Kisah Ketahanan Pangan dari Kebun SD Kanisius Pucangsawit, Solo

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Kisah Ketahanan Pangan dari Kebun SD Kanisius Pucangsawit, Solo

Siswa memanen hasil sayuran yang ditam sekolah untuk pemenuhi gizi siswa, Jumat (1/5). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SD Kanisius Pucangsawit, Jebres, Solo, menjadi sorotan publik. Mereka sukses memanfaatkan halaman sekolah menjadi lahan pertanian untuk ketahanan pangan. Seluruh hasil panen dari halaman sekolah itu digunakan untuk mencukupi gizi siswa sekolah.

Wali Kota Solo Respati Ardi memberikan apresiasi terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan guru dan murid. Ia mengatakan program kemandirian pangan ini akan menjadi inspirasi sekolah-sekolah nasional lainnya.

“Kegiatan tersebut tidak hanya mengajarkan murid di tingkat dasar untuk belajar bercocok tanam, tapi juga menumbuhkan karakter anak yang baik,” kata Respati, Jumat (1/5).

Ia mengatakan bapak dan ibu guru bersama siswa bersama-sama menjalankan kebun sekolah. Jenis sayuran yang ditanam mulai dari pakcoy, timun, tomat, cabai, bawang, dan jagung. “Semoga bisa menginspirasi kita semua karena ini merupakan investasi karakter anak. Ini mahal sekali harganya. Saya salut. Guru-guru dan muridnya luar biasa,” katanya.

Baca juga:

GNTI Bersiap Panen Raya 1.500 Hektare Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional




Respati mengatakan para murid juga diajarkan untuk memelihara hewan ternak ayam untuk dimanfaatkan telurnya. “Ketika musim panen tiba, hasil berkebun dan berternak nantinya akan diolah bersama dengan melibatkan guru dan orangtua,” kata dia.

Ia mendorong agar tiap SD negeri di Kota Solo dapat mengaplikasikan gerakan berkebun ini. Ia memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap inovasi pendidikan di Surakarta. “Saya berharap ini bisa diaplikasikan oleh sekolah negeri lainnya. Terima kasih untuk SD Kanisius Pucangsawit telah menginspirasi kami. Ini luar biasa, harus kita aplikasikan segera karena sangat relevan untuk investasi karakter anak-anak kita di masa depan,” imbuhnya.

Kepala SD Kanisius Pucangsawit, Perdana Wulansari menjelaskan pihaknya menerapkan sistem pembelajaran holistik kepada murid-murid. Metode ini dilakukan agar anak-anak lebih dapat merasakan dan mengenali lingkungan sekitarnya. “Karena kami punya kebun, jadi anak-anak bisa belajar mencintai bumi, merawat bumi sebagai rumah kita bersama itu bisa diaplikasikan secara langsung. Lalu dampak tambahannya, anak-anak bisa menikmati hasil kebun yang mereka rawat dan mereka olah,” jelasnya.

Ia juga menggandeng orangtua dalam mengolah hasil kebun agar gizi anak terpenuhi dan terpantau.

“Anak-anak juga mendapat edukasi pangan sehingga mereka ketika mau mengonsumsi sesuatu, mereka tahu ini lo yang bergizi karena ada juga pembelajaran makronutrien dan mikronutrien dari ahli gizi,” tutupnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Menko Pangan Bakal Keluarkan Aturan Bahan Baku Lokal Program MBG, Tekan Biaya Logistik

#Solo #Ketahanan Pangan #Stok Pangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
Anak Presiden Prabowo Ikut Kiran Malam 1 Suro Mangkunegaran
Kirab Mangkunegaran kali ini diikuti juga oleh putra Presiden Prabowo, Didit Prabowo, anggota DPR RI Bambang Wuryanto, Titiek Soeharto, dan Wamen Kebudayaan Giring Ganesha
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Anak Presiden Prabowo Ikut Kiran Malam 1 Suro Mangkunegaran
Tradisi
Keraton Solo Gelar Kirab Malam Satu Suro, Bawa Kerbau Bule dan Pusaka
PB XIV Purbaya di lokasi sama, Sasono Sewaka, tidak menggelar kirab malam 1 Suro dan hanya mengadakan doa bersama serta tahlil.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Keraton Solo Gelar Kirab Malam Satu Suro, Bawa Kerbau Bule dan Pusaka
Tradisi
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Lima kerbau bule menjalani latihan dengan mengitari Kompleks Keraton Solo, rute yang ditempuh bukan rute kirab malam 1 Suro.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Walkot Solo Putar Otak Tekan Penggunaan BBM Mobdin ASN
Efisiensi yang dilakukan Pemkot Solo ini dipastikan tidak akan mengganggu pelayanan publik di Kota Solo.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Walkot Solo Putar Otak Tekan Penggunaan BBM Mobdin ASN
Indonesia
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Sebelumnya, viral video teror pocong berdurasi 30 detik gegerkan warga Solo.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Indonesia
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Dana SPPG sepenuhnya berada di tangan BGN dan bukan tanggung jawab daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Bulog memiliki sarana dan prasarana yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari gudang, jaringan logistik, hingga fasilitas pengolahan gabah dan beras.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Indonesia
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Perpanjang Sampai Juni, Bantu Stabilisasi Harga
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan implementasi program bantuan pangan turut andil mendukung stabilitas harga pangan, termasuk komoditas minyak goreng.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Perpanjang Sampai Juni, Bantu Stabilisasi Harga
Indonesia
Pemprov DKI Jaga Harga Pangan Jelang Idul Adha 2026, Warga Diminta tak Panic Buying
Pemprov DKI memantau harga pangan menjelang Idul Adha 2026. Warga pun diminta tak panic buying.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Pemprov DKI Jaga Harga Pangan Jelang Idul Adha 2026, Warga Diminta tak Panic Buying
Bagikan