Parenting

4 Cara Ampuh Stimulasi Bayi untuk Cepat Merangkak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 18 Oktober 2019
4 Cara Ampuh Stimulasi Bayi untuk Cepat Merangkak

Biasakan si kecil merangkak sedini mungkin (Foto: pixabay/victoria borodinova)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TUMBUH kembang bayi menjadi tanggung jawab orangtua. Terdapat beberapa proses yang harus dilalui bayi untuk mampu melakukan beberapa hal. Seperti merangkak dan berjalan. Namun, bila sang buah hati masih belum bisa melakukannya janganlah khawatir.

Pada umumnya bayi akan mencoba merangkak saat mulai berusia 6-10 bulan. Setiap harinya bayi akan terus mencoba melakukan gerakan merangkak hingga lancar. Dukungan dari orangtua harus menyertai, sehingga proses perkembangannya berjalan lancar.

Baca juga:

Sadari 4 Kesalahan Memasang Kursi Bayi Tambahan di Mobil

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orangtua jika memiliki anak yang telat dalam proses merangkak. Dilansir dari laman alodokter, empat cara stimulasi ini mampu mendorong bayi untuk belajar merangkak lebih baik. Punya problem serupa? Cara praktis ini mempermudah proses belajar bayi untuk tumbuh dengan baik.

1. Tummy time

4 Cara Ampuh Stimulasi Bayi untuk Cepat Merangkak
Ajarkan tummy time (Foto: pixabay/serrano1004)

Salah satu cara sederhana yang bisa diterapkan oleh ibu untuk bayi adalah dengan melakukan tummy time. Biasanya dilakukan setiap hari saat waktu senggang. Memiliki banyak manfaat bagi pertumbuhan sang buah hati seperti menguatkan otot di seluruh tubuh si bayi.

Kebiasaan ini akan mempengaruhi tahap perkembangan selanjutnya yaitu berjalan. Memberikan arahan atau sesuatu yang disenanginya secara langsung kepada bayi akan membuat dia terpacu untuk bergerak maju saat merangkak. Kamu juga bisa ikut merangkak bersama si kecil, sehingga dia akan terpancing untuk mendekati kamu.

Semakin sering melakukan tummy time bersama, kedekatan antara ibu dengan bayi akan terjalin. Jangan sampai keterlambatan merangkak si kecil membuat kamu panik. Bayi hanya memerlukan sedikit waktu untuk belajar dengan metode ini. Dalam beberapa pekan, dia akan bisa merangkak dan mampu belajar ke proses tumbuh kembang lainnya.

2. Ajari bayi meraih objek sekitar

4 Cara Ampuh Stimulasi Bayi untuk Cepat Merangkak
Rangsang motorik si kecil dengan memberikan benda untuk digapai (Foto: pixabay/omarmedinafilms)

Bayi biasanya suka bermain dengan barang yang ada di sekitarnya. Beragam bentuk dan warna menarik perhatian si kecil untuk memegangnya. Meskipun belum cukup kuat untuk menggenggamnya, tetapi itu sudah cukup baik untuk pembelajaran si kecil.

Saat masa proses merangkak mengalami kesulitan, kamu bisa memancing si kecil dengan menggerakan benda sekitar. Ia akan berusaha untuk menggapainya dengan cara merangkak maju kedepan. Kegiatan ini bisa dilakukan sebelum tidur. Secara tidak langsung si kecil akan kelelahan, sehingga kelak tidak kesulitan untuk menidurkannya.

Jika kamu ingin mencoba cara ini, dipastikan benda yang digunakan aman bagi si kecil. Lebih dianjurkan menggunakan mainan khusus balita, bahan yang digunakan lebih terjamin. Sering melakukan ini, motorik dari otot seluruh tubuh akan semakin berkembang.

Selingkan kegiatan tersebut dengan ayunan saat menggendongnya. Memberikan semangat dan kebahagian pada si kecil untuk melakukan berbagai macam hal bersama.

Baca juga:

Bunda, Jangan Pernah Bawa Bayi ke dalam Bioskop! Ini Alasannya

3. Jauhkan benda berbahaya

4 Cara Ampuh Stimulasi Bayi untuk Cepat Merangkak
Baiknya, latihan merangkak dilakukan pada ruangan aman dan nyaman (Foto: pixabay/retyiretyi)

Perhatikan sekeliling kamu, jika ingin mengajarkan si kecil merangkak. Bersihkan jalur merangkak dari benda-benda berbahaya. Selain itu, perabotan rumah yang bisa melukai si bayi harus disingkirkan. Oleh karena itu, biasakan berlatih merangkak di atas kasur atau ruangan yang cukup luas.

Bayi bisa merasakan waspada saat ingin merangkak. Jika merasakan hal yang tidak dia suka, dia akan mengalihkan pandangannya ke sesuatu yang lain. Bahkan, takut untuk mencoba merangkak atau hal yang baru. Faktor pendukung sangat berperan selama perkembangan si buah hati. Orangtua wajib mengawasi serta mendukung demi kemajuan belajar si kecil.

Lingkungan sekitar harus memberikan kenyaman serta keamanan bagi buah hati. Bayi akan mencoba belajar sendiri dengan berbagai cara yang dimengertinya. Proses pembelajaran yang diterimanya akan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Hindari baby walker

4 Cara Ampuh Stimulasi Bayi untuk Cepat Merangkak
Hindari penggunaan baby walker secara terus-menerus (Foto: vix.com)

Penggunaan alat sangatlah membantu. Selain praktis, mampu melatih si kecil untuk berlatih berjalan. Baby walker dirancang sedemikian rupa sehingga cocok bagi semua bayi di dunia. Tumbuh kembang setiap bayi berbeda-beda.

Terdapat bayi yang tidak perlu belajar merangkak dalam waktu yang lama, ada juga bisa langsung berjalan meskipun merangkak masih sebentar. Alat bantu inilah yang mendukung dan mempercepat proses kembangnya.

Namun, berhati-hatilah saat menggunakannya. Kamu harus mengawasi si kecil saat menggunakan baby walker. Bayi pasti terus bergerak tanpa henti, terlebih lagi dalam posisi yang leluasa. Sehingga, tubuhnya bisa saja mengalami cedera jika terbentur dengan alat ini.

Bahkan, si kecil bisa meraih benda-benda yang berbahaya sekitarnya dengan mudah. Oleh karena itu, menempatkan si kecil di ruangan khusus bermain sangatlah berguna dan memberikan rasa aman yang lebih. (Dys)

Baca juga:

Tips Merawat Bayi Baru Lahir untuk Ibu Muda

#Parenting #Bayi #Merawat Bayi #Mengasuh Bayi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Penemuan Bayi Laki-laki di Gerobak PKL Gegerkan Warga Sragen
Bayi dalam kondisi telanjang terbungkus kain atau jarik dengan tali pusar yang sudah terpotong, tapi belum steril.
Dwi Astarini - Minggu, 23 November 2025
Penemuan Bayi Laki-laki di Gerobak PKL Gegerkan Warga Sragen
Indonesia
Bayi 5 Bulan Ibu Korban KDRT Dibawa Lari Suami, Polisi Anggap Kasus Selesai Kekeluargaan
Polres Pesanggarahan pun menegaskan kasus KDRT dan bayi dibawa lari itu dianggap telah selesai secara kekeluargaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 14 November 2025
Bayi 5 Bulan Ibu Korban KDRT Dibawa Lari Suami, Polisi Anggap Kasus Selesai Kekeluargaan
Indonesia
Ibu di Pesanggrahan Jadi Korban KDRT, Bayi 5 Bulan Dibawa Lari Suami
Korban LI mengungkapkan dirinya kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari suaminya.
Wisnu Cipto - Jumat, 14 November 2025
Ibu di Pesanggrahan Jadi Korban KDRT, Bayi 5 Bulan Dibawa Lari Suami
Indonesia
Bayi Dikubur Hidup-Hidup di Banyuwangi, DPR Serukan Alarm Sosial Pentingnya Edukasi KB
Komisi IX DPR menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus tragis bayi yang dikubur hidup-hidup oleh orang tuanya di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur
Wisnu Cipto - Minggu, 09 November 2025
Bayi Dikubur Hidup-Hidup di Banyuwangi, DPR Serukan Alarm Sosial Pentingnya Edukasi KB
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Lifestyle
Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Orangtua juga perlu tahu bahwa ada sisi positif dari gim daring ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
 Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Indonesia
Dugaan Malapratik Amputasi Tangah Bayi Arumi, Majelis Profesi Periksa 89 Tenaga Medis Bima
89 nakes yang diperiksa terdiri dari 27 orang yang bertugas di Puskesmas Bolo, 24 dari RS. Sondosia dan 38 dari RSUD Bima.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 Juli 2025
Dugaan Malapratik Amputasi Tangah Bayi Arumi, Majelis Profesi Periksa 89 Tenaga Medis Bima
Indonesia
Stop! Bahaya Asap Rokok di Baju Mengancam Nyawa Bayi, Begini Cara Menyelamatkannya
Menurut Prof. Allen, asap tembakau mengandung berbagai karsinogen berbahaya, seperti arsenik, benzena, kadmium, asetaldehida, formaldehida, hidrazin, timbal, dan nikel
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Juli 2025
Stop! Bahaya Asap Rokok di Baju Mengancam Nyawa Bayi, Begini Cara Menyelamatkannya
Bagikan