Parenting

Ketika Anak Tumbuh Gigi, Begini Cara Menanganinya

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 24 Oktober 2019
Ketika Anak Tumbuh Gigi, Begini Cara Menanganinya

Perhatikan beberapa gejala anak mulai tumbuh giginya. (Foto: Pixabay/tookapic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JELANG tumbuh gigi pada anak-anak biasanya ada tanda-tanda dari anak-anak seperti perubahan perilaku ataupun kebiasaan sehari-harinya. Biasanya, pertumbuhan gigi pada anak ditandai kebiasaan menggigit yang ada di tangannya, produksi air liur lebih banyak, nafsu makan menurun, sering menangis, muncul ruam sekitar mulut, demam hingga gusi bengkak.

Untuk itu, orangtua harus memerhatikan setiap perubahan si kecil. Sehingga, tidak terjadi kebiasaan yang buruk selama masa pertumbuhan. Dilansir dari alodokter, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk menangani si kecil yang giginya mulai tumbuh.

Baca Juga:

Bahaya Ponsel Pada Bayi yang Baru Lahir, Berisiko Terkena Tumor Hingga Kanker!

1. Mainan

anak
Beri mainan gigitan yang terjaminan keamanannya (Foto: mom loves best)


Ketika gigi si kecil giat menggigit-gigit, sebaiknya diberikan mainan khusus yang aman. Direkomendasikan mainan gigitan berbahan karet alami, lateks, kayu atau silikon. Perhatikan pula penggunaan cat pada mainan itu, harus aman bagi anak kamu, pastikan diwarnai dengan food paint atau food grade.


2. Es batu

anak
Kompres gusi yang bengkak dengan es batu. (Foto: Pexels/Pixabay)


Biasanya, es dimanfaat untuk meredakan rasa nyeri atau sakit. Biasanya es dijadikan kompres untuk mengurangi pembengkakan pada kaki yang terkilir. Sementara untuk si kecil, bunda bisa menggunakan kompres es batu untuk meredam bengkak pada gusi. Biarkan si kecil mengunyahnya, atau berikan dengan cara meneteskan air dari es batu yang mencair.

Kompres dingin ini akan mengalihkan perhatian si kecil dari rasa nyeri. Untuk sensasi yang lebih menyenangkan, bunda bisa mengganti es batu dengan makanan atau minuman yang menghadirkan rasa-rasa. Bisa dengan mendinginkan yohurt atau buah-buahan. Didinginkan dalam lemari es, bukan dibekukan. Cara semacam ini direkomendasikan bagi anak usia enam bulan ke atas.


Baca Juga:

Kenali Sebab Si Kecil 'Cengeng'


3. Tetap susui

anak
Tetap memberikan ASI meskipun si kecil tak mau menyusu. (Foto: Pixabay/Pexels)


Proses tumbuh gigi seringkali membuat si kecil enggan makan. Menurunnya nafsu makan si kecil biasanya disebabkan rasa nyeri sekitar bagian mulut. Bahkan, ada bayi yang mogok menyusu. Hal ini menunjukkan rasa sakit yang dirasakan bertambah buruk. Akibatnya, bayi hanya memainkan puting sang bunda sebagai mainan gigitan.

Meski begitu, pemberian ASI harus tetap dilakukan. Guna mencukupi kebutuhan gizi anak. Untuk mengurangi rasa sakitnya, bunda bisa coba memijat gusinya lebih dulu. Cucilah tangan terlebih dahulu, pijat gusi dengan tekanan lembut dan perlahan.

4. Beri obat pereda nyeri

anak
Konsultasikan ke dokter kalau sakit gigi semakin memburuk (Foto: Pixabay/jarmoluk)


Kalau memburuk, langkah terakhir yang harus dilakukan dengan mengonsultasikan ke dokter. Biasanya, si kecil akan diberikan rekomendasi obat atau resep. Jangan menjadi dokter, selalu konsultasikan dengan profesionalnya.

Obat anti nyeri gigi, seperti gel atau krim yang mengandung benzocaine membahayakan si kecil. Obat-obatan ini berpotensi menghambat oksigen dalam darah secara dratis. Baiknya, sesuai resep dokter. Kalau diperlukan, dokter akan berikan obat acetaminophen (anak berusia kurang dari tiga bulan) atau ibuprofen (anak usia kurang dari enam bulan). (Dys)


Baca Juga:

4 Cara Ampuh Stimulasi Bayi untuk Cepat Merangkak

#Anak #Bayi #Gigi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Pemberian tiket gratis hanhya bagi anak-anak untuk menikmati pengalaman rekreasi wisata edukatif dan hiburan dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Bagikan