KLH Imbau Warga Waspada, Pencemaran Sungai Cisadane Capai 22,5 Km

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
KLH Imbau Warga Waspada, Pencemaran Sungai Cisadane Capai 22,5 Km

Polisi menemukan bangkai ikan di Sungai Cisadane. Foto: Dok. Polres Cisauk

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Puluhan ikan ditemukan mati mengapung di Sungai Cisadane, Tangerang. Insiden ini dipicu air tercemar limpasan air bekas kebakaran gudang pabrik kimia.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengatakan, Sungai Cisadane tercemar pestisida usai kebakaran pabrik di kawasan pergudangan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KLH menyatakan, peristiwa itu mengakibatkan pencemaran di sungai sepanjang 22,5 km.

Menurut keterangan dari KLH pada Kamis (12/2), pencemaran di Sungai Cisadane dilaporkan telah meluas hingga 22,5 km, yang meliputi wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

Baca juga:

Diduga Tercemar Zat Kimia, Warga Diminta Hindari Konsumsi Ikan Sungai Cisadane

Dampak yang teridentifikasi antara lain kematian berbagai biota akuatik, seperti ikan mas, ikan baung, ikan patin, ikan nila, dan ikan sapu-sapu.

KLH/BPLH (Badan Pengendalian Lingkungan Hidup) mengambil sampel air di bagian hulu dan hilir Sungai Cisadane, serta mengumpulkan sepuluh sampel ikan mati untuk diuji di laboratorium.

Pemeriksaan lanjutan juga akan dilakukan terhadap air Sungai Jaletreng, air tanah, serta biota perairan lainnya dengan melibatkan ahli toksikologi.

“Untuk sementara waktu, kami mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai agar tidak menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari karena berpotensi menyebabkan iritasi kulit dan mata, serta gangguan pernapasan jika uapnya terhirup," kata Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq.

Baca juga:

Kronologis 7 Jam Air PAM Tangerang Mati Total Akibat Cisadane Tercemar Zat Kimia

Selain itu, Hanif menyampaikan sebanyak 20 ton pestisida milik PT BS telah terbakar. Pestisida yang terbakar adalah jenis sipermetrin dan profenofos, yang umum digunakan untuk mengendalikan berbagai hama tanaman.

"Kurang lebih 20 ton pestisida terbakar, dan air sisa pemadaman yang bercampur residu kimia mengalir hingga mencemari sungai. Kondisi ini sangat berdampak serius terhadap ekosistem perairan dan masyarakat di sekitarnya," ujar Hanif.

Sebelumnya, pabrik pestisida yang berada di Kecamatan Setu, Kota Tangsel, tersebut terbakar pada Senin (9/2) lalu.

Petugas bahkan harus menggunakan dua truk pasir untuk memadamkan api yang berasal dari bahan kimia tersebut. Api baru padam setelah tujuh jam penanganan. (knu)

#Sungai Cisadane Tangerang #Pencemaran Sungai #Pestisida #Kimia
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menteri KLH Akui Labnya Kurang Lengkap, Hasil Pencemaran Cisadane Tunggu dari Kementan
Hanif menjelaskan Kementerian Lingkungan Hidup sendiri belum memiliki laboratorium untuk secara lengkap menangkap parameter cemaran terkait pestisida.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Menteri KLH Akui Labnya Kurang Lengkap, Hasil Pencemaran Cisadane Tunggu dari Kementan
Indonesia
Ternyata Gudang Pestisida Pencemar Sungai Cisadane Tidak Punya IPAL. Kok Bisa?
Gudang penyimpanan pestisida milik PT BS di Kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD, Tangsel itu, tidak memiliki fasilitas Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL).
Wisnu Cipto - Jumat, 13 Februari 2026
Ternyata Gudang Pestisida Pencemar Sungai Cisadane Tidak Punya IPAL. Kok Bisa?
Indonesia
Sungai Cisadane Butuh 2 Pekan untuk Benar-Benar Bersih dari Kontaminasi Pestisida
Pemerintah pusat hingga daerah turun langsung menangani kasus pencemaran kimia di Sungai Cisadane akibat insiden kebakaran pabrik pestisida.
Wisnu Cipto - Kamis, 12 Februari 2026
Sungai Cisadane Butuh 2 Pekan untuk Benar-Benar Bersih dari Kontaminasi Pestisida
Indonesia
KLH Imbau Warga Waspada, Pencemaran Sungai Cisadane Capai 22,5 Km
Sungai Cisadane Tangerang kini tercemar pestisida, akibat pabrik yang terbakar. Pencemaran meluas hingga 22,5 km.
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
KLH Imbau Warga Waspada, Pencemaran Sungai Cisadane Capai 22,5 Km
Indonesia
Diduga Tercemar Zat Kimia, Warga Diminta Hindari Konsumsi Ikan Sungai Cisadane
Warga Kota Tangerang diminta tak mengonsumsi ikan di Sungai Cisadane, setelah adanya dugaan pencemaran zat kimia.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Diduga Tercemar Zat Kimia, Warga Diminta Hindari Konsumsi Ikan Sungai Cisadane
Indonesia
Kronologis 7 Jam Air PAM Tangerang Mati Total Akibat Cisadane Tercemar Zat Kimia
Perumda Tirta Benteng Tangerang hentikan operasi IPA selama 7 jam akibat pencemaran Sungai Cisadane dari kebakaran gudang kimia.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
Kronologis 7 Jam Air PAM Tangerang Mati Total Akibat Cisadane Tercemar Zat Kimia
Indonesia
Busa Kali Sunter Disebut Akibat Limbah Rumah Tangga, DLH DKI Ambil Langkah Jangka Pendek dan Panjang
Debit air yang tinggi saat itu memicu turbulensi, yang menyebabkan busa meluap ke Kali Sunter
Angga Yudha Pratama - Selasa, 26 Agustus 2025
Busa Kali Sunter Disebut Akibat Limbah Rumah Tangga, DLH DKI Ambil Langkah Jangka Pendek dan Panjang
Indonesia
Pemprov DKI Tangan Atasi Busa di Kali Sunter yang Tercemar Kandungan Surfaktan
Dinas LH DKI akan berkoordinasi dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola Situ Ria Rio, untuk atasi masalah hingga pemulihan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Agustus 2025
Pemprov DKI Tangan Atasi Busa di Kali Sunter yang Tercemar Kandungan Surfaktan
Indonesia
Bukan Sulap Bukan Sihir, Pemprov DKI Jakarta Lenyapkan Busa Busuk di BKT Pakai Ribuan Liter Cairan 'Super'
Menurut Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, hasil simulasi ini akan menjadi acuan untuk menyusun prosedur standar operasional (SOP) di 13 sungai di Jakarta.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Agustus 2025
Bukan Sulap Bukan Sihir, Pemprov DKI Jakarta Lenyapkan Busa Busuk di BKT Pakai Ribuan Liter Cairan 'Super'
Indonesia
Simulasi Penanganan Busa di KBT Bikin Geger! Penyebabnya Ternyata Berasal dari Hal Sepele di Rumah
Dokumen ini wajib bagi usaha skala kecil dengan luas lahan terbangun di bawah satu hektare atau bangunan di bawah 5.000 meter persegi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Agustus 2025
Simulasi Penanganan Busa di KBT Bikin Geger! Penyebabnya Ternyata Berasal dari Hal Sepele di Rumah
Bagikan