Klaster Sekolah Merebak di Sleman

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 Februari 2022
Klaster Sekolah Merebak di Sleman

PTM. (Foto: Humas Kota Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menemukan belasan cluster COVID-19 di lingkungan sekolah. Sebagian siswa yang positif COVID 19 sudah dievakuasi ke tempat Isolasi Terpadu (Isoter).

Koordinator Isoter Satgas COVID-19 Kabupaten Sleman Makwan mengatakan, pihaknya sudah mengaktifkan kembali Asrama haji dan Rusunawa Gemawang sebagai Shelter Isoter.

Baca Juga:

Kasus COVID-19 Melonjak, Pemkot Solo Putuskan Stop PTM

Ia menjelaskan, perkembangan kasus COVID-19 lingkungan sekolah di Sleman yang pertama ditemukan di SMP Al Azhar pada 31 Januari 2022. Tim satgas kemudian melakukan pelacakan. Seluruh siswa dan guru yang terkonfirmasi positif dijemput dengan ambulans menuju Asrama Haji secara bertahap.

"Total ada 74 siswa tingkat SMP maupun SMA berikut ustadz (guru pengajar) di sekolah tersebut yang dibawa ke selter Isoter Asrama Haji Sleman,"kata Makwan di Sleman Yogyakarta, Minggu (06/02).

Makwan melanjutkan, kondisi mereka saat ini baik-baik saja karena sebagian besar tanpa gejala. Selain di Al Azhar, kasus COVID-19 juga ditemukan di SMP Negeri 2 Depok sleman.

"Ada satu orang TU yang positif terpapar COVID-19 setelah melakukan pelacakan mandiri. Setelah itu dilakukan tracing ke 29 kontak erat. Tiga guru positif," katanya.

Kasus COVID-19 ditemukan di SD Salman Alfarizi di Kecamatan Mlati. Penemuan bermula dari satu orang siswa yang terpapar. Kemudian dilakukan tracing dan ditemukan tujuh siswa positif dan satu guru positif COVID-19.

PTM. (Foto: Antara)
PTM. (Foto: Antara)

Selanjutnya di SD Lukmanul Hakim Kecamatan Ngaglik, ada delapan siswa dan satu guru positif. Kasus juga ditemukan di SMP Negeri 1 Ngaglik. Satu orang guru dari perjalanan luar kota, terpapar positif COVID-19.

"Kami lakukan tracing pada guru dan siswa, Empat orang guru yang positif. Karena, tiga orang guru sudah sempat mengajar di kelas lain, maka dilakukan tracing terhadap 200-an siswa. Hasilnya ada empat siswa positif COVID-19," jelas dia.

Ada juga di SD Negeri Cebongan Kecamatan Mlati, ada empat siswa kelas 4 positif terpapar COVID-19.

"Sudah dilakukan tracing semua siswa kelas 4 oleh Puskesmas Mlati 2. Hasilnya belum keluar," tutur pria yang juga Kepala Pelaksana BPBD Sleman.

Makwan mengakui, jumlah kasus Covid 19 di Kabupaten Sleman naik tajam pekan lalu. Hingga kini kapasitas bed yang terisi di Isoter Asrama Haji berjumlah 94 pasien dari kapasitas 136 tempat tidur. Sementara, dari kapasitas bed di Rusun Gemawang sudah terisi 9 dari 101 tempat tidur.

"Kami minta warga meningkatkan protokol kesehatan untuk mencegah terjangkitnya COVID-19," katanya. (Patricia Vicka/ Yogyakarta)

Baca Juga:

KPAI Minta PTM Dihentikan Sampai Maret 2022

#PTM #Sekolah Daring #Sekolah Tatap Muka #COVID-19 #Kasus COVID-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Sekolah Tatap Muka Tetap Berjalan Normal, Begini Penjelasan Pemerintah
Pemerintah menegaskan bahwa sekolah tatap muka tetap berjalan normal. Kegiatan ekstrakurikuler juga tidak ada pembatasan.
Soffi Amira - Selasa, 31 Maret 2026
Sekolah Tatap Muka Tetap Berjalan Normal, Begini Penjelasan Pemerintah
Indonesia
BGN Tepis Isu Hoaks Siswa Dipaksa Ambil MBG Saat Sekolah Daring
Pelaksanaan Program MBG sampai saat ini masih mengacu pada mekanisme yang berlaku di sekolah saat kegiatan belajar mengajar berlangsung secara tatap muka.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
BGN Tepis Isu Hoaks Siswa Dipaksa Ambil MBG Saat Sekolah Daring
Indonesia
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah dari Rumah Habis Lebaran untuk Hemat Energi
Pemerintah Indonesia akhirnya membatalkan rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring yang semula dijadwalkan berlaku mulai April 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah dari Rumah Habis Lebaran untuk Hemat Energi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Bagikan