Kesehatan

Kiat-Kiat Menjaga Kesehatan Tubuh Setelah Divaksin

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 20 Mei 2021
Kiat-Kiat Menjaga Kesehatan Tubuh Setelah Divaksin

Kenali kiat-kiat menjaga kesehatan setelah divaksin (Foto: pixabay/wir_pix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini program vaksinasi COVID-19 terus berjalan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona

Kendati sebagian masyarakat sudah divaksin. Tapi tetap diimbau untuk disiplin dalam menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:

Bersinergi Sukseskan Program Vaksinasi Lansia

Pentingnya menjaga kesehatan setelah divaksin (Foto: Pixabay/alexandra_koch)

Menurut dr Helmin Agustina Silalahi, Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, sangat penting untuk tetap menjaga kesehatan di masa vaksinasi ini.

"Hal tersebut dilakukan agar kondisi tubuh tetap prima dan terhindar dari berbagai virus, termasuk COVID-19. Kami sangat menganjurkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan tubuh baik sebelum maupun sesudah vaksinasi COVID-19," tutur dr Helmin, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Pemberian vaksinasi COVID-19 sejatinya ditujukan untuk membantu melindungi tubuh dari serangan Virus COVID-19. Tapi, meski vaksin bisa membentuk kekebalan tubuh, kamu juga perlu menjaga kesehatan dengan vitamin herbal untuk menjaga imunitas.

Adapun beberapa tips dalam menjaga kesehatan tubuh setelah kamu divaksin. Pertama yakni jaga imunitas tubuh. Dalam hal ini imunitas perlu diperhatikan baik sebelum maupun sesudah vaksinasi.

Baca Juga:

Sejumlah Restoran Kasih Diskon Nakes dan Orang yang Sudah Divaksin

Untuk menjaga imunitas, caranya yakni menerapkan pola hidup sehat. Seperti olahraga teratur, memenuhi asupan gizi seimbang, mengatasi stres dengan baik, serta istirahat yang cukup.

Kemudian disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus selalu diterapkan. Karea hal tersebut bisa melindungimu dari tepaparnya Virus COVID-19.

Minum vitamin atau suplemen dibutuhkan untuk membantu dalam menjaga daya tahan tubuh (Foto: Pixabay/stevepb)

Lau mengonsumsi vitamin sesuai dengan kebutuhan. Selain menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi suplemen maupun vitamin pun bisa membantu dalam menjaga daya tahan tubuh sesuai kebutuhan.

Karena itu, kamu tak bisa pilih sembarangan vitamin atau suplemen yang kamu gunakan. Pilihlah suplemen yang mengandung bahan alami dan memiliki khasiat untuk menghadang virus.

Seperti halnya vitamin herbal yang mampu untuk memelihara kesehatan, menjaga daya tahan tubuh, dan meningkatkan stamina. Agar bisa mengembalikan kebugaran dan energi lebih cepat.

Sedikit informasi, menurut data Kementerian Kesehatan mencatat per tanggal 4 Mei 2021 pukul 08.00 tercatat sebanyak 12.572.111 masyarakat Indonesia telah divaksinasi. (Ryn)

Baca Juga:

Mengintip Restoran Teraman di Dunia saat Pandemi COVID-19

#Kesehatan #COVID-19 #Vaksinasi #Vaksin Covid-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan