kedua yang sebelumnya ditempati Malaysia. Hingga berita ini ditayangkan, Malaysia telah meraih total 40 medali, tetapi kalah dari perolehan medali perak

Hingga siang tadi, Tim Merah Putih sukses menambah perbendaharaan lima medali emas baru untuk mengamankan posisi kedua. Prestasi istimewa ini tidak lepas dari keberhasilan tim dayung atau rowing panen 4 medali emas dalam laga final hari ini.

Atlet-atlet dayung Indonesia sukses menyumbang pundi-pundi emas SEA Games 2021 lewat nomor Men’s Pair, Men’s Lightweight Single Sculls, Men’s Lightweight Pair, dan Rowing Men’s Quadruple Sculls

Adapun satu medali emas lainnya datang dari cabor Wushu, ketika Alisya Mellynar menunjukkan kedigdayaannya memenangkan nomor Taijiquan putri. (Pon)

Baca Jugas

Timnas Futsal Indonesia Pesta Gol

#Komisi X DPR #SEA Games #Sea Games 2021
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Ingatkan Pemerintah Soal Program Peningkatan Kualitas Guru
Dukung kenaikan tunjangan guru non-ASN dan ASN, DPR mengingatkan pemerintah agar peningkatan kualitas guru dan mutu pendidikan tetap menjadi prioritas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Juni 2026
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Ingatkan Pemerintah Soal Program Peningkatan Kualitas Guru
Indonesia
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Kebijakan tersebut masih perlu dikaji termasuk kajian terhadap perangkat guru yang akan mengajar.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
Respons Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis Masuk Sekolah, DPR Minta Penjelasan ke Kemendikdasmen
Komisi X DPR meminta Kemendikdasmen menjelaskan kesiapan implementasi hingga roadmap implementasi instruksi sekolah Indonesia ajarkan Bahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Respons Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis Masuk Sekolah, DPR Minta Penjelasan ke Kemendikdasmen
Indonesia
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Komisi X DPR RI mendukung gugatan kesejahteraan dosen di MK dan meminta hakim mengabulkan permohonan demi perbaikan pendidikan tinggi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Indonesia
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
DPR menilai kasus dugaan kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta sudah masuk kategori darurat dan tak boleh ditutup-tutupi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
Indonesia
Viral Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, DPR Minta Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Anggota Komisi X DPR RI Andi Muawiyah Ramly menyoroti dugaan ketidakadilan penilaian juri dalam LCC 4 Pilar MPR Kalbar yang viral di media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Viral Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, DPR Minta Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Indonesia
SE Guru Non-ASN Tuai Polemik, DPR Minta Abdul Mu’ti Beri Penjelasan
Komisi X DPR RI akan memanggil Mendikdasmen Abdul Mu’ti terkait polemik guru non-ASN usai terbitnya SE Nomor 7 Tahun 2026 yang memicu keresahan tenaga pendidik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 11 Mei 2026
SE Guru Non-ASN Tuai Polemik, DPR Minta Abdul Mu’ti Beri Penjelasan
Indonesia
Angka Putus Sekolah Turun Signifikan, DPR Soroti Tantangan Pendidikan Indonesia
Anggota Komisi X DPR RI mengapresiasi penurunan angka putus sekolah hingga 20 persen dalam lima tahun terakhir, namun meminta pemerintah tetap waspada.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Angka Putus Sekolah Turun Signifikan, DPR Soroti Tantangan Pendidikan Indonesia
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Bagikan