Ketahui Bahaya Husband Stitch

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 24 Januari 2022
Ketahui Bahaya Husband Stitch

Fenomena husband stitch dapat mengancam nyawa istri. (Foto: Pixabay/Marncom)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BARU-baru ini fenomena husband stitch menggemparkan para warganet melalui sejumlah platform media sosial. Sebenarnya fenomena husband stitch ini sudah ada sejak lama. Namun kini cukup banyak perempuan yang berani bersuara karena menjadi korban dari praktik medis yang sangat mengancam nyawa ini.

Secara harafiah husband stitch memiliki arti sebagai “jahitan suami” dimana suami akan meminta dokter kandungan untuk memberikan jahitan ekstra selepas istri melahirkan untuk mempersempit lubang miss V.

Mitos mengenai miss V yang akan semakin longgar setelah melahirkan anak memang masih kencang terdengar di telinga. Padahal miss V merupakan satu-satunya organ “ajaib” yang bisa membesar seukuran bayi, dan kembali ke ukuran semula ketika sudah melewati proses persalinan. Karena mitos tersebut lah kata medicalnet.com, para suami sangat khawatir sehingga diam-diam meminta dokter untuk melakukan jahitan ekstra.

Baca juga:

4 Cara Mengatasi Masalah Kesehatan Mental

Para istri sebaiknya bicarakan mengenai proses kehamilan sampai proses persalinan dengan suami sampai detail. Jangan lupa sampaikan praktik-praktis medis apa saja yang bisa membahayakan istri di kemudian hari termasuk praktik husband stitch. Jangan sampai kekhawatiran suami yang tidak masuk akal ini malah mengancam nyawa istri sendiri.

1. Masuk kategori malpraktik

Dunia kedokteran sangat melarang praktik husband stitch. (Foto: Pixabay/sasint)
Dunia kedokteran sangat melarang praktik husband stitch. (Foto: Pixabay/sasint)

Prosedur medis seperti proses melahirkan normal atau proses operasi caesar pastinya sudah legal dan mendapatkan izin resmi. Sayangnya banyak “dokter nakal” yang mau melakukan husband stitch hanya semata demi uang tambahan. Para suami perlu tahu bahwa husband stitch masuk kategori malpraktik karena tidak memberikan manfaat dan berisiko merenggut jiwa sang istri.

2. Menimbulkan masalah menstruasi

Menghambat proses menstruasi. (Foto: Pixabay/silviarita)
Menghambat proses menstruasi. (Foto: Pixabay/silviarita)

Lubang miss V setiap perempuan memiliki fungsi untuk proses reproduksi dan mengeluarkan cairan berupa darah menstruasi jika tidak dibuahi. Untuk itu jahitan ekstra sangat tidak dianjurkan karena dapat menghambat jalan keluarnya darah menstruasi. Akibatnya siklus menstruasi bisa menjadi kacau dan menimbulkan pembengkakan di area rahim.

Baca juga:

Kiat-Kiat Menjaga Kesehatan Tubuh Setelah Divaksin

3. Kesakitan saat hubungan intim

Istri mengalami kesakitan setiap berhubungan intim. (Foto: StockSnap)
Istri mengalami kesakitan setiap berhubungan intim. (Foto: StockSnap)

Bapak-bapak sekalian jangan khawatir. Bentuk dan ukuran miss V akan kembali normal ketika sudah melalui proses penyembuhan pasca persalinan. Jika lubang miss V dijahit paksa agar ukurannya mengecil, para istri bisa kesakitan ketika sedang berhubungan intim. Di beberapa kasus, lubang miss V yang sudah mendapatkan jahitan ekstra mengalami pendarahan hebat setiap kali berhubungan intim karena ukurannya terlalu sempit.

4. Infeksi

Berisiko mandapatkan tindakan pengangkatan rahim. (Foto: Pixabay/sasint)
Berisiko mandapatkan tindakan pengangkatan rahim. (Foto: Pixabay/sasint)

Karena terus menerus mengalami luka, akibatnya miss V akan mengalami infeksi parah hingga mengeluarkan nanah dalam jumlah banyak. Jika bakteri akibat luka gesekan pada miss V sudah menyebar hingga ke dalam rahim, istri berisiko harus mendapatkan tindakan pengangkatan rahim. (Mar)

Baca juga:

5 Kebiasaan Perempuan ini Justru Merugikan Kesehatan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan