Komandan Pasukan Elit TNI Dijabat Jenderal Bintang 3, DPR : Perlu Diawasi agar Sesuai Kebutuhan dan Tak Sekedar Simbolik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Agustus 2025
Komandan Pasukan Elit TNI Dijabat Jenderal Bintang 3, DPR : Perlu Diawasi agar Sesuai Kebutuhan dan Tak Sekedar Simbolik

Anggota TNI. (Foto: dok. Puspen TNI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Langkah TNI yang ingin restrukturisasi di pasukan elitenya menuai tanggapan dari DPR. Tiga satuan TNI yaitu Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, Korps Marinir TNI AL, dan Kopasgat TNI AU. Wacananya, satuan elite tersebut akan dipimpin oleh perwira tinggi bintang tiga TNI.

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menilai, dengan semakin meningkatnya spektrum tantangan, baik dari aspek ancaman konvensional maupun non-konvensional dibutuhkan peningkatan status kepemimpinan.

Diharapkan, wacana tersebut dapat memberikan kewenangan dan fleksibilitas bagi satuan-satuan elite. Terutama, dalam menyusun strategi dan operasi.

"Ini bisa meningkatkan profesionalisme, sinergi antarmatra, serta mempertegas peran pasukan elite sebagai unsur pemukul strategis TNI yang adaptif terhadap perkembangan ancaman," ungkap Amelia kepada wartawan di Jakarta dikutip Jumat (8/8).

Baca juga:

Bakal Diresmikan Prabowo: Satuan Elit Kopassus, Marinir, dan Kopasgat Dipimpin Jenderal Bintang 3

Amelia mengatakan Komisi I DPR akan terus mengawasi pelaksanaan restrukturisasi pada tiga pasukan elite TNI tersebut. Sehingga, dapat menjawab kebutuhan pertahanan negara.

"Tentu Komisi I DPR akan terus mengawasi pelaksanaannya, agar reformasi kelembagaan tidak sekadar simbolik, melainkan benar-benar menjawab kebutuhan pertahanan negara dalam menghadapi kompleksitas tantangan global dan regional ke depan," ujar Amelia.

Baca juga:

Dijabat Jenderal Bintang 4, Ini Sejumlah Tugas dan Kewenangan yang Dimiliki Wakil Panglima TNI

Amelia mengatakan pihaknya mendukung setiap langkah modernisasi dan penataan organisasi TNI, termasuk validasi struktural yang dilakukan secara terukur, berbasis kebutuhan nyata, serta memperhatikan efisiensi anggaran dan struktur komando yang tidak tumpang tindih.

Ia berharap restrukturisasi di tiga pasukan elite TNI ini menjawab kebutuhan akan kompleksitas operasi militer ke depannya.

"Ini merupakan langkah strategis yang mencerminkan perkembangan dinamika ancaman dan kompleksitas operasi militer ke depan," kata Amelia. (Knu)

#TNI #Jenderal TNI #Komisi I DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI akan lebih difokuskan pada kegiatan internal di Mabes TNI. Keterlibatan masyarakat tetap ada, tetapi dilakukan secara terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Pesta meriah dan parade alutsista HUT ke-81 TNI di Monas resmi dibatalkan demi fokus penanganan bencana alam di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Indonesia
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
PT Transportasi Jakarta merubah dan menyesuaikan rute bus pada Minggu 20 September akibat event TNI Run di kawasan Monas-Bundaran HI. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
Bagikan