Ketahui Hal Penting ini Sebelum Operasi Katarak

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 04 Mei 2023
Ketahui Hal Penting ini Sebelum Operasi Katarak

Katarak memperlihatkan lensa mata yang berubah menjadi keruh dan berkabut. (freepik/freestockcenter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KATARAK merupakan penyakit mata yang memperlihatkan lensa mata yang berubah menjadi keruh dan berawan. Penyakit ini berkembang perlahan, pada awalnya tidak mengganggu namun kelama-lamaan katarak membuat pengidap merasa seperti melihat jendela berkabut. Penderita mata katarak akan merasa kesulitan untuk menyetir, membaca, serta melakukan aktivitas sehari-hari. Walau begitu, katarak merupakan penyebab kebutaan utama di dunia yang dapat diobati.

Secara umum, operasi katarak adalah prosedur bedah medis yang dilakukan untuk mengangkat lensa yang keruh lalu diganti dengan lensa buatan yang lebih jernih. Meskipun sering mendengar istilah operasi katarak, ternyata masih belum banyak yang mengetahui lebih lanjut mengenai prosedurnya.

Baca Juga:

Jangan Kucek Mata Saat Kelilipan, Lalu Harus Gimana?

katarak
Beri tahu dokter kondisi gangguan lain pada mata, terutama glukoma atau degenerasi makula, karena kondisi tersebut perlu diatasi terlebih dahulu. (Pixabay/Tumisu)

Operasi katarak dapat dilakukan atas saran dari dokter spesialis mata setelah dokter melakukan pemeriksaan penglihatan secara menyeluruh pada calon pasien. Hingga saat ini, operasi katarak adalah satu-satunya cara yang terbukti mampu menyembuhkan penyakit katarak.

Penyakit katarak sendiri ditandai dengan mengeruhnya lensa mata, sehingga membuat penglihatan menjadi kabur. Katarak umum terjadi pada lansia dan dapat menyerang pada salah satu atau kedua mata sekaligus.

Bagi kamu atau anggota keluarga yang mengalami katarak dan hendak melakukan operasi katarak, yuk ketahui lebih lanjut mengenai operasi katarak.

Kapan sebaiknya operasi katarak

Ketika katarak masih tergolong ringan dan belum menyebabkan gangguan penglihatan yang signifikan,
biasanya dokter belum menyarankan untuk operasi katarak. Menurut Dr. Maria Magdalena Purba, SpM.,
operasi katarak disarankan ketika penderita mengalami gejala berikut ini:

- Penglihatan kabur;

- Penglihatan ganda saat melihat objek;

- Sensitivitas warna dan kontras menurun;

- Mata menjadi lebih sensitif terhadap sinar atau mudah silau;

- Muncul lingkaran cahaya ketika melihat lampu.

Ketika kamu atau keluarga sudah merasakan salah satu gejala di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata. Beri tahu dokter jika kamu memiliki gangguan lain pada mata, terutama glaukoma atau degenerasi makula, karena kondisi tersebut perlu diatasi terlebih dahulu sebelum tindakan operasi katarak.

Kamu juga perlu memberi tahu dokter mata terkait obat atau suplemen yang sedang dikonsumsi serta penyakit lain yang diderita seperti Diabetes Mellitus dan lain-lain.

Persiapan sebelum operasi katarak

Sebelum operasi, dokter akan melakukan pemeriksaan mata dan memberikan informasi mengenai
tentang prosedur operasi hingga risikonya. Informasi ini diberikan dengan tujuan agar kamu mengetahui
secara jelas bagaimana operasi katarak akan dilakukan.

Persiapan operasi katarak sebenarnya tidak terlalu rumit. Pastikan kamu memiliki waktu istirahat yang
cukup sebelum operasi untuk membantu meminimalkan risiko komplikasi dan mempercepat pemulihan.

Kamu juga perlu membawa satu pengantar, baik keluarga maupun kerabat untuk mengantarkan kamu
pulang setelah operasi. Hal ini dikarenakan pasca operasi katarak, pasien dilarang untuk menyetir
kendaraan sendirian. Jangan ragu untuk bertanya kepada dokter tentang persiapan apapun yang perlu
dilakukan sebelum operasi katarak.

Baca Juga:

Jangan Sampai Rusak, Terapkan Cara Jaga Mata saat Pakai Gawai

katarak
Jangan ragu untuk bertanya kepada dokter tentang persiapan apapun yang perlu dilakukan sebelum operasi katarak. (freepik/wavebreakmedia)

Prosedur operasi katarak

Prosedur operasi katarak dimulai dengan dokter meneteskan obat khusus untuk memperlebar pupil, sehingga memudahkan pelaksanaan operasi. Pasien juga akan diberikan anestesi lokal agar mata tidak nyeri dan untuk memberikan rasa nyaman selama tindakan.

Lalu, dokter akan membuat sayatan yang sangat kecil pada kornea (bagian transparan pada permukaan mata) sebagai jalur masuk alat yang digunakan saat operasi.

Lensa mata yang keruh akan dipecah-pecahkan menjadi fragmen yang kecil dengan menggunakan teknologi ultrasound. Pecahan-pecahan lensa akan disedot dengan alat yang disebut phacoemulsifier.

Setelah lensa yang keruh diangkat dan dibersihkan, lalu dokter akan memasukkan lensa buatan ke dalam kapsul lensa yang sama. Lensa buatan ini akan menggantikan peran lensa asli dalam memfokuskan cahaya pada retina. Setelah lensa buatan terpasang, dokter akan menutup sayatan dengan jahitan halus atau bahkan sebagian besar kasus tidak dilakukan jahitan sama sekali.

Selama operasi berlangsung, pasien akan tetap sadar dan dapat membuka mata hingga semua tindakan bedah selesai dilakukan. Operasi katarak berlangsung selama kurang lebih 30 menit dan hanya dapat dilakukan pada salah satu mata terlebih dulu. Jika katarak terjadi pada kedua mata, pelaksanaannya dilakukan secara terpisah menunggu mata yang sudah dioperasi sembuh lebih dulu.

Setelah operasi, pasien biasanya diizinkan pulang pada hari yang sama, namun perlu melakukan perawatan mata pasca operasi dan menghindari aktivitas berat selama beberapa minggu.

Pasca operasi katarak

Jangan khawatir apabila penglihatan kamu sedikit keruh atau buram saat pertama kali melepas pelindung mata pasca operasi. Hal ini dikarenakan sistem penglihatan masih menyesuaikan dengan lensa intraokular pengganti. Setelah pelaksanaan operasi katarak, dokter akan memberikan janji temu untuk memantau kondisi mata dan memastikan tidak adanya komplikasi.

Butuh waktu sekitar satu bulan pasca operasi untuk memastikan mata benar-benar sembuh. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan ada beberapa perawatan pasca operasi katarak yang perlu kamu lakukan, meliputi:

1. Pakai obat tetes mata sesuai anjuran dokter;

2. Pelindung mata disarankan untuk digunakan saat tidur, saat mandi atau saat keramas setidaknya
selama seminggu ke depan;

3. Konsumsi obat penghilang rasa sakit sesuai anjuran dokter, apabila diperlukan;

4. Periksa ke dokter sesuai dengan jadwal kunjungan;

5. Pakai kacamata hitam ketika berada di luar ruangan.

Itulah sekilas mengenai operasi katarak yang perlu kamu ketahui. Jangan pernah percaya mengenai klaim bahwa suplemen atau obat-obatan tertentu dapat menyembuhkan katarak. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa suplemen atau obat-obatan tertentu dapat mengobati katarak. Satu-satunya perawatan yang efektif untuk katarak adalah operasi katarak.

Jika sedang mencari tempat operasi katarak yang terpercaya, KMN EyeCare adalah salah satu jaringan klinik mata dan Rumah Sakit mata terkemuka di Indonesia yang telah berpengalaman dalam menangani berbagai macam masalah mata, termasuk katarak. (dgs)

Baca Juga:

Ancaman Seram Gas Air Mata

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan