KKB Papua Incar Polsek dan Koramil, Satgas Damai Cartenz Siaga Satu
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno. (Dok. Humas Polri)
MerahPutih.com - Teranyar, KKB terlibat kontak tembak dengan TNI-Polri di kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (10/5) kemarin.
Insiden bermula saat aparat memperoleh informasi jika KKB akan menyerang Polsek dan Koramil di distrik Homeyo. Namun, Satgas Damai Cartenz TNI-Polri berhasil mencegahnya.
“Mereka (KKB) sedang bersiap-siap untuk menyerang Polsek dan Koramil," kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (11/5).
Sontak, lanjut dia, KKB langsung melakukan penyerangan hingga terjadi baku tembak antar kedua kubu itu. "Tim lantas melakukan tembakan ke arah posisi KKB yang kemudian direspons dengan kontak tembak langsung," jelas Bayu.
Baca juga:
Profil Letjen Richard Tampubolon, Prajurit Kopassus yang Berani Ultimatum KKB Papua
Kontak senjata, kata Bayu, berlangsung hingga sore hari waktu setempat. Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa dari pihak aparat keamanan.
Saat ini, seluruh jajaran aparat keamanan baik TNI-Polri masih siaga satu. “Kami memantau setiap pergerakan KKB," tutup Bayu. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026
Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak Berbagai RS di Papua, Ini Respon Prabowo dan Menkes
Krisis Pembiayaan, Pemerintah Pusat Siap Selamatkan Mahasiswa Papua di Luar Negeri