Bukan Sulap Bukan Sihir, Pemprov DKI Jakarta Lenyapkan Busa Busuk di BKT Pakai Ribuan Liter Cairan 'Super'
Ilustrasi busa.(foto: pexels-anntarazevich)
Merahputih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan simulasi penanganan busa yang menumpuk di Pintu Weir 3 Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Utara.
Dalam kegiatan ini, mereka melepaskan empat liter cairan mikroorganisme yang dicampur dengan 2.500 liter air.
Analis Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Ria Triany, menjelaskan bahwa mikroba tersebut diharapkan dapat menguraikan polutan secara biologis atau biodegradasi.
Baca juga:
Simulasi Penanganan Busa di KBT Bikin Geger! Penyebabnya Ternyata Berasal dari Hal Sepele di Rumah
Busa ini terbentuk akibat tingginya kadar bahan organik (BOD, COD) dan surfaktan sintetis dari limbah rumah tangga serta usaha yang belum terkelola optimal.
Selain itu, turbulensi di pintu air juga memicu terbentuknya busa. Tidak hanya menggunakan mikroorganisme,
Pemprov DKI juga melakukan penyemprotan fisik dari darat dan air dengan 10.000 liter air tawar.
“Penyemprotan dilakukan dengan berbagai tipe pancaran, ukuran nozzle, dan lokasi berbeda,” kata Kepala Seksi Perencanaan Operasi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta M Tasor.
Menurut Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, hasil simulasi ini akan menjadi acuan untuk menyusun prosedur standar operasional (SOP) di 13 sungai di Jakarta.
Baca juga:
Jaring Terapung Dipasang Buat Kurangi Limbah Busa, di Jakarta Kadar Pencemar Lampaui Baku Mutu
Ia menekankan bahwa pencegahan di sumber pencemar lebih penting daripada penanganan di hilir. Penanganan busa harus menjadi bagian dari program pemulihan kualitas air jangka panjang yang terintegrasi.
Asep menambahkan, pihaknya akan fokus mengawasi pelaku usaha, terutama yang berskala kecil. Mereka diwajibkan memiliki Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) serta mengelola limbah cair sesuai peraturan.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Senin Pagi Mencekam, Pohon Angsana 10 Meter Roboh Tutup Jalan Kemang Raya
Pembongkaran Tiang Monorel Diharap Bebaskan Jalan HR Rasuna Said dari Cengkeraman Kemacetan
Tak Hanya Bongkar Tiang Monorel, Pemprov DKI Utamakan Penataan Rasuna Said
Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
DPRD DKI Jakarta Godok Pembentukan 5 Pansus Strategis untuk Tahun 2026
Pemprov DKI Jakarta Beberkan Skema Pembongkaran Tiang Monorel di Kuningan
Anggaran Transjakarta 2026 Disunat, Pemprov DKI Jakarta Putar Otak Cari Tambahan Triliunan Rupiah
JPO Sarinah Dibangun Lagi, Pramono Pastikan Pelican Crossing Tak Ditutup